mangga baraya, ieu aya wartos ti detik.com dinten ayeuna. Sim kuring
mah no comment, ah. Bisi salah omong. Sawios kitu angger wae sim
kuring teh ngahanjakalkeun kunaon gegeden teh polahna kitu rupa, duh.
Iur artikel salengkapna;


Tampar Perawat, Bupati Tasikmalaya Dituntut Mundur
Reporter: M. Munab Islah Ahyani


detikcom - Tasikmalaya, Gara-gara menampar perawat, Bupati Tasikmalaya
didesak mundur. Sejumlah perawat yang mengatasnamakan Masyarakat
Pekerja Rumah Sakit (MP-RS) Tasikmalaya mendesak pengunduran diri
Bupati Tasikmalaya, Tatang Farhanul Hakim. Pasalnya, MP-RS menilai Pak
Bupati itu telah bersikap arogan.

Desakan agar Bupati mundur itu seiring dengan tuntutan agar kasus
penamparan yang dilakukan Tatang itu diselesaikan secara hukum.
Desakan MP-RS itu disampaikan hari Selasa (14/9/2004) di Tasikmalaya.
Menurut Aa Ahmad, pengurus MP-RS itu, pihaknya juga mendesak agar
Bupati meminta maaf secara terbuka di media massa selama tujuh hari
berturut-turut.

Untuk diketahui, Bupati Tasikmalaya diduga telah melakukan penamparan
kepada seorang perawat, saat menjenguk anaknya yang tengah dirawat di
RSUD Tasikmalaya. Pasalnya, Pak Bupati diduga tersinggung ketika
seorang perawat yang belum mengenalnya menanyakan apakah anak yang
dirawat itu memiliki Kartu Askes atau tidak. Kini anak yang tengah
terbaring sakit itu sudah dipindahkan ke RS lain.

Perawat yang menjadi korban penamparan Bupati adalah Apid. Kepada
wartawan di RSUD Tasikmalaya Selasa (14/9/2004) Apid membenarkan bahwa
dirinya memang ditampar Bupati.

Insiden pemukulan terjadi saat dirinya sedang melakukan kontrol
pasien. Apid yang mengaku belum mengenal wajah pemimpin di daerahnya
itu tengah mengontrol kondisi anak pak bupati. Sembari mengontrol,
Apid menanyakan kepada orang di sekitar pasien, apakah dirawat
menggunakan Kartu Askes atau tidak. Dirinya pun menjelaskan bahwa jika
ada Kartu Askes, maka akan bisa membantu biaya perawatan.

Sang Bapak yang ditanya hanya menjawab bahwa berapa pun biaya yang
dikeluarkan, dirinya akan mampu membayar. Namun tiba-tiba salah
seorang dari mereka mengajak Apid keluar dan memberitahu bahwa yang
diajaknya bicara itu adalah Bupati Tasikmalaya.

"Saya kaget dan langsung ingin meminta maaf. Tapi dari dalam, Bapak
itu sudah muncul dan langsung menampar saya. Saat itu memang saya
mengaku salah,
karena saya tidak tahu bahwa dia itu bupati," tuturnya.

Merasa terhina dan teraniaya dengan penamparan yang dilakukan, Apid
kemudian bersikeras meminta agar masalah ini terus diproses secara
hukum. Karena itu, dirinya kemudian melaporkan insiden itu kepada
polisi. Bupati Tasikmalaya sendiri masih belum berhasil dikonfirmasi
wartawan atas insiden itu.(ton)

-- 
Best regards,
durahman 
mailto:[EMAIL PROTECTED]
http://www.geocities.com/dur74/



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke