Dear Sanak Sedulur sedoyo
menyimak diskusi beberapa hari terakhir, dalem radi gakkari, criyosipun tiyang jepun. Utawi kuciwa.
Di awalnya saya berusaha untuk berdialog dan berkontemplasi sambil berdiskusi tentang masalah akbar tanjung yang tentunya tidak bisa di lepas kan dengan kerangka kekuasaan. Trus saya lempar alternatif dari demokrasi, yaitu sistem islam menuju masyarakat madani.... eee lah kok terus pada kebabalasan ke masalah mana yang lebih baik dari islam dan kristen or katolik.
Kalo ini salah saya, saya minta maaf. Maksud saya adalah untuk mengkomparasikan sistem pemerintahan demokrasi dan Islam.
Dan sudah saya katakan bahwa lakum dinukum waliyadin. Untuk mu agamamu, dan untukku agamaku.
Dan bagi umat islam, mari kita beramarma'ruf nahi munkar, dan saya ingatkan tidak ada manfaatnya kita berdebat tentang apa yesus itu sudah mati atau belum, apa pemeluk kristen dan katolik itu akan masuk surga atau yang lainnya, sekali lagi manfaatnya tidak terlalu signifikan terhadap peningkatan iman kita. Dan masalah itu semua sudah di tulis dalam quran dan hadits. Jadi biarkanlah, dan kita tidak perlu terpancing. Tugas kita dalah memperbaiki kualitas aqidah kita, meluruskan aqidah kita karena ini yang akan menyelamatkan kita di hari akhir kelak.
mari kita kembalikan diskusi ini pada mainstream awal ttg islam dan demokrasi.
Tapi kalo sudah tidak menarik lagi ya silakan......
wasalam
Dept of Neurosurgery, Hiroshima University Japan
1-2-3 Kasumi Minami-ku Hiroshima Japan 734-8551
81-82-257-5227 fax 81-82-257-5229 home 81-82-264-0502
cell 81-90-6171-6000
[EMAIL PROTECTED]
www.talk.to/thohar or www.thohar.tk
Do you Yahoo!?
Get better spam protection with Yahoo! Mail
