Mas ANotono,

Pak Eko van Calgary lagi sibuk ngurusi restaurant nya di Calgary. Hebat juga
beliaunya...apa nggak sibuk dengan pekerjaan kampusnya pak dokter ini....

Cuman rupanya Pak Eko ini lagi pusing mikirin menu rendang Padangnya sebab
harus mbayar royalti ke Malaysia...padahal kota Padang itu khan di Sumatera
Barat..mungkin sumatera sudah jadi negara bagiannya Malasia kali ya???

he...he...he....

Anyway, piye kabare mas Eko...yen ngrendem daging ojo suwi-suwi...

Salam dari Halifax,

IW

>===== Original Message From antono <[EMAIL PROTECTED]> =====
>--- Adyana Feriantie
><[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> Yah... anggap aja org baca buku kalo cuma sepengal2
>> trus merasa betul dibanding yg lain... memang
>> betul.. tapi cuma 'kecil', tdk keseluruhan.
>> Sama kok dgn pandangan saya wkt masih Katolik. Pas
>> tahu Islam... ternyata rek.... luwih akeh maknane...
>>
>
>
>wah.. ada lagi member milis yang tadinya Katolik trus
>jadi Islam. Kayak pak Eko Calgary itu dong Mbak/ Bu?!
>Sebenarnya saya masih nunggu cerita pak Eko.. lha tapi
>kayaknya beliau nggak berkenan.. ya nda papa..
>Tapi untuk sekedar buat bernostalgia, ini saya
>forwardkan tulisan beliau yang juga  menyoroti ajaran
>agama, udah lama ditulis, kira-kira pas bulan puasa
>2001, tapi masih seru juga buat bahan renung-merenung
>di kala senggang..
>
>cheers!!
>
>> --- Eko Raharjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Date: Thu, 29 Nov 2001 14:08:31 -0700
>> From: Eko Raharjo <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
>>      [EMAIL PROTECTED]
>> Subject: [UNDIP] VIA DOLOROSA
>>
>>
>> VIA DOLOROSA
>> *************
>>
>> Ponsius Pilatus penguasa Roma di provinsi jajahan
>> Yudea menjatuhkan
>> hukuman salib kepada Yesus. Hukuman salib merupakan
>> hukuman
>> terkeras bagi para kriminal dan penentang penguasa
>> Roma. Yesus bukanlah
>> kriminal ataupun penentang penjajah Roma ia adalah
>> seorang Rabi Yahudi
>> yang mengajarkan kitab Torah tanpa mengkorup satu
>> iotapun. Para
>> penguasa agama, imam-2 kepala dll yang tersaing
>> popularitasnya
>> bersama-sama dengan pemerintah Roma melakukan
>> konspirasi untuk
>> menyingkirkan Yesus. Terkisahlah Yesus putra Miriam
>> memanggul
>> salib sepanjang "Via Dolorosa" (jalan kesengsaraan)
>> menuju puncak
>> bukit Kalvari tempat dimana beliau disalibkan.
>>
>> Sesuai tradisi monotheisme bangsa Semit, Yesus atau
>> Isa melaksanakan
>> fungsi kenabiannya dengan penuh iman dan kepasrahan.
>> Tiada pendidikan
>> formal seperti lulusan "universitas" Roma atau
>> memiliki keahlihan
>> strategi
>> dan ilmu perang, tiada pengetahuan mengenai
>> matematika, fisika maupun
>> perbintangan, tiada ahli mengenai filosofi, politik,
>> sosiologi ataupun
>> sastra;
>> satu-satunya pengetahuan yang dimiliki adalah hukum
>> Torah dan keimanan
>> serta kecintaannya kepada Allah melebihi dari segala
>> sesuatu. Oleh
>> karena
>> itu bagi elite Yahudi sendiri, apa lagi penguasa
>> Roma. Yesus tidak lebih
>> dari
>> gembel yang hanya layak diperolok dan disalibkan
>> bersama-sama dua
>> kriminal picisan. Tidak berbeda adalah
>> murid-muridnya mereka adalah
>> kaum tolol dan penakut. Namun memang demikianlah
>> umumnya orang-2
>> yang mengikuti jalan Allah, bodoh, penakut, lemah
>> dan serba kalah.
>>
>> Telah ribuan tahun Semit-Yahudi mengikuti jalan
>> Allah ribuan tahun pula
>> mereka memperoleh julukan bangsa budak. Belum begitu
>> lama berselang
>> kaum Nazi yang Kristen - European bahkan memandang
>> mereka perlu
>> untuk di extirpasi total. Bagi kaum beriman tidak
>> merasa sulit memahami
>> bahwa kemenangan (duniawi) tidak identik dengan
>> kebenaran. Rupanya
>> Allah mempergunakan alat ukur yang berbeda. Itulah
>> sebabnya mengapa
>> bangsa Mongol yang kafir dan liar bisa begitu SUKSES
>> menggulung semua
>> bangsa-2 yang beradab dan percaya mulai dari Cina,
>> Islam dan Kristen
>> Eropa.
>> Tidaklah perlu heran pula mengapa Yesus seorang nabi
>> yang sedemikian
>> mencinta Allah bisa GAGAL TOTAL dalam misinya,
>> sampai sekarang
>> disalah mengerti oleh mereka yang mengaku sebagai
>> pengikutnya.
>>
>> Misi kenabian Yesus adalah mengajarkan kepasrahan
>> kepada bangsanya
>> dalam memanggul salib lambang dari VIOLENCE dan
>> POWER dari
>> penjajah Roma. Tidak ada sedikitpun niat dari beliau
>> untuk mendirikan
>> sekte Kristen, sebab seperti yang ia katakan tidak
>> ada satu iotapun dari
>>
>> kitab Torah yang akan diubahnya. Adalah amat tragis
>> bahwa kemudian
>> pengikut-2 beliau tidak hanya tidak menggubris
>> ajarannya, melainkan
>> malah
>> menjelma menjadi Roman Emperium (sejak jaman
>> Byzantium sampai
>> sekarang), sebagai pemanggul KEKUASAAN dan
>> penyelenggara TEROR
>> dan KEKERASAN. Masa dark ages, kolonialisasi, dan
>> perbudakan di
>> Amerika adalah merupakan fakta yang masih sangat
>> relevan untuk dipakai
>> dalam memahami persoalan-persoalan dunia saat ini.
>>
>> Tradisi kerohanian bangsa Semit juga tumbuh di
>> kalangan bani Arab
>> yang mempunyai pertalian etnis, kultur dan
>> geographis yang erat dengan
>> bani Yahudi. Sekali lagi bagi orang beriman semuanya
>> merupakan kehendak
>> Allah semata mengapa misi kenabian Muhammad yang
>> pada mulanya
>> terlihat gagal kemudian mengalami SUKSES besar
>> berhasil mempertobatkan
>> masyarakat jahiliyah sebagai penyembah Allah Yang
>> Esa, yakni Allah yang
>> sama seperti yang disembah Ibrahim, Musa, Yakub
>> maupun Yesus. Gerakan
>> tsb diberi nama Islam yang berarti kepasrahan
>> (kepada Allah). Masyarakat
>>
>> Islam bersinar selama 700 tahun di planet ini
>> sebelum digusur oleh
>> bangsa-2
>> Eropa yang pada waktu itu menjalankan politik
>> imperialis-kapitalis.
>> Sejak
>> Ottoman jatuh masyarkat Islam sampai sekarang
>> berganti menduduki posisi
>> underdog. Tidaklah terlalu salah bahwa umat Islam,
>> seperti di Afganistan
>>
>> ataupun Indonesia, dibanding dengan Amerika-Inggris
>> merupakan kaum
>> tolol, korup, terbelakang, lemah yang serba kalah,
>> persis sama dengan
>> situasi
>> provinsi jajahan Yudea dibanding dengan kebesaran
>> Roman Emperium
>> dibawah Octavianus Agustus. Tidak ada chance untuk
>> menang!
>> Via Dolorosa dan penyaliban seperti yang dijalani
>> oleh kriminal-2
>> picisan
>> dan Yesus merupakan kepastian bagi mereka yang
>> berani menentang
>> American Emperium atau mereka yang menjalankan
>> perintah dari Allah
>> secara fundamental.
>>
>> Kebesaran Islam diabad ke 7 sampai 14 yang paling
>> utama bukanlah
>> terletak
>> dari unggulnya filsafat kebudayaan, hukum, ilmu
>> pengetauhan dan
>> kemiliteran,
>> melainkan kepada PENGAKUAN bahwa agama Yahudi dan
>> Nasrani adalah
>> agama-2 dari Allah yang sama. Bayangkan seandainya
>> tidak demikian, bisa
>> jadi seluruh bangsa Yahudi atau Kristiani punah pada
>> masa kejayaan
>> Islam.
>> Persamaan utama antara Muhamad dan Yesus (Isa)
>> tidaklah teletak bahwa
>> mereka sama-2 keturunan Abraham melainkan bahwa
>> mereka sama-2 menjadi
>> korban olok-olok yang amat dahsyat dan menghinakan.
>> Setelah wafat Yesus
>> kemudian diangkat sebagai setara dengan Allah
>> sendiri oleh para
>> pengikutnya
>> (menurut keyakinan saya merupakan pengolok-olokan
>> yang paling dahsyat).
>> Demikian juga Muhammad setelah wafatnya masih terus
>> dicerca oleh pihak-2
>>
>> luar bahkan termasuk kalangan masyarakat terpelajar,
>> berbudaya dan
>> beragama
>> Kristen seperti Dante, dll. Dua millinea masih tidak
>> cukup bagi kalangan
>> Gereja
>> untuk menyadari dan mengakui berbagai kesalahan-2
>> yang dibuatnya. Namun
>> paling tidak pada Konsili Vatikan II muncul percikan
>> pembaharuan
>> diantaranya
>> adalah mengakui ada jalan keselamatan DILUAR Gereja.
>>
>> Pelecehan terhadap nabi Muhammad sekarang justru
>> semakin gencar dan
>> terang-2an yang dapat dijumpai diberbagai mailing
>> list; misalnya di
>> mailing
>> list Mimbar Bebas@, nabi Muhammad diceritakan
>> bersetubuh dengan babi
>> betina.
>> Umat Islam hendaknya sadar bahwa mereka sedang
>> mengikuti ajaran Allah
>> melalui para nabi, bukan sedang mengikuti ajaran
>> imperialis-kapitalis
>> melalui
>> presiden George Bush. Bagaikan dalil bahwa nabi
>> selalu menderita
>> pengolokan
>> dan penghinaan. Oleh karena itu bagi umat Islam yang
>> mencintai Allah dan
>>
>> menaruh hormat yang besar terhadap nabi utusanNYA
>> tidak ada jalan yang
>> terbaik dalam menjalani bulan Ramadan ini dari pada
>> bersama nabi
>> Muhammad
>> dan Isa untuk sedikit  turut menanggung olok-2,
>> penghinaan,
>> keputus-asaan dan
>> kefrustasian dari para pembenci mereka tanpa perlu
>> membalas dengan
>> kekerasan.
>>
>> Via Dolorosa dan Penyaliban adalah kisah sengsara
>> dan kematian Isa yang
>> sekarang tinggal slogan dan perkataan kosong sebab
>> imperium Gereja masih
>>
>> bercokol di Roma. Sejak Yesus wafat power dan
>> violence masih merupakan
>> ciri dari pengikutnya. Sebaliknya umat Islam
>> sekarang diingini atau
>> tidak telah
>> terjebak dalam Via Dolorosa dan Penyaliban. Semuanya
>> tergantung dari
>> umat Islam sendiri. Umat islam punya kebebasan untuk
>> menentukan jalan
>> mana yang dilaluinya. Sejarah mencatat bahwa pada
>> tahun 70 an bangsa
>> Yahudi yang berontak terhadap kekuasaan Roma dilibas
>> habis-habisan.
>> Semenjak itu dalam waktu yang lama umat Yahudi
>> terlunta-lunta penuh
>> hina dan kesengsaraan. Umat Islam hendaknya mampu
>> melihat dunia dalam
>> skala waktu yang tidak hanya terbatas dalam satu
>> generasi saja melainkan
>>
>> dalam kurun waktu yang lebih panjang. Seperti
>> sejarah mengajarkan bahwa
>> kejayaan Farao, Romawi, Mongol akhirnya pudar
>> demikian pula
>> kesewenang-2an
>> Amerika akan ada batasnya. Paling penting bagi umat
>> islam sekarang
>> adalah
>> mempersiapkan sebaik-baiknya generasi-2 Islam masa
>> depan, sebab jika
>> Allah
>> menghendaki suatu saat Islam bersinar kembali maka
>> seyogyanya tidak
>> sampai terulang lagi masa-2 seperti kolonialisasi
>> Kristen Eropa,
>> Penumpasan
>> bangsa-2 native Amerika dan perbudakan bangsa-2
>> Afrika.
>>
>> Selamat menjalani ibadah puasa
>> Eko Raharjo
>> Calgary.
>>
>>
>> --------------------------
>> Milis Archive: http://messages.to/archives or
>> http://messages.to/archives2
>> to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED]
>> - Seq. Number: 216
>> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList
>> http://www.undip.ac.id
>>
>
>
>
>
>__________________________________
>Do you Yahoo!?
>Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster
>http://search.yahoo.com
>
>--------------------------------------------------------------------------
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1601
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1613
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke