Assalamu'alaikum wr, wb.
Haturan baraya US sadaya...!
Mangga nyanggakeun ieu aya sakedik pibekeleun pikeun mapag datangna
bulan puasa 1425 H. Mugia aya manfaatna pikeun urang sarerea, mung
hapunten heunteu sempet ditarjamahkeun kana basa sunda.
Mangga wilujeng maca....!!!
cag...ah, hatur nuhun.

BM'69

Assalamu'alaikum wr, wb.
mudah-mudahan ini semua bermanfaat bagi kita semua dalam menghadapi
bulan yang penuh berkah ini. selamat membaca !

Countdown to Ramadhan
Publikasi: 11/10/2004 07:46 WIB

eramuslim - Tak terasa waktu begitu cepat verlalu, tak terasa kita kita
akan segera memasuki bulan ramadhan. Ada yang menyambutnya dengan
gembira karena merasa ini adalah momentum terbaik bagi gugurnya dosa,
meningkatnya harga pahala dan tersambungnya kembali jalinan silaturahim.
Bulan penuh berkah, bulan penuh rahmah, bulan kembali kepada alquran dan
ibadah. Seandainya setiap bulan adalah Ramadhan.

Di sisi lain ada juga sebagian dari kita yang biasa-biasa saja menyambut
Ramadhan, tidak ada yang istimewa. Padahal Rasulullah SAW, mengajarkan
kita untuk berdoa agar bisa disampaikannya pada bulan ramadhan. Ya Allah
berkatilah kami di bulan Rajab, berkatilah kami di bulan Sya'ban dan
ijinkanlah kami untuk bertemu dengan bulan Ramadhan. Subhanallah, itulah
keistimewaan Ramadhan sampai-sampai Rasulullah meminta seperti itu.
Karena kita tidak tahu, apakah masih ada umur kita sampai ke bulan penuh
berkah itu?

Terkait dengan itu, adakah kita sudah mempersiapkan diri menyambutnya?
Setidaknya ada beberapa persiapan yang harus kita lakukan, diantaranya:
persiapan fisik (jasadiyah), mental (aqliyah), spiritual (ruhiyah), dan
silaturahim.

1. Persiapan Fisik (Jasadiyah)
Puasa terkait dengan menahan makan dan minum, oleh karena itu tubuh yang
sehat dan kuat sangat dibutuhkan pada bulan puasa. Sangat disarankan
untuk tidak melakukan kegiatan yang membahayakan fisik kita sebelum
ramadhan sehingga tidak terjadi hal-hal yang menyebabkan tubuh kita
sakit dan lemah.

Pola makan kita di luar bulan puasa akan mempengaruhi fisik kita di awal
Ramadhan, bagi yang tidak terbiasa berpuasa biasanya mengalami
pusing-pusing. Beruntung bagi yang sudah terbiasa puasa sunnah, hanya
tinggal melanjutkan kebiasaannya.

2. Persiapan Ilmu (Aqliyah)
Amal tanpa ilmu akan sia-sia. Ilmu yang terkait dengan menjalankan
ibadah puasa cukup luas dan literatur bacaan mengenai puasa sudah banyak
diterbitkan. Ada Fiqih Sunnah karya Sa'id Hawwa, Fiqih Puasa karya
Sayyid Quthb dan masih banyak lagi. Dengan membaca buku-buku tersebut,
Insya Allah pemahaman kita tentang puasa akan lebih baik dan benar.

3. Persiapan spiritual (ruhiyah)
Berapa banyak orang yang puasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga? Itu
dikarenakan puasanya tidak memiliki nilai spiritual sehingga ketika dia
berpuasa pada hakekatnya hanya menahan lapar dan haus saja, tapi jiwanya
tidak ikut berpuasa. Hatinya masih penuh dengki, hasad, hasud, iri,
dendam bahkan pikirannya masih kotor. Seperti kita semua ketahui, puasa
adalah ibadah istimewa karena memiliki nilai tarbiyah (pembinaan)
langsung dari sang Khalik. Secara fisik bisa saja kita terlihat berpuasa
tapi secara spiritual (ruhiyah) amat sulit menilainya, ia hanya bisa
dirasakan oleh si pelaku puasa dan Allah Yang Maha Kuasa. Oleh
karenanya, sangat disarankan untuk membersihkan hati kita dari berbagai
macam penyakit hati. Perbanyak dzikir dan shalat sunnah, menjaga
pandangan, lidah dan pikiran.

4. Silaturahmi
Salah satu keberkahan dari bulan suci Ramadhan adalah silaturahim.
Sebaiknya untuk meringankan beban dosa kita terhadap sesama, mohonkanlah
maaf kepada saudara, sahabat, keluarga dan rekan kita, sehingga pada
saat memasuki bulan puasa diri kita menjadi lebih ringan menjalaninya.

Dari semua persiapan di atas ada satu hal penting yang harus juga kita
lakukan, yaitu: manajemen waktu ibadah. Waktu ibadah di bulan suci ini
harus kita siasati. 10 hari terakhir adalah waktu kita untuk i'tikaf,
oleh karena itu aktivitas pada saat itu harus kita atur sedemikian rupa
sehingga tidak mengganggu i'tikaf. Belanja bisa kita lakukan di awal
Ramadhan, sembako bisa kita siapkan dari sekarang. Bagi pekerja yang
pada saat itu masih harus bekerja dapat ber-i'tikaf di malam harinya.
Jadi upayakan setiap waktu yang kita pakai di bulan Ramadhan nanti
membuahkan pahala kebaikan buat kita, terjaganya ibadah kepada Allah dan
makin mendekatkan diri kita kepada-Nya.

Insya Allah jika kita mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya kita akan
mendapatkan hikmah dan berkah dari Ramadhan. Sudah sepatutnya kita
berjuang meraih kemenangan Ramadhan. So, let's countdown to Ramadhan

MZ Omar
[EMAIL PROTECTED]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke