Hehehehe..Bu Mei makasih atas masukkan ....kalo saya jadi pengusaha
jamur kayanya masih aga lama yah bu....begini cerita nya ..kami
berencana melakukan penelitian Strategi Peningkatan Daya saing Industri
Makanan Indonesia, dengan Objek penelitian pada UKM dan Mikro, kita
ingin melihat gambaran yang umum soal Ukm di Indonesia dilihat dari
pembagian sub sektor makanan, dan salah satunya adalah jamur. Kita
melihat bahwa pangsa pasar jamur di dunia Internasional itu cukup bagus,
lha.....kenapa tidak Indonesia mengembangkan potensi yang ada ini. 

Jadi pada intinya, kami ingin melakukan survei lapangan plus berusaha
memberdayakan masyarakat (bukan memperdaya) dengan memberikan masukkan
berupa pasokan teknologi yang mudah untuk diterapkan, jadi fungsi forum
diskusi ini punya dua arahan. Untuk kedepannya, bukan suatu hal
yangtidak mungkin kami memasok bibit jamur yang akan dikembangkan
(hehehehe...kan...akhirnya juga jualan juga...) karena kami sendiri
telah berusaha mengembangkan bibit jamur dengan daerah percontohan di
karawang.

Kami juga ingin melihat praktek-praktek yang terjadi dilapangan,
identifikasi kami bahwa petani menjadi "alat budidaya" yang hasilnya
dikumpulkan oleh perusahaan besar...nah untuk kelanjutannya produksi ke
hilir hanya ditangani oleh perusahaan ini. (sudah umum sih ...praktek
seperti di Indonesia) yang jadi pertanyaan apakah tingkat kesejahteraan
petani ikut terdongkrak seiring dg kemajuan perusahaan? 

Yah...begitulah cerita Ibu mei.....sekali lagi makasih atas masukkannya

Salam 

Firman 

-----Original Message-----
From: mei [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, June 25, 2004 12:05 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [UNDIP] Bebas dari Isu - 2......Help me Bu mei

Masalah jamur ya....
Honestly saya justru belum tahu ttg lokasi budidaya jamur maupun 
pemasarannya di pasuruan.  (kalo masak pake jamur sering :) ) Kebetulan 
saya pernah kerja di daerah Pasuruan dan sepanjang pengetahuan saya
daerah 
itu  menjadi  pusat industri permebelan dan banyak perkebunan mangga.

Pak Firman mau masuk ke daerah Jatim untuk membudidayakan jamur ato
mencari 
pasar ? Misalkan hanya mencari lokasi tempat budidaya jamur saja kalopun
di 
Pasuruan sudah ada budidaya semacam itu, what's the problem ? bukannya 
pasarnya akan dilempar ke luar daerah ?  Saya nggak tahu produk yang
akan 
dihasilkan nantinya untuk dikonsumsi langsung, sebagai raw material
suatu 
produk tertentu,  atau mau diexport ? Trus kalo untuk diexport, yang
perlu 
dipikirkan kan hanya mencari buyernya saja....  (sekalian aja cari tahu
pak 
di milis ini ada nggak yang tertarik untuk mengimport jamur hasil 
budidayanya pak Firman....hehehe)

Kalo untuk lokasi budidaya saya belum tahu kriteria lokasi yang
diperlukan 
untuk budidaya jamur, daerah pegunungan or pantai  ato lainnya ?

Kalo daerah pegunungan, setahu saya daerah yang "dingin" bisa jadi Batu
- 
Malang, cuma di daerah situ mungkin sudah banyak tempat budidaya2
sejenis 
itu.... (rasanya perlu survey dulu ya..). Tapi di PAsuruan yang dikaki 
gunung Bromo itu menurut saya lokasinya juga lumayan bagus, dalam arti 
sampek pelosok sarana jalan, komunikasi dkk sudah bagus, so kalo mau
export 
nggak akan kesulitan... begitu pak Firman.... :)

Wah .... ngomongku kebanyakan ya....


Salam,
Mei




--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2213
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke