Bukan provokasi dan juga bukan
kampanye....
============
Waktu menggelar kampanye Golkar di daerah, dlm rangka mengambil
hati
masyarakat Akbar Tanjung berkunjung ke berbagai tempat seperti panti2
asuhan,
memberi sumbangan sembako kepada masyarakat miskin, tdk terkecuali sebuah
RSJ.
Akbar beserta rombongan diterima o/ dirut RSJ beserta para dokter dan
stafnya.
Mereka pun diajak berkeliling melihat-lihat keadaan RSJ yg cukup banyak
pasiennya itu.
Yg membuat kagum sekaligus bangga Akbar dan rombongannya adalah ketika
mereka melihat bahwa semua pasien di sana mengenakan pakaian serba
kuning! Topi, sandal, dan sepatu yg
dikenakan semua pasien berwarna kuning pula. Dgn wajah berseri-seri
Akbar berkata kepada dirut RSJ itu, "Apakah Anda yg memerintahkan
mereka memakai
serba kuning ini?"
"Tidak," jawab Pak Dirut,
"Ini semua spontanitas dari mereka ketika mendengar Bapak Akbar akan
berkunjung ke sini."
"Hm, hm , .." Akbar mengangguk-anggukpuas dan bangga. Anggota
rombongan
yg lain pun ikut2-an manggut2 tersenyum-senyum senang.
Tetapi ketika mereka tiba di salah satu sudut lain RSJ tampak ada 2
pasien yg tdk mengenakan pakaian berwarna kuning seperti
teman2-nya.
Akbar menoleh ke arah Pak Dirut,
"Mengapa yg dua ini tidak ikut2-an mengenakan busana serba
kuning?"
Pak Dirut menjawab, "Oh, dua pasien itu!? Mereka itu sudah
sembuh!!!"
