Sebenarnya tugas-tugas itu, walau mungkin nggak rasional, kalau dijalankan 
dengan santai akan membawa "makna" tersendiri di kehidupan kita kelak.

Saat ini saya bisa cerita dengan teman saya kejadian lucu yang pernah saya 
alami selama diplonco itu. Misalnya ketika diminta membawa air kuning...ada 
yang membawa air sirup warna kuning...ada yang membawa air putih didalam 
tempat minum warna kuning...ada yang tempat minumnya ditutupi kertas warna 
kuning...
padahal yang diinginkan senior itu adalah fanta kuning (yang diketahui 
keesokan harinya)...
jelas semuanya akan menginterpretasikan instruksi air kuning itu secara 
sepihak.. lha ini apakah nggak menjadi bahan bakar untuk 
nggojlok...pertimbangan senior adalah:pokoknya yang dilakukan mahasiswa baru 
(maaf bukan cama=calon mahasiswa, mereka toh sudah menjadi mahasiswa) pasti 
salah..sehingga harus dihukum..ini yang kira-kira menjadi pikiran senior..
yang jadi masalah adalah jenis hukuman..ini yang kadang menjadi biang 
keonaran...dulu ada yang nangis gara-gara diminta menyanyi lagu esuk-esuk tuku 
lenga nyangking botol...mosok nyanyi didepan temennya sendiri nangis...lha rak 
cengeng....

masalah kue ganjel rel ini juga menjadi lelucon...masak ada yang membawa kayu 
bantalan rel sepur...lha opo ora nggeleke...
terus terang nggak banyak lho yang menjual ganjel rel di Semarang saat ini..
Tujuan utama memberi tugas ini adalah supaya mahasiswa tahu kue khas 
Semarang.. ya ganjel rel itu..yang masa perjuangan 45 itu menjadi makanan 
pokok pejuang...

hal-hal demikian saat ini malah menjadi bahan guyonan...

ah masih banyak lagi....
sebenarnya kalau semuanya dilakukan secara serius dan santai, kegiatan plonco 
itu akan menjadi lelucon tersendiri...(bahkan kita bisa self-instropeksi, kok 
iso yo ngono?)

Kalau senior selalu melakukan bullying, corporal punishment yo uwis...tujuan 
keakraban plonco ilang...ini yang mestinya ditiadakan...

solusinya mungkin perlu ditiadakan panitia tingkat fakultas... kepanitian 
sebaiknya tingkat universitas dan seniornya dicampur...proses pemilihan 
panitia nantinya diserahkan pihak rektorat setelah panitia menandatangani 
surat pernyataan tidak akan melakukan bullying, corporal punishment dengan 
sangsi akademik, jika melanggar, dari skorsing, pemecatan sampai masuk bui...

selain itu perlu dihilangkan formasi pelindung dan penanggungjawab yang 
melibatkan dosen dalam kepanitiaan...yang menjadi penanggung jawab ya 
mahasiswa sendiri...
namun konsekuensi semua ini...panitia plonco ini nanti dibayar...maka jadinya 
akan lain deh...
 
OK

IW




>===== Original Message From "Ressa Yanuardin Widiyatmoko" 
<[EMAIL PROTECTED]> =====
>Aku setuju sama saran dari Pak Hendra tetapi sebaiknya tugas-tugas itu
>resmi dari pihak fakultas atau universitas. Tidak seperti yang terjadi
>selama ini. Dulu saya disuruh bawa kaos kaki warna kuning, nasi kuning,
>tempe goring berbentuk kubus dengan ukuran tertentu, minta tanda tangan
>tukang becak sampai disuruh bawa kue ganjel rel. Khan hal-hal itu ngga
>relevan sama kehidupan di kampus.
>
>Ressa Yanuardin Widiyatmoko
>Traffic Management, Marketing and Sales Division
>PT. Televisi Transformasi Indonesia
>Jl. Kapt. P. Tendean Kav 12-14A
>Jakarta 12790 - Indonesia
>Telp. (021) 79177000 ext. 5122/5125
>
>
>-----Original Message-----
>From: hendra [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
>Sent: Friday, August 30, 2002 10:26 AM
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [UNDIP] Re: pekik.......oh pekik
>
>Saya pernah baca artikel di Jawa Pos ttg masa orientasi mahasiswa baru
>di
>sebuah universitas di USA dimana disana mahasiswa baru diberikan materi
>untuk membuat kajian ttg Al-Qur'an. Mahasiswa boleh buat, boleh juga
>menolak
>asalkan juga membuat alasan penolakannya.
>Bukankah tugas-tugas seperti ini lebih baik daripada tugas-tugas yg
>berbau
>per-ploncoan ? Saya kira kalo materi "PEKIK" adalah tugas-tugas yg tdk
>berbau "plonco" saya yakin mahasiswa tdk akan merasa tertekan & saya
>yakin
>kalo mereka kuliah nanti juga nggak akan kesulitan untuk menghadapi
>tugas-tugas sebanyak apapun asal mereka ada niat untuk belajar.
>
>Salam,
>Hendra
>
>----- Original Message -----
>From: eka mary <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: 30 August, 2002 8:09 AM
>Subject: [UNDIP] Re: pekik.......oh pekik
>
>
>>
>>
>> kegiatan pengenalan lingkungan kampus bagi mahasiswa baru sebenarnya
>sangat dibutuhkan, karena mahasiswa baru akan mengalami kehidupan di
>lingkungan kampus yang sangat berbeda dengan lingkungan sekolah,
>sehingga
>memerlukan sebuah adaptasi
>> pada saat ini ada beberapa opini yang menyesatkan tentang pelaksanaan
>pekik di undip. ada kesan bahwa kegiatan ini hanyalah sebagai ajang
>pembalasan dan pembantaian senior kepada junior. hal ini tidaksepenuhnya
>benar, sebab seganas-ganasnya senior, tidak akan membunuh 'adiknya'
>sendiri.
>> sehubungan dengan meninggalnya mahasiswi baru di undip, jangan
>langsung
>membuat kesimpulan bahwa itu adalah akibat dari ospek. apabila dilihat
>dari
>kronologisnya, mahasiswi tersebut pada saat pekik dijinkan untuk
>istirahat
>di ruang kesehatan, sehingga kecil kemungkinan ada perpeloncoan dari
>para
>seniornya.
>> apabila yang dipermasalahkan adalah kelelahan fisik karena mengerjakan
>tugas dari senior, maka apabila saat perkuliahan nanti, mahasiswa baru
>tersebut akan merasa lebih lelah lagi karena tugas yang diberikan oleh
>dosen
>akan lebih banyak dan lebih berat lagi. selain itu sanksi bagi yang
>tidak
>mengerjakan adalah sanksi akademis, yaitu pada nilai (kalau pada pekik,
>paling-paling hanya push-up 5 kali)
>> dan itu akan berlaku bagi mahasiswa FAKULTAS TEKNIK
>> dimana tugas-tugas yang diberikan dosen sangat banyak, kalau hanya
>dikerjakan dari pukul 04.00-pukul 22.00 selama 2 hari (seperti di pekik)
>saja tidak akan selesai. disalah satu jurusan dalam FT saja ada tugas
>yang
>dikerjakan 3 hari 3 malam nonstop baru selesai (itupun hanya 1 mata
>kuliah).
>> bagaimana mahasiswa mau maju kalau hanya mengerjakan tugas beberapa
>jam
>saja sudah protes kesana-kemari. dan bagi mahasiswa baru ingatlah bahwa
>pekik ini belum seberapa bila dibandingkan dengan kehidupan ilmiah dan
>ALAMIAH yang akan di lalui dalam perkuliahan.
>>
>>
>> _____________________________________________________________
>> Get email for your site ---> http://www.everyone.net
>>
>> _____________________________________________________________
>> Promote your group and strengthen ties to your members with
>[EMAIL PROTECTED] by Everyone.net  http://www.everyone.net/?btn=tag
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
>> to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #64
>> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id
>>
>>
>>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #70
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #73
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


---------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #82
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke