Ini tergantung niatnya sih, tapi sangat beresiko jika mengharapkan asap dari perokok itu
menurut saya ada dua macam asap rokok yang mengganggu kesehatan. Asap mainstream, yaitu asap yang dihisap oleh si perokok Asap sidestream, asap hasil pembakaran dari ujung rokok, kemudian menyebar ke udara Asap sampingan memiliki konsentrasi yang lebih tinggi, karena tidak melalui proses penyaringan yang cukup. Dengan demikian pengisap asap sampingan memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita gangguan kesehatan akibat rokok, belum lagi ditambah bonus dari asap utama yang dihembuskan balik oleh perokok kesimpulannya, yg merokok malah lebih aman dan sudah pasti batal puasanya. ----- Original Message ----- From: "Nasrullah Idris" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, November 22, 2001 9:26 AM Subject: [UNDIP] Mendekati Perokok > Kita sudah sepakat bahwa merokok itu membatalkan puasa bagi mereka yang mengisapnya. > Banyak dokter mengatakan bahwa asap rokok itu tidak saja berbahaya bagi kesehatan perokok, juga kesehatan mereka yang mendekati perokok. Soalnya dengan mendekati perokok akan mempunyai kemungkinan untuk terisap akan asap rokoknya. > Kalau memang demikian, apakah orang yang mendekati perokok itu akan membatalkan puasanya ? > > Salam, > > Nasrullah Idris > -------------------------- Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2 to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 212 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
