Nggak usah dihentikan lah. Apalagi jika harus berhenti dengan ancaman "azab Allah bakal menimpa saudara" dsb. Biarkan saja kedewasaan berpikir kita tumbuh dengan diskusi seperti ini. Meski kadang seperti debat kusir; ada banyak hal yang bisa kita peroleh. Saya sendiri -sebagai orang Islam- menjadi tahu lebih banyak ttg apa yang selama ini difikirkan oleh saudara-saudara Nasrani.
Jika kita pernah berbaur dng komunitas yang lebih heterogen dari Indonesia, dan lebih liberal lagi pernyataan yang muncul kadang jauh lebih mengagetkan, dan jauh lebih membuat kuping panas bagi yang tidak biasa mendengar. Tapi kadang pertanyaan seperti itu yang akan membuat kita berfikir lebih banyak, lebih dewasa dalam mensikapi perbedaan kita dengan orang lain. Kita tidak akan bisa toleran kepada orang lain, jika kita tidak pernah tahu apa yang sebenarnya difikirkan orang lain. Dari diskusi ini sebenarnya hal seperti itu bisa kita ambil, jika kita bisa berfikir jernih dan tidak bermaksud memojokkan orang lain. Saya merindukan satu saat, dimana kita tidak pernah tersinggung kepada pertanyaan (sekaligus jawabannya) orang lain meski itu bertentangan dengan keyakinan kita. Monggo mas-mas kalau mau diteruskan, syukur jika diskusinya lebih konstruktif. Kalau yang seperti itu, saya pernah mendengarnya sejak sangat lama. Dan nggak ada manfaatnya. tabik Selon clara darminto <[EMAIL PROTECTED]>: > Salam, > > Saya yang tadinya tidak mau ikut-ikutan jadi tergelitik juga karena merasa > prihatin dengan kualitas diskusi yang ditelorkan oleh alumni UNDIP. Menurut > saya, diskusi agama itu bagus dan perlu asal tujuannya tidak untuk mencari > kelemahan agama lain dan tidak untuk mencari pembenaran agama sendiri. > Diskusi agama yang benar haruslah bersifat konstruktif yang mengacu pada > terbangunnya sikap LEBIH bertoleransi dan LEBIH saling menghormati. Dan saya > tidak melihat ciri-ciri itu dalam pembicaraan agama di forum ini. Oleh > karena itu, saya harap pembicaraan ini dihentikan saja karena sudah cenderung > ke "debat kusir". > > Untuk pak Sam, apa tujuan Anda? Apa gunanya diskusi ini untuk keimanan Anda > sendiri? Anda tidak perlu membela Yesus mati-matian, karena Yesus tidak > perlu dibela dan diharumkan namanya. Dia sudah mulia tanpa memerlukan belaan > Anda. Lebih baik Anda-lah yang minta pertolongan dan bimbingan Yesus, > bagaimana merefleksikan kasih Tuhan pada teman, relasi dan sesama Anda. > Semoga Anda dibimbing untuk membuahkan buah-buah yang baik, tanpa perlu > banyak bicara. > > Salam damai untuk semua. Mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan. Mari > kita gunakan milis ini untuk ajang bersilaturahmi. Berbeda pendapat itu > boleh, dan perlu. Tapi jangan memaksakan pendapat. > > > Clara (http://www.geocities.com/darmintofamily) > Lecturer > Dept of Chinese and South East Asian Studies > The University of Sydney > Australia > > > > Adyana Feriantie <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Iya... betul.. sebaiknya dikembalikan ke Peraturan milist.... > > -----Original Message----- > From: icha zulbidin [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Tuesday, March 09, 2004 12:16 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [UNDIP] Mohon dihentikan! > > > Ass wr wb > > Saya jadi ingin ikut berkomentar sedikit mengenai masalah diskusi yang > menurut Saya sudah berbau SARA. > Saya kira Pak Sam sudah melenceng jauh, sebenarnya apa niat Anda? Ingin > memecah belah komunitas UNDIP, memecah belah persatuan kita sebagai sesama > umat beragama? > Islam sendiri menghormati keberadaan agama2 lain. Untuk itu Saya ingatkan > tolong....hormati dan hargai agama Islam dan Anda sama sekali tidak berhak > dan tidak punya kemampuan untuk membedah Al Qur'an. Jika Anda memang mencari > jawaban yang terbaik, cari ahlinya. Berdebatlah dengan ulama, ahli tafsir Al > Qur'an, insya Allah Anda akan menemukan jawaban yang terbaik. > > Saya kira, jika Pak Sam masih juga berniat 'merusak' di milist ini, kiranya > teman2 alumni UNDIP tidak usah menanggapi. Dan Saya mohon kepada moderator > milist agar lebih tegas menyikapi orang2 seperti Pak Sam ini, jika perlu > coret dari keanggotaan milist. > > Ingat, sebentar lagi kita menjelang PEMILU, alangkah lebih baik dan > pentingnya jika kita bersama2 menggalang persatuan, keamanan demi lancarnya > proses penting tersebut dalam kehidupan negara kita di masa depan. > > Terima kasih sebelumnya > > Wassalam wr wb > > Mirza Haerani, ST > > > > "dr. Thohar" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dear Pak Samuel, > > Sebetulya saya tidak mau ikut ikutan diskusi ini, tapi ketika menyimak > tulisan Pak Sam yang menyitir ayat ayat alquran dan maknannya lain seperti > yang di maksudkan oleh ayat tersebut, saya jadi tergugah untuk mengingatkan > Pak Sam. > > Saya harap Pak Sam Untuk menyitir Injil saja, karena sitian sitiran anda > terhadap Quran jelas jelas tidak sesuai kaidah dalam mensitir Quran dan > maknanya pun jauh dari kandungannya. > > Contoh sitiran yang salah, ttg manusia di ciptakan dari mani yang hina, bukan > berarti bahwa manusia itu diciptakan dalam kehinaan. Namun itu refleksi serta > pelajaran kepada mansuia untuk tidak sombong, ujub. Dan dalam Islam mani itu > bukan hal yang najis kok Pak Sam. Jadi kalo sholat dengan pakaian yang kena > sperma, sholatnya sah sah saja kok. ini hanya satu contoh kekeliruan Pak Sam > dalam mengartikan makna alquran. > Banyak tulisan Pak Sam yang tidak sesuai... dan memaknainya sepenggal > sepenggal. > > Dan sitiran anda itu hanya untuk membenarkan kristen yang sudah melenceng > ajarannya. Jadi hentikanlah, dari pada ahzab Allah akan menimpa anda. > > Semoga anda bangga dengan kemelencengan anda. > > Wasalam > > > samuel <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Selamat siang Pak Daryono, > > KEADILAN > Anda benar bahwa keadilan (Allah) adalah manusia mendapatkan balasan dari apa > yang telah diperbuatnya > Namun anda harus mengerti juga bahwa Allah menghendaki semua orang itu > selamat (kembali ke fitrah yaitu masuk surga) > Sebaliknya Setan menghendaki semua (baca: sebanyak2nya) orang itu celaka > (masuk neraka) > > DOSA ASAL (origin) > Lebih tepat jika saya katakan dosa asal, bukan dosa turunan dan juga bukan > 'asal'-nya taufik savalas :-) > > orang Kristen berpendapat bahwa (sejak) janin/bayi itu BERDOSA > tetapi orang Islam berpendapat bahwa janin/bayi itu tidak berdosa > > Padahal Alquran (QS 53:32) sendiri mencatat: > > (Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji > yang selain dari > > kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas > ampunanNya.Dan Dia lebih > > mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari > tanah dan ketika kamu > > masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan > dirimu suci. > > Dialah Yang paling mengetahui tentang orang yang bertaqwa. > > Bahkan mani/sperma anda itu air yang hina !!! Maafkan saya, tak bermaksud > kasar tapi 'sekedar memberi peringatan' seperti yang tertulis dalam Kitab > Suci anda sendiri yaitu: > > QS 32:8 > > Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). > > > KECUALI (janin/bayi) Isa: > > QS 19:19 > > Ia (Jibril) berkata:"Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, > untuk memberimu > > seorang anak laki-laki yang suci". > > Ingat, Isa bukan dari air mani seorang laki-laki !!! > > Dan > > orang Kristen berpendapat bahwa para nabi/rasul juga BERDOSA kecuali Yesus > Kristus > tetapi orang Islam berpendapat sebaliknya, > > Padahal Alquran sendiri mencatat: > > Adam berdosa QS 2:36 > Ibrahim berdosa QS 26:82 > Musa berdosa QS 28:15 > Daud berdosa QS 38:24 > Muhammad berdosa QS 47:19 > > KECUALI ISA ALMASIH: > > QS 3:55 > > (Ingatlah), ketika Allah berfirman:"Hai 'Isa, sesungguhnya Aku akan > menyampaikan kamu > > kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta > membersihkan kamu dari > > orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti > kamu di atas orang-orang yang > > kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah > kembalimu, lalu Aku memutuskan di > > antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya". > > > > > Orang Kristen yang (kembali) berbuat dosa BUKAN orang Kristen > > Orang yang percaya bahwa dirinya telah ditebus oleh DARAH (Yesus) YANG MAHAL > akan (berusaha) menjaga hidupnya untuk tidak akan berbuat dosa lagi. > > > RAHIB/BIARAWAN/BIARAWATI > > Adalah orang yang mempunyai komitmen untuk mendedikasikan (seluruh) hidupnya > dalam pelayanan pekerjaan Tuhan di muka bumi ini supaya: "jadilah kehendakMU > di bumi SEPERTI di sorga" (doa Bapa Kami yang diajarkan Yesus kepada > murid-muridNya) > > Banyak diantaranya yang memberikan sumbangan positif bagi kemanusiaan, > seperti: > 1. Louis Pasteur menemukan penicilin/vaksin > ... seandainya sekarang ada Rahib yang menemukan vaksin DBD ... > 2. Mendel menemukan pemuliaan (benih) tanaman > 3. Ibu Teresa membaktikan (seluruh) hidupnya untuk merawat orang-orang > berpenyakit kusta di India > 4. Romo Mangun membantu para gelandangan di Yogyakarta > 5. Rumah-rumah Singgah anak-anak jalanan yang dikelola para rahib/gereja/LSM > dan masih banyak lagi ... > > Disiplin yang tinggi (salah satunya dengan bertarak/tidak kawin) bukanlah > original Kristen, sebab Budhism/Hinduism juga sudah mengenal/melakukannya. > Ada yang gagal, tapi yang gagal itu BUKAN berarti 'gagal sebagai manusia' > > semoga anda tidak puas > :-) > salam > > > > > ----- Original Message ----- > From: daryono > To: samuel > Sent: Friday, March 05, 2004 7:50 PM > Subject: tanya lagi.. Konsep keadilan??? > > > Kayaknya Pak Samuel Lagi Laris nih.... > > Mau nanya Nih Pak... > > * ) Konsep Keadilan > > Dalam Islam yang saya tahu difinisi dari keadilan adalah Manusia akan > mendapatkan balasan dari apa yang telah di perbuatnya.. > > Bagaimana Kristen memandang tentang dosa turunan, bahwa manusia yang baru > lahir itu menanggung dosa para pendahulunya? (Terus siapa yang minta > dilahirkan ke dunia kalo harus menanggung dosa leluhurnya), lalu lahirlah > konsep keadilan versi kristen bahwa dosa tersebut telah terhapus dengan > kematian yesus... > > Terus kalo orang kristen berbuat dosa (kejelekan), asalkan dia menyakini > Yesus di dijamin masuk sorga, walaupun dia berbuat jahat samapai akhir > hayatnya? dimana letak konsep keadilan dalam kristen? > > *) Fitrah (insting ) Manusia > > Islam dikenal sebagai agama yang sesuai dengan fitrah, seperti fitrah untuk > melanjutkan keturunan. > > Bagaimana Kristen memandang pendeta dan biarawati yang tidak menikah? apakah > Pedeta itu bukan manusia ( yang mempunyai syahwat), ataukah setengah tuhan? > bagaimana jika dipandang dari segi kedokteran? > > > > Mohon pencerahannya.... > > > Muhamad Thohar Arifin, MD > Dept of Neurosurgery, Hiroshima University Japan > 1-2-3 Kasumi Minami-ku Hiroshima Japan 734-8551 > 81-82-257-5227 fax 81-82-257-5229 home 81-82-264-0502 > cell 81-90-6171-6000 > [EMAIL PROTECTED] > www.talk.to/thohar or www.thohar.tk > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Yahoo! Search - Find what you��e looking for faster. > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Yahoo! Search - Find what you��e looking for faster. > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster. -------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1648 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
