Barangkali saat diwawancarai beliau hanya berlandaskan
pada ingatan dan tidak sempat melihat data tertulis.
Dalam mengira-ngira kita melakukan taksiran, dan nilai
taksiran biasanya berayun, jika suatu nilai teringat kuat
di otak seseorang maka makin kecil ayunannya dan kondisi
sebaliknya akan makin besar ayunannya.

Kalau beliau tidak berbhineka maka tak akan ada
orang non-Muslim yang duduk dijajaran pimpinan PAN.


Bistok Sitorus wrote:

> Salam...
>
> Dalam wawancara dengan Majalah TEMPO Edisi 11 tanggal 17 Oktober 1999, Pak
> Amien menyatakan bahwa 40% wakil dari PDIP adalah Kristen dan Katholik.
> Saya mau meluruskan Pak Profesor, bahwa dari 152 Orang wakil PDIP di MPR
> terdapat 49 Orang yang beragama Kristen dan Katholik. Bila kita hitung, maka
> kita dapatkan angka signifikan 32,24% bukan 40%.
>
> Diluar itu semua, anda bilang anda orang yang selalu memelihara
> kebinekaan...apa benar?
> Kalau Ketua MPR-nya saja sudah tidak berbineka lagi, bagaimana bangsa kita
> ini.....
>
> ________________________________________________________________
> Get FREE voicemail, fax and email at http://voicemail.excite.com
> Talk online at http://voicechat.excite.com
> ______________________________________________________________
> >From "Bistok Sitorus" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
> Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

______________________________________________________________
>From Benny Ohorella <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke