|
Innalihahi wa inailahi rojiun
...
Leres kang Dur ...
mugi-mugi pupusna Munir sanes tanda-tanda
pupusna kawani keur nanjeurkeun bebeneran di Indonesia tanah air beta.
Amien.
baktos,
budhi
oritate permai
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, September 08,
2004 10:58 AM
Subject: [Urang Sunda] Ngiring
belasungkawa kanggo kulawarga kang MUNIR
Mun wartos dihandap ieu leres. Sim kuring tUrut berduka
cita. Sadaya tos terang perjuangan Kang Munir. Mugia Allah nampi sagala
amal ibadahna. Sareng kulawargi anu ditinggalkeun tabah
nyanghareupan kajadian ieu;
Message:
1 Date: Tue,
7 Sep 2004 10:32:51 -0700 (PDT) From: ging ginanjar <[EMAIL PROTECTED]> Subject:
Duka Cita Untuk Munir
Maaf, interupsi sebentar.
Duka cita untuk
Munir, pejuang HAM terdepan, salah satu pahlawan sejati kita sejak
setidaknya satu dekade terakhir. Ia meninggal dalam usia 38 tahun
9 bulan, di pesawat yang membawanya ke Belanda. Mestinya Mendiang
meneruskan studinya di Bidang hukum di Utecht.
Atas nama Aliansi
Jurnalis Independen, AJI (salah satu lembaga pendiri Kontras) saya
melakukan kontak cepat dengan beberapa organisasi dan figur yang
terkait dengan Munir, untuk membuat acara pebnghormatan untuk Munir
sepekan penuh (Jangan dikaitkan dengan bendera setengah
tiang seminggu penuh di semua kantor mereka untuk menghormati almarhum
Benny Murdani). Mereka yang saya kontak anytara lain Todung Mulya Lubis,
Ucok Marpaung, Rachland Nashidik, Usman Hamid, Goenawan
Mohamad, Santoso. Dan belum berhasil mengontak Teten Masduki dan
Munarman.
Disepakati:
1. Kalangan masyarakat sipil, masyarakat
kebebasan, masyarakat pro-demokrasi, juga pers, diserukan untuk menaikan
bendera setengah tiang di setidaknya kantor masing-masing. Ini semata untuk
menyatakan duka cita dan penghormatan sederhana kita terhadap
mendiang.
2. Akan dilakukan serangkaian acara penghormatan
untuk mendiang, mulai Rabu Malam, setidaknya selama
seminggu berturut-turut, dengan acara berbeda-bveda, dan tuan rumah
berbeda-beda.
Hari pertama akan berupa Tahlilan di kantor
Kontras, Rabu Malam besok (8/9/04), mulai Magrib.
Hari Kedua, di
Teater Utan Kayu, Kamis Malam (9/9)berupa doa dari berbagai agama,
renungan, satu nomor musik duka, dan satu puisi duka.
Hari ketiga
(tentatif) akan berlangsung di kantor Imparsial.
Hari keempat dan
seterusnya, bisa di YLBHI, ICW dst. Kepastian baru bisa diperoleh besok,
sesudah jumpa pers pukul 15.00.
3. Sesudah didapat kepastian dari
Belanda,kita menyambut jenazah di Bandara.
4. Kemungkinan besar
jenazah akan dimakamkan di malang. Semoga, dalam perjalanan dari rumah duka
di Bekasi ke Malang, jenazah bisa disemayamkan secara singkat di TIM,
misalnya. untuk memberi kesempatan bagi masyarakat luas yang hendak
memberikan penghormatan.
Munir, pahlawan Indonesia sebenarnya sejak
setidaknya satu dekade terakhir. Dan sahabat sebenarnya bagi siapapun.
Wasalam, DURAHMAN
Komunitas
Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
Yahoo! Groups Links
|