Baraya kumaha yeuh, kenging berita anu model kieu???
punten ah teu disundakeun da panjang teuing.. kenging nyandak ti koran PR..

BERITA : nasional 08/05/04 Paham Penyembah Batu Resahkan Masyarakat 
SERANG, (FB).-
Hingga Jumat (7/5), warga Desa Batukuwung Kecamatan Padaringcang, Serang
Banten, masih resah, sehubungan adanya informasi aliran agama Islam yang
diduga menyesatkan. Kabarnya, anggota kelompok aliran ini menyembah batu
nisan dan tidak melaksanakan syariat Islam sebagaimana mestinya. 
Misalnya, mereka tidak melaksanakan salat wajib lima waktu. Bagi mereka yang
akan menjadi anggota kelompok ini harus membawa ayam dan memakan pepes
jeroannya yang sudah diberi jampi-jampi. Rudi Kusumawadi, salah seorang
warga Desa Batukuwung, kemarin, menceritakan kepada "PR"/Fajar Banten,
beberapa warga menilai ajaran aliran tersebut membodohi masyarakat. 
Pasalnya, anggota aliran yang disebarkan di atas bukit itu selain menyembah
berhala berupa batu nisan, juga tidak diwajibkan mengerjakan salat. Menurut
catatan dia, sejauh ini sudah ada puluhan masyarakat Kampung Wangun yang
menjadi pengikut aliran agama yang memuja mantan Presiden Soekarno ini. 
Dia juga menceritakan, untuk menjadi pengikut aliran tersebut, calon anggota
diwajibkan untuk membawah seekor ayam. Setelah ayam tersebut dipotong,
diambil jeroannya dan kemudian dipepes serta diberi jampi-jampi."Racikan
pais (pepes) jeroan ayam yang sudah diberi jampi-jampi itu kemudian
diberikan kepada calon anggota aliran tersebut untuk dimakan. Kabarnya,
racikan pais jeroan ayam itu mengandung bermacam-macam khasiat. Misalnya
bisa menimbulkan kesaktian, meningkatkan usaha, dan orang-orang akan
menghargai orang yang bersangkutan," tutur Rudi Kusumawadi yang ditemui "FB"
di rumahnya. 
Dijelaskan Rudi, orang yang telah memakan pepes yang diberi jampi-jampi itu
akan tidak sadarkan diri. Selanjutnya, orang tersebut akan lupa terhadap
anak dan istrinya serta harta bendanya. "Orang tersebut hanya ingat tempat
keramat yang ada di atas bukit. Mereka juga tidak memikirkan syariat Islam,
seperti salat," ungkapnya. 
Pertapaan Soekarno?
Kelompok aliran tersebut, lanjut Rudi, memercayai bahwa Kampung Wangun yang
berada di atas bukit (sekira 3 km dari Jln. Raya Ciomas-Padarincang),
sebagai tempat keramat yang pada zaman dulu disinggahi para wali. Tempat itu
juga dipercaya sebagai pertapaan Sultan Hasanudin Banten dan Presiden
Soekarno.Mereka juga memercayai tempat keramat tersebut sebagai Banten I. 
Sedangkan Banten Lama di Karangantu merupakan Banten II. Di sekira tempat
pemujaan itu, kini telah dibangun kolam penampungan air. Air yang ada di
kolam rencananya akan disalurkan ke rumah-rumah penduduk di Kampung
Wangun."Pembangunan kolam air itu dilakukan secara swadaya anggota aliran
agama tersebut. Kemudian mereka juga akan membangun jalan antara
Wagun-Kerenceng. Setelah pembangunan jalan selesai, masyarakat juga
dijanjikan akan diberi genset (mesin diesel pembangkit listrik) secara
cuma-cuma," ungkapnya, seraya menilai aliran Islam itu dapat memunculkan pro
dan kontra di kalangan ulama. 
Karena itu ia mengaku sangat menentang aliran tersebut. Kepala Desa
Batukuwung, Madsuri, ketika ditemui di rumahnya mengaku menghentikan
aktivitas ajaran tersebut. Pihaknya juga mengirimkan surat pangilan kepada
dua pimpinan aliran itu, yakni RWK dan Rt TBSP. 
Namun ke dua surat pangilan tersebut tidak mendapat tanggapan."Kedua
pimpinan agama itu, membangun tempat pemujaan tanpa memberitahukan kepada
aparat desa. Keduanya sudah saya panggil dua kali tapi tidak mau datang.
Akhirnya saya menyetop kegiatan mereka dan sekarang kegiatan itu sudah
berhenti," tutur Madsudi. Camat Padarincang, Dadi Kusdadi, mengaku sudah
membantu aparat desa untuk menghentikan kegiatan penyebaran agama tersebut. 
Bahkan, dia pun sudah meminta kepada pimpinan aliran agama itu untuk
membongkar bangunan tempat pemujaan. "Aparat desa sudah bertindak dan
langkah itu didukung pihak kecamatan. Kami meminta agar pimpinannya
membongkar bangunan sebagai tempat pemujaan itu, karena tidak memiliki
izin," katanya, seraya menambahkan MUI Kecamatan Padarincang dalam waktu
dekat akan segera membahas masalah itu.(H-17)***



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/0EHolB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

Komunitas UrangSunda --> http://www.UrangSunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke