Nimbrung ya.

Setahu saya ritual sunat itu ada sejak jamannya nabi Ibrahim as (Abraham). 
Pada jaman itu sunat merupakan simbol ikatan antara Tuhan dan manusia. Ritual 
sunat ini diteruskan sampai jaman nabi Muhammad. (Kecuali jamannya nabi Musa 
as yang menghentikan ritual ini karena kekhawatiran praktek penyembahan 
berhala semakin menjadi jadi. Namun ritual sunat ini kemudian diteruskan oleh 
penerus Musa.)

Ritual sunat ini menjadi stigma khusus ajaran nabi Ibrahim as. Ciri khusus 
lainnya adalah Ka'bah. Walau jaman berganti, ajaran Ibrahim ini tetap saja 
dijalankan oleh generasi penerus (keturunan) Ibrahim yang biasanya di 
berlokasi di daerah Timur Tengah. Satu keturunan Ibrahim tinggal di daerah 
yang kemudian dikenal dengan nama Palestina (d/h Kanaan). Keturunan lainnya 
tinggal di jazirah yang sekarang lebih dikenal dengan nama Saudi Arabia, 
Yordania dls yang kemudian melahirkan keturunan Arab misalnya suku bangsa 
Quraisy. Kelak suku bangsa Quraisy merupakan kaum yang membesarkan Muhammad. 
Di kalangan bangsa Quraisy, ritual sunat ini menjadi kebanggaan keluarga yang 
menunjukkan hegemoni laki-laki dalam kehidupan berbangsa. Berangkat dari tesa 
tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa Muhamad sebagai salah satu kaum Quraisy, 
jelas disunat. Untuk ini banyak cerita yang mendukung bukti ini (cuman 
silahkan dicari sendiri ya sumbernya)

Karena ajaran nabi Muhammad meneruskan dan menyempurnakan ajaran nabi Ibrahim, 
tentu saja ritual ritual yang dilakukan nabi Ibrahim juga dilakukan pada 
ajaran nabi Muhamad yang kemudian lebih dikenal dengan agama Islam (seperti 
firman Allah"...dan aku rela Islam menjadi agamamu"). Beranjak dari tesa ini, 
tidaklah mengherankan kalau umat muslim melakukan ritual sunat dan ritual 
haji.

Begitu ya, semoga uraian ini bisa memeberi pencerahan apakah nabi Muhamad saw 
disunat. Walau demikian, saat ini sunat bagi kalangan tertentu (selain muslim) 
dilakukan juga dengan alasan medis.

Tulisan ini dirujuk dari berbagai sumber.

Lebih kurangnya tolong dipahami sendiri.

Salam dari Halifax,

IW




>===== Original Message From "firman tri ajie" <[EMAIL PROTECTED]> 
=====
>Kapan persisnya saya tidak tahu pak ya..dalam Al-QUR`AN pun tidak pernah
>disebut demikian, tapi ini masalah keyakinan...Rasul tidak akan menyuruh
>umatnya untuk melakukan hal yang Beliau perintahkan sebelum Rasul
>sendiri melakukannya.
>
>
>
>Memangnya kenapa pak anda menanyakan hal demikian, terlepas dari Rasul
>itu disunat atau tidak, dari segi medis juga sudah terlihat faedah dari
>khitan tersebut.
>
>
>
>Salam
>
>firman
>
>
>
>-----Original Message-----
>From: samuel [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>Sent: Wednesday, March 03, 2004 7:41 AM
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [UNDIP] Apakah nabi Muhammad saw (di)sunat ?
>
>
>
>Kapan (di)sunatnya Pak ?
>
>sebelum/sesudah menikahi Khadijah ?
>
>sebelum/sesudah terima surah ?
>
>
>
>mohon tunjukkan referensi/ayat/hadisnya
>
>
>
>terimakasih.
>
>
>
>
>
>----- Original Message -----
>
>From: firman <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  tri ajie
>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sent: Tuesday, March 02, 2004 1:33 PM
>
>Subject: RE: [UNDIP] Apakah nabi Muhammad saw (di)sunat ?
>
>
>
>            Hehehe.Pak Sam ini nanyanya macem macem ya?
>
>            Setahu saya bahwa dikhitan merupakan salah satu Sunnah
>Rasul, yang namanya Sunnah Rasul merupakan cerminan apa yang telah
>dilakukan oleh Rasullulloh, jadi sebagai referensi umatnya. Begitu juga
>dengan Hadits (segala perkataan dan perbuatan Rasul)
>
>
>
>Ada yang berkomentar?
>
>
>
>Salam
>
>
>
>firman
>
>
>
>-----Original Message-----
>From: samuel [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>Sent: Tuesday, March 02, 2004 10:15 AM
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [UNDIP] Apakah nabi Muhammad saw (di)sunat ?
>
>
>
>Selamat siang Tuan-tuan,
>
>
>
>atas pertanyaan saya di atas (gantian saya yang bertanya ya, boleh?)
>
>semoga saya bukan termasuk orang yang melampaui batas
>
>
>
>dan semoga hal-hal yang konstruktif saja yang menjadi tujuan kita
>sebagai kaum yang berpikir
>
>
>
>hormat saya
>
>samuel.


--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1518
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke