Sekedar mengingatkan Del aja bagi yang sudah pernah baca. ----- Original Message ----- From: "Wawan" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, August 23, 2002 7:56 AM Subject: [aeilcm] Fw: [politeknik] FW: Hati2!!! Modus Perampokan terbaru...
> > ----- Original Message ----- > From: "Rizal Muhamad" <[EMAIL PROTECTED]> > To: ""Polliteknik Milis 1 (E-mail 3)" <[EMAIL PROTECTED]> "Polliteknik > Milis 2 (E-mail 3)" <[EMAIL PROTECTED]> > "Ikatel-Polban (E-mail 3)"" <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Wednesday, August 21, 2002 2:46 PM > Subject: [politeknik] FW: Hati2!!! Modus Perampokan terbaru... > > > > FYI, > > Untuk berhati-hati apabila kita berada di tempat umum, terutama apabila > kita > > menggunakan HP di tempat umum. > > > > Regards, > > > > Rizal Muhamad > > > > -----Original Message----- > > From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]] > > Sent: 21 Agustus 2002 13:00 > > Subject: Hati2!!! Modus Perampokan terbaru... > > > > > > Hati-hati terhadap modus operandi Oknum yang mengaku petugas Polisi > > > > Pengalaman Tragis > > > > Pengalaman ini benar - benar aku alami, kejadian pada hari Minggu > > tanggal 11 Agustus 2002 jam 15 20 didalam Patas AC 17 Jurusan Kota > > Bekasi, tepatnya naik di depan Glodok-kota. Kejadiannya pada saat > > saya baru naik dan duduk didalam bis tiba-tiba HP saya berdering > > dan saya sedang menerima telephone dari saudara saya, pada saat yang > > bersamaan datang dua orang laki-laki duduk satu deret dengan bangku > > yang saya duduki, tanpa banyak tanya lagi silelaki yang bertubuh > > gemuk tersebut langsung memborgol tangan saya dengan alasan saya > > membawa Obat jenis Narkoba (memang pada saat itu saya sedang > > membawa obat Tradisional Cina seharga Rp.770.000 untuk obat kakak > > saya yang menderita gangguan otak) saya digeledah, dan yang satunya > > lagi langsung memperlihatkan idenditas selaku petugas dari kepolisian > > dengan pangkat Bripka, saya langsung digiring dan dibuat malu oleh > > orang tersebut, saya mempertahankan diri karena saya merasa tidak > > bersalah, dia bilang kesemua orang yang ada didalam mobil bahwa dia > > telah menangkap satu orang lagi yang membawa narkoba (dalam hal ini > > saya ). saya digiringnya dan turun dari mobil Patas AC tersebut dan > > masuk kedalam Taxi President (nomor polisinya saya tidak sempat > > mencatat) didalam Taxi tersebut saya diapit kanan kiri oleh kedua > > orang tersebut, seperti lagaknya seorang Polisi dia menanyakan semua > > identitas saya, dia memaksa mengeluarkan dompet saya dari dalam saku > > celana belakang saya (karena posisi tangan saya diborgol) uang saya > > sebesar Rp.370.000 diambilnya dan HP saya merek Nokia 8210 diambilnya > > dengan alasan sebagai jaminan, setelah kurang lebih 15 menit saya > > tanya kepada kedua orang tersebut, "Mau dibawa kemana saya, katanya > > mau dibawa ke Polsek Taman sari, kok dibawa mutar-mutar", dia malah > > menghardik saya "diam Saudara, "apakah saudara mau saya gabung > > dengan orang-orang didalam sel .Saya menjawab "salah saya apa" dia > > kemudian malah mengeluarkan senjata jenis FN dan ditodongkan keperut > > saya. Saya mulai berpikir Polisi benarkah polisi atau perampok. > > > > Setelah dibawa putar-putar kurang lebih 3 jam dia mangambil Kartu > > BCA dan Kartu BNI saya serta menanyakan kartu kredit saya apakah > > limitnya masih ada atau tidak, saya jawab "sudah over limit" dia > > tidak percaya saya jawab lagi "silahkan Bapak cek sendiri". kemudian > > diapun menanyak PIN ATM saya, disinilah mulai ketahuan bahwa yang > > sedang saya hadapi adalah sindikat orang-orang yang benar-benar > > ganas. saya tidak mau menjadi korban dengan berat hati saya berikan > > nomor PIN BNI dan BCA saya, dia langsung mencatatnya, salah satu > > dari mereka keluar dari Taxi sedangkan saya dengan posisi masih > > tangan diborgol masih berada didalam bersama satu orang tersebut dan > > Supir taxi yang sudah bekerja sama. > > > > Rupanya saya salah memberi nomor Pin BNI karena BNI tersebut memang > > bukan punya saya(milik istri)persiapan Istri melahirkan. dia marah > > dan kembali menodongkan pistolnya keperut saya sambil berkata "Jangan > > main-main dengan saya" akhirnya saya berikan nomor yang sebenarnya > > dan dia berhasil menarik uang diATM BNI sebesar 5 Juta setelah itu > > dia melanjutkan perjalanan ke ATM BCA Senen dan berhasil menarik 2,5 > > juta, setelah itu dia melemparkan 2 Kartu ATM saya dan SIM Satelindo > > saya (HPnya dia ambil) kemudian setelah itu dia bicara sebelum > > menurunkan saya di lapangan (daerah Kemayoran) sambil bicara "untuk > > sementara anda saya bebaskan" lain kali hati-hati. > > > > Demikianlah pengalaman ini saya sampaikan kepada semua khalayak > > ramai, agar kalau menemui hal semacam itu segera berteriak, jangan > > langsung ikuti ajakan mereka. Jangan sampai menimpa rekan-rekan . > > mohon informasi ini disampaikan kepada rekan-rekan yang lain. > > > > Saran : > > > > Buat suasana menjadi ribut baik didalam maupun diluar bus (yang pasti > > membuat massa berkumpul... kondisi ini menjadi semacam ujian mental > > buat yang 'gadungan' atau yang berencana jahat) sambil terus > > meneriakkan kesalahan dan paling penting minta kartu identitas. > > Hindari jangan sampai dimasukkan kedalam kenderaan/taxi komplotan. > > > > Salam , Alnopy > > *** > > > > > > > -------------------------------------------------------------------------- -- > ---- > > > > ---------------------------------------------------------- > > Official Homepage : http://www.polban.ac.id > > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> > 4 DVDs Free +s&p Join Now > http://us.click.yahoo.com/pt6YBB/NXiEAA/mG3HAA/p1gplB/TM > ---------------------------------------------------------------------~-> > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > > > Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/ > > --------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #81 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
