pasti camat lulusan stpdn...
-----Original Message-----
From: Cecep Wahyu [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, June 17, 2004 4:16 PM
To: Babakan Kusnet (E-mail)
Subject: [UrangSunda] FW: [gankleboy] FW: [OOT] Fw: Murid SD Ditampar Camat Sampai Terk encing-kencing

Tah kieu ciri pamimpin teh, edun kan?
 
-----Original Message-----
From: Nia Sri Winiarsih [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, June 17, 2004 1:36 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [gankleboy] FW: [OOT] Fw: Murid SD Ditampar Camat Sampai Terkencing-kencing
Bagaimana kalo jadi presiden ???

 
Murid SD Ditampar Camat Sampai Terkencing-kencing

Serang, 17 Juni 2004 12:06
Muka Lutfi (13), murid kelas V SD di Candasari, Pandeglang Banten, tampak memerah akibat tamparan keras Camat Cadasari Kabupaten Pandeglang, Drs Oya Suryadilaga, MM. Ia mengaku sampai terkencing-kencing, hanya karena berselisih dengan Robi (13), anak Oya, yang masih satu kelas dengan korban.

"Saya takut dipukuli lagi oleh bapaknya Robi, sakit sekali saat ditampar itu. Tapi saya tidak dendam dengan Robi", kata Lutfi kepada Antara di sekolahnya, Rabu.

Lutfi menerangkan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi Sabtu (12/6), sekitar pukul 10.00 WIB. Penyebabnya sepele, Robi saat di dalam kelas menyenggol Lutfi, kemudian ditegur Lutfi.

Tidak terima dengan teguran Lutfi, Robi marah, lalu memukul wajah Lutfi. Lutfi pun tidak tinggal diam. Ia membalas dengan memukul kembali wajah Robi, sehingga saat itu Robi menangis dan langsung pulang ke rumahnya yang tak jauh dari sekolah.

Robi lalu mengadukan peristiwa itu kepada ayahnya, yang kebetulan kebetulan menjabat sebagai camat setempat. Mendengar pengakuan sepihak itu, Oya langsung emosi dan bergegas ke sekolah guna "memberi pelajaran" kepada Lutfi.

Camat Oya dengan sikap emosional, langsung menerobos ke kelas tanpa minta izin para guru, sambil berteriak-teriak memanggil nama Lutfi. "Siapa yang bernama Lutfi ?" serunya.

Menurut Lutfi, saat itu masih jam istirahat. Ia sangat ketakutan, karena orang tua Robi mendatangi kelasnya dengan raut muka yang sangar.

Setelah mendapatkan Lutfi, di bawah tatapan sejumlah murid SD kelas V, rambut korban langsung dijambak diikuti dua tamparan keras di pipi kanan dan kirinya.

"Saya takut sekali sampai terkencing-kencing di celana," kata Lutfi, yang mengaku tak mempunyai dendam kepada Robi.

Setelah puas melampiaskan emosinya, Camat Oya, langsung pulang kembali tanpa menemui seorang guru pun.

Sementara itu, sejumlah guru-guru yang ada di ruangan guru saat itu hanya bisa melongo melihat peristiwa penganiayaan tersebut.

"Kami sungguh merasa tidak dihargai sama sekali. Mentang-mentang ia sebagai Camat, bertingkah seenaknya tanpa mengindahkan tatakrama. Padahal sebagai pejabat publik seharusnya ia bisa menjadi contoh bagi masyarakatnya", ujar seorang guru yang tidak mau menyebutkan jati dirinya.

Guru yang lain menimpali bahwa, persoalan itu hanyalah persoalan sepele dan bagian dari dinamika dunia anak-anak yang masih bisa diselesaikan guru sebagai pendidik di sekolah.

"Perlakuan itu seharusnya tidak patut di lakukan oleh sekelas orang yang berpendidikan apalagi ia itu sebagai camat", katanya.

Bupati Pandeglang H Dimyati Natakusumah, saat dimintai tanggapannya soal kasus tersebut di kediamannya mengatakan, dirinya sangat menyesalkan atas kejadian tersebut dan akan memanggil Camat Oya secepatnya.

"Akh masa iya sih, camat sampai tega-teganya melakukan tindakan itu terhadap bocah ingusan? Kalau bisa jangan diberitakan dulu, biar saya akan memanggilnya dia dulu," ujarnya.

Oya Suryadilaga, ketika dikonfirmasi Antara, mengakui bahwa ia telah menampar Lutfi. Namun itu dilakukan karena dirinya masih emosi mendengar pengaduan anaknya. "Saya khilaf, maklum saja, Robi itu anak kesayangan," katanya.

Ia juga mengaku sudah menyelesaikan masalah itu dengan para guru sekolah, sehingga ia meminta kasus itu tidak perlu dibesar-besarkan.

"Saya minta para guru agar lebih bisa mendidik anak-anak agar tidak saling menyerang apalagi secara fisik," katanya. [Tma, Ant]


Komunitas UrangSunda --> http://www.UrangSunda.or.id





Komunitas UrangSunda --> http://www.UrangSunda.or.id



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke