Saya jadi teringat buku pramoedya ananta toer bu...."anak semua Bangsa"
koleksi pulau buru...disana ada bagian yang menggambarkan situasi pabrik
gula...dimana sang tuan besar kuasa begitu punya kekuatan untuk mengatur
hidup seseorang sampai minta anak gadis pegawainya buat dikawinin pun
bisa ..kalu melawan ...sama aja dengan ngelawan kompeni....hehehe
sepertinya nasib para petani tebu kita dari dulu ngga pernah berubah
yah....dibawah terussssss.

Tapi saya kurang sependapat sama pendapat bapak yang satu itu....gula
selundupan berarti gula haram...mungkin disini lebih ke sikap moral
yah...dimana kita diberi makan dengan barang yang kurang halal (meski
itu dari pemerintah) saya kira ngga akan bawa perbaikan ...malah bukan
tidak mungkin nanti yang ilegal bisa diputihkan jadibarang legalkalau
prakteknya dibiarkan berlanjut...hehehe...hanya pemikiran saja.

Orang kita pengenny simpel ....pengen mobil tinggal beli, pengen gula
tinggal beli, pengen sekolah tinggal beli juga.....apakah memang bangsa
ini bukan bangsa pekerja ? kenapa tidak bikin gula sendiri.....kenapa
tidak bikin kebun yang bagus sendiri, kenapa 

-----Original Message-----
From: mei [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, June 25, 2004 12:12 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [UNDIP] GULA

Wah .... kalo untuk dibuang kelaut begitu saja sayang Pak.... saya ikut 
prihatin.
Saya setuju kalo gulanya dijual saja dengan harga sama dengan lokal....
dan 
statusnya adalah barang sitaan.
Trus uangnya dipake untuk membantu para petani tebunya. nah masalah 
mekanisme pembagian uangnya mungkin bisa dengan cara membeli tebu dari 
petani dengan harga tinggi atau kalo susah ya uangnya dibeliin bibit
tebu, 
pupuk atau apa kek dan dibagikan gratis ke petani tebunya....

Salam,
Mei

At 11:07 AM 6/25/2004 +0700, you wrote:
>Assalamu'alaikum wr.wb.
>Membaca detik.com tentang gula saya sedih buanget. Mengapa GULA-GULA
>ILEGAL ada yang berpendapat supaya dibuang ke LAUT. Wah nanti jadi
manis
>kali yaa? Bukan itu maksud saya. Sekarang Indonesia lagi punya masalah
>dengan PABRIK GULA, di Klaten dan Jatiwangi pabrik gulanya akan tutup,
>enggak tahu yang di Kendal?. Kenapa enggak berpikiran alangkah baiknya
>gula ilegal tersebut di jual dengan harga seperti gula Indonesia, trus
>nanti ada yang berpendapat merugikan Petani Tebu di Indonesia. Yaa
gampang
>tho, uangnya dikembalikan lagi ke Petani tebu. Apakah yang berpikiran
>sebaiknya gula ilegal di buang ke LAUT juga memikirkan PETANI/
>BAGAIMANA BAPAK/IBU ALUMNI UNIVERSITAS DIPONEGORO?
>Wassalam
>
>
>-----------------------------------------------------------------------
---
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2208
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


------------------------------------------------------------------------
--
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2211
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id




--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2217
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke