> Untuk universitas sekaliber undip, tentunya harus memiliki server sendiri
> di universitas. Sever ini bisa berbentuk PC biasa (haraga sekitar 10
> Jutaan) atau PC server (harga sekitar 30 Jutaan).
> Untuk koneksi ke Internet bisa menggunakan Radio Link atau Satelit.

ehm...... di warnet saya yang di FT Tembalang itu sudah saya sediakan PC
Server (HD 40 G). 5% space itu saya peruntukan ke sivitatas akademik di FT
undip, tapi sampai sekarang belum ada yg make......  sedang warnet yg di
Hayamwuruk HD 20 G, yang aktif pake cuma magister teknik sipil


> Koneksi dengan radio link investasi awal sekitar 12 juta (Tower, Kabel
> dan Radio) dengan biaya koneksi 4 Jutaan/bulan untuk 64 Kbps dengan
> menggunakan radio 2.4 GHZ.

Tower setinggi 30 Meter udah nongkrong di FT, plus anti petir komplit  yg
didesain khusus oleh PT Lappisindo-ITB (di Tembalang itu bledhek- petir nya
itu nggilani, .........) Untuk wavelan 2,4 GHz sekarang baru melayani di
Jurusan Teknik Kimia dan Planologi lainnya nyusul. Syukur2 ada alumni yg mau
nyumbang ke masing2 fakultasnya. Wong harganya cukup murah sekitar 5,5 jt. &
nanti aksesnya share dengan Internet Center saya. Apalagi ada yg nyumbang
akses langsung ke Canada atau Jepun atau Amrik............... jelas heubat
iki....


> Koneksi satelit investasi awal sangat mahal bila sewa perangkat
> dibutuhkan dana sekitar 20 Jutaan/bulan untuk 64 Kbps.

Lha ini betul sekali, Internet Center  kami pernah pake sampai 256 kbps.

>
> Apabila undip mau bekerjasama dengan outsource (swasta), bisa digunakan
> sistem barter. Undip menyediakan lahan yang strategis untuk swasta
> tersebut berusaha (seperti warnet, wartel telkom, wartel VoIP, tempat
> kursus, rental komputer dll) sedangkan pihak swasta menyediakan Server,
> Maintenace Web,  Koneksi Internet, dan Undip network menggunaka radio 2.4
> GHZ beserta maintenance, tidak usah muluk-muluk dulu menggelar fiber
> optic. Dengan Radio Link ini bisa mempunyai kecepatan 2Mbps bahkan ada
> yang sampai 11 Mbps.

Lha ya yang ini sudah saya lakukan dengan FT Undip. Saya pihak partikelir
udah kerjasama dengan FT. Tapi yang penting dan menjadi kunci adalah dosen
dan cara administrasi akademiknya, masih mau pake cara lama pake kertas atau
model sekarang berbasis IT (kalau berbasis IT udah saya persilakan pake
space yang ada di HD yang 40 G itu -free-, dg password tersendiri). Dosen yg
punya web pribadi saja sekarang ini bisa dihitung dengan jari. padahal di
Undip itu dosennya lebih dari 100 lho.....

> Sisi lain pembiayaan, Undip memilik sekitar 9 fakultas dan 36 Jurusan S1.
> Tentunya dengan menyisihkan sedikit dari anggaran (sekitar 1 juta/bulan)
> untuk koneksi ke internet dan network tentu merupakan harga yang tidak
> begitu banyak.

Lha ini yang paling repot, kebanyakan mereka maunya dibawah Rp. 500 ribu,
kalau bisa gratis (apa nggak mumet saya)


> Untuk para dosen disediakan Akses server untuk koneksi menggunakan modem
> dari rumah.

Lha ini..... jaringan telepon yg di undip terbatas. Saya udah ngomong dengan
rekan petinggi telkom di SMG dan mereka hanya bilang bahwa undip harus
nunggu pembangunan. Tapi sebelum pake akses server itu para dosennya harus
di kursus dulu......  disamakan visi dan cara pandangnya. Dan diberi tahu
kontent IT ke cara pikir dosennya. Warnet saya sudah menyediakan jam khusus,
dimana kalau dosen pake itu gratis. tapi yang datang sedikit banget. Gengsi
kali ya.....

>
> Bebrapa universitas yang saya tahu menggunakan outsource untuk
> mengembangkan networknya adalah UI Jakarta dan UKSW Salatiga.

Betul sih dengan MIPA UI kami juga pernah kerjasama, namun karena dianggap
saingan akhirnya kami didepak oleh pesaing kami yaitu MWeb


Bahwa  infrastrukur IT yang sudah kami bangun di Semarang (secara fisik
sangat minimal, tapi untuk kondisi sekarang  sudah mencukupi bagi mahasiswa
atau dosen untuk lebih mengenal dunia IT). Namun yang masih perlu disuburkan
adalah KEMAUAN setiap sivitas akademika untuk memahami dan MENCOBA internet
. Syukur2 memulai untuk MEMBIASAKAN diri dalam penggunaannya bagi rutinitas
tugas maupun hobinya

Pada akhir minggu ini saya akan ke Semarang, dan  uneg2 dari teman2 milist
ini akan saya sampaikan ke P Purwanto (PD IV FT), dan ke petinggi Undip
lainnya, bagaimana setuju nggak.

Kemudian agar usulan kita lebih berbobot dan tidak sekedar wacana (kalo
sekedar wacana nanti seperti dosen undip pada umumnya),  maka perlu kita
sampaikan kesanggupan bantuan kita sebagai  alumni dalam kaitannya untuk
perbaikan infrastruktur IT dan khususnya pada web undip. Bagi yang tertarik
untuk membantu silakan kirimkan  emailnya ke [EMAIL PROTECTED]
atau [EMAIL PROTECTED]
Email yg masuk akan saya teruskan ke P Purwanto.


Terimakasih, saya tunggu emailnya

Wassalam

Fariyono



Catatan : Selain sebagai PD IV Fakultas Teknik, P Purwanto ternyata juga
sebagai ketua "pokja"  undip.net






--------------------------
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 513
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke