Assalamualaikum ww

Sikuring sakulawarga di Bukittinggi ngahaturkeun wilujeng ibadah saum
kasakumna Wargi kusnet, Pamugi ibadah saum urang Sadaya kenging ridho
Allah SWT.Amien ya robbal alamin.
Teu hilap Nyuhunken dihapunten tina sagala kalepatan.

salam
hendra

Sakantenan aya kenging bacaan kanggo mapag Bulan Puasa, tapi teu di
tarjamahken....

Marhaban Ya Ramadhan

Assalamualaikum.Wr.Wb.

Allah SWT berfirman : " Wahai orang-orang yang beriman
telah diwajibkan atas kamu puasa,sebagaimana juga
pernah di wajibkan atas ummat-ummat sebelum kamu semua
itu agar kamu menjadi orang yang bertaqwa "

Kaum Muslimin , Muslimat yang di rahmati Allah :

Sering sekali kita menyatakan " Marhaban ya Ramadhan "
( Selamat Datang wahai bulan yang penuh Rahmat )
Ada baiknya kita saling mengingatkan apa itu makna
kata " Marhaban ",agar kita semakin memahami apa yang
akan kita ucapkan dan lakukan.

" Marhaban ",berasal dari akar kata " rahiba " yang
artinya " selamat datang "." Welcome,bahasa langitnya
"

Kata " marhaban "  ini, juga berarti " kelapangan ",
jadi tamu yang kita sambut penuh dengan kelapangan
hati.Kata ini tidak sama dengan ahlah sa sahlan, yang
berrati sama juga " selamat datang ".. Maknanya lebih
luas.Oleh sebab itu dalam menyambut bulan puasa 
Ramadhan sering di sebut marhaban, bukan ahlan wa
sahlan.

Sementara kata " ramadhan ". berasal dari kata "  Ar
Ramdu ", yang artinya " kegoncangan ", jadi di bulan
ini penuh cobaan dan goncangan.

Mengapa bulan ini dinamakan bulan ramadhan ?

Orang Arab zaman dahulu kala, sebelum ada nama-nama
bulan Islam ( hijriyyah seperti sekarang ini ), mereka
juga punya nama, seperti nadir, dan sebagainya itu.

Namun tatkala Islam datang, maka mulailah di sesuaikan
nama bulan tersebut dengan kondisi yang ada. Seperti
Dzul Qa'edah, yang artinya ( duduk ), maksudnya pada
bulan itu, kala itu orang Arab tidak melakukan
peperanga, atau tidak di bolehkan berperang, maka di
sebutlah bulan yang sesuai dengan kondisinya yaitu "
Dzul Qaedah ". 

Begitupun Dzul hijjah ( bulan untuk berhaji ),dan
sebagainya, maka termasuklah bulan Ramadhan ini,
dimana kala itu cuaca sangatlah panasnya, penuh ke
goncangan, maka disebutlah bulan itu dengan Ramadhan (
goncang ).

Jadi pada bulan inilah muslimin menghadapi
kegoncangan, ujian nan tiada taranya, yang jarang kita
rasakan di hari-hari biasa.Di sana kita bukan sekedar
menahan lapar dan dahaga saja, tetapi nafsu, baik itu
amarah, sexualitas, yang tidak di perbolehkan hubungan
intim di siang harinya.Menahan diri dari segala macam
hal yang dapat merusak pahala puasa itu.

Di dalam bulan Ramadhan ini, ada sebuah hadist
menyatakan bahwa bulan itu, dimana pintu syurga di
buka, di tutup pintu neraka, di belenggu
syetan-syetan.

Bermacam penafsiran ulama dalam hal ini.Ada yang
menafsirkan secara letter, seperti Al Qurthubi di
dalam bukunya tafsir Al ahkam.

Memang di bulan ramadhan itu benar-benar di buka pintu
syurga, di tutup pintu neraka, dan dibelenggu
syetan-syetan. Lantas mengapa sampai ada juga yang
sampai berbuat maksiat di bulan ini ? 

Karena jelas, orang itu sendiri yang membuka buhulnya.
Bukankah ia hanya sekedar di ikat.bayangkan saja kalau
benda di ikat, atau mayat d ikat, masih bisa terbuka
kembali bukan.Jadi ia hanya sekedar mengurangi, bukan
menghilangkan sama sekali, yang mana sewaktu-waktu
bisa terbuka kembali, tergantung si empunya barang
tersebut.

Ada lagi yang menafsirkannya dalam " majazi " ( kiasan
).maksudnya, pintu syurga itu terbuka untuk kita
beramal sebanyak-banyaknya, karena bulan ramadhan amal
ibadah d lipat gandakan.

Dimana pintu neraka tertutup, karena kita menahan diri
dari hal-hal yang terlarang, kecil kemungkinan pintu
neraka itu terbuka.

Kalau pintu neraka sudah tertutup, tentu
syetan-syetanpun terbelenggu.Alias ngak dapat berbuat
apa-apa.

Penafsiran ketiga adalah penafsiran dari Syeikh
Mutawalli As Sya'rawi Ra, yang meninggal kalau saya
tidak salah tahun 1998 kemaren, ulama kontemporer,
yang banyak menerbitkan buku-buku, dimana berpendapat
: yang di maksudkan hadist di atas adalah " kalimat
tersebut merupakan suatu berita , yang berisikan
perintah ".

Maksudnya , jadikanlah oleh kamu wahai ummat yang
beriman, agar pintu syurga terbuka, dengan amalan
ibadah kamu, dan tertutupnya pintu neraka, karena kamu
menjauhkan perbuatan maksiat, belenggulah oleh kamu
Syetan itu dengan amal ibadah dan dzikir pada Allah
SWT.

Itulah penafsiran tentang hadist diatas.yang mana
menurut hemat penulis, tujuannya sama saja, jadi boleh
di pakai yang mana saja. 

Mungkin dalam hal penyambutan bulan ramadhan ini dapat
kita beri contoh Illustrasi didalam sikap seseorang
menyambut bulan suci ini,dengan seseorang yang akan
menerima tamunya.

Ada diantara kita yang bersikap .1 ).Biasa-biasa saja
menghadapi tamu yang akan datang itu. Karena kita
menganggap tamu tersebut tidak begitu penting artinya
buat kita.

2 ) Ada sikap kita Gembira sekali menerima tamu kita
tersebut, karena tamu itu sudah lama kita
nanti-nantikan, dan yang sangat kita harapkan.
Seumpama seorang wanita akan menerima calon pasangan
dan mertuanya yang akan datang melamarnya. Hati kala
itu deg-deg kan, plus kembang kempis nafas.
Takut-takut kalau nantik penampilan dihadapan
mertuanya ngak bagus, atau sikapnya yang ngak beres,
serta pelayanannya baik itu rumah yang kotor,atau
makanan yang kurang enak.

3 ).Menghadapi tamu tersebut dengan sikap kebencian.
Perasaan kita bawaannya kesal saja, kalau tamu itu
yang datang.Jangankan untuk bersih-bersih rumah, dan
menyiapkan makanan, tak jarang pula kita berusaha
mengelak dengan memberikan beribu alas an bahwa kita
tidak sedang di rumah, lagi sibuk,atau segala macam
alas an yang dibuat-buat lainnya.

Semua ini berdasarkan pada hal-hal sebagai berikut : 

A ).
Tamu yang datang itu apakah berbobot bagi kita apa
tidak, pentingkah atau tidak penting. Lihatlah
bagaimana Gubernur menyambut Presiden yang akan datang
kedaerahnya,segala jalan-jalan umumpun tak jarang
harus di tutup. Karena yang akan datang adalah seorang
presiden yang cukup penting dalam kariernya.

B ). Kondisi kita.Kalau keadaan kita lagi sibuk,
meskipun sesibuk apa, kalau yang datang itu adalah
tamu yang cukup penting bagi kita, bisa jadi kita akan
men cancel semua program-program lainnya, atau
menguranginya . Misalkan kita ada janji dengan
seseorang,atau ada rapat dan pertemuan dengan karyawan
,tapi dikarenakan akan datang kerumah kita  tamu maha
penting, maka kita men cancel rapat, janji dan
pertemuan itu, demi untuk mempersiapkan dan menyambut
serta melayani tamu yang sangat kita harapkan
kedatangannya itu.

Apa yang harus kita lakukan dalam penyambutan tamu
tersebut ??

Pertama : Kita Warning Up. ( Pemanasan )

Pada bulan ramadhan itu,sebelum masuknya bulan
ramadha, kita akan pemanasan dulu, yaitu dengan puasa
Sya'ban sesekali.Serta meminta maaf dan memaafkan
semua orang tanpa terkecuali.

Kedua :Bersih-bersih.

Biasanya kalau menyambut tamu yang akan datang, kita
bersih-bersih rumah dulu, kalau sudah bersih lebih di
rapikan lagi. dan dibersihkan lagi. begitupun pada
penyambutan bulan suci ini, kita bersihkan semua
penyakit yang ada di hati kita. Hati kalau tidak
bersih maka,meskipun tamu itu datang ke rumah kita,
InsyaAllah,ia tidak akan merasakan kedamaian dan
ketenangan di dalam jiwa kita, tamu tersebut serasa
ingin cepat saja keluar dari rumahnya.karena apa?
Karena bagaimanapun sang tamu akan merasakan bagaimana
sang pemilik hati rumah itu. Semua hutang-hutang
hendaklah dibayar

Ketiga : 
Membuat Planning ( perencanaan ).

Ketiga : 
Membuat Planning ( perencanaan ).

Membuat kerangka apa yang harus dilakukan dan di
persiapkan.Kemana tamu tersebut akan dibawa, apa yang
harus kita siapkan untuknya, makanan apa yang harus di
beli dan dimasak, serta lain sebagainya itu.
Begitupun dengan menyambut bulan suci ini. Kita
planningkan apa kegiatan di bulan ini yang harus kita
lakukan. Apakah sama saja kegiatan kita pada hari
biasanya, atau bulan ini berbeda dari bulan-bulan yang
lain, itu semua tergantung kita merencanakannya.


Target-target seperti berapa surah kita harus baca
nantiknya, serta berapa kali kita khataman Qur'an  di
bulan ramadhan. Sunnah apa yang akan kita kerjakan,
serta infaq sebanyak apa yang akan kita berikan pada
faqir miskin, dan kaum yang membutuhkan. Juga sikap
ketenangan dan kesabaran bagaimana yang harus kita
siapkan,semua itu hendaknya direncanakan dari awal.

Keempat : Evaluasi.

Setiap hari kita mengevaluasi diri kita.Kita tanyakan
dalam hati , apakah penyambutan kita terhadap tamu
tadi sudah baik dan puas kita merasakannya apa belum.
begitupun dengan bulan Ramadhan, setiap hari hendaklah
kita mengevaluasi diri.

( Guru yang baik,selalu menguji dan mengevaluasi
murid-muridnya baik sebelum masuk pelajaran baru,
ataupun setelah di terangkan pelajaran yang baru
diajarkan ).

Begitupun dengan Muslim yang baik, selalu mengevaluasi
dirinya, sepanjang hari , apalagi disaat bulan
ramadhan ini. Inilah masa dan waktunya untuk banyak
merenungkan dan mengintropeksi diri sendiri.

Kita Tanya diri kita,berapa kali kita menghadapi bulan
ramaddhan,apakah bulan-bulan yang berlalu, akan sama
juga kwalitasnya  dengan bulan sekarang ?.

Apakah kita rela, puasa kita akan sama dengan puasa
yang berlalu itu ?
Rasulullah SAW bersabda " Menyesal ,menyesal,menyesal
dan merugilah bagi orang yang berpuasa,yang mana ia
dapatkan dari puasanya itu Allah tidak mengampuni
dosa-dosanya,dan betapa banyak dari orang yang
berpuasa itu yang ia dapatkan  tidak lain dan tidak
bukan kecuali lapar dan dahaga saja ". ( Naudzubilahi
mindzalik ) 

Kelima : Service kita terhadap tamu.

Dalam menghadapi tamu,biasanya kita memikirkan service
apa yang akan kita persiapkan untuknya. Begitupun pada
bulan ramadhan ini, kita persiapkan service kita
sebaik-baiknya. Dalam hal ini kita dilarang kikir,
pelit.Kita harus siap berkorban material, kita harus
siap menyediakan duit untuk menservice tamu dan bulan
ramadhan itu.

Jangan sungkan-sungkan,untuk bersedeqah di bulan ini,
ingatlah pahala di bulan puasa ini berlipat
ganda,sampai 70 kali lipat banyaknya.Seperti yang saya
sampaikan sebelumnya,puasa Ramadhan adalah bulan
Discount besar-besaran.

Ketika kita berpisah, tamu tersebut terharu , dan
sedih kala berpisah dengan kita, sampai di rumahnya,
ia akan kenang selalu penyambutan kita itu. Begitupun
tatkala Ramadhan, kita sering menangis berpisah
dengannya.

Diriwayatkan " para Malaikat di akhir bulan Ramadhan
menangis,karena akan pergi lagi bulan dimana saat itu
Allah menurunkan rahmat,pengampunan,serta pembakaran
dosa-dosa. 
Dan Para Sahabatpun zaman dulu sering menangis saat
berpisah di bulan ramadhan ini.

Bagaimana menyambut bulan puasa ini dapat kita
ilustrasikan seperti bagaimana kita mengisi botol yang
kosong.

Bila kita ingin mengisi botol , hendaklah terlebih
dahulu kita kosongkan air di dalamnya, dan jangan ada
goyang-goyang ( botol yang goyang, alias hati kita
goncang dan ragu, tidak kan mungkin kita dapat mengisi
botol dengan baik ).

Bersihkan sebersih-bersihnya dulu botol tersebut,
lantas isilah dengan tenang, buka tutupnya ( mana
mungkin botol diisi kalau tutupnya ada, atau ia
tertutup )

Buka tutupnya, maksudnya buka pintu hati kita, untuk
siap menerima isinya.jangan sampai hati kita tertutup.

Bersihkan hati, lunasi segala hutang-hutang, minta
maaf atas kesalahan, ziarah, silaturrahmi pada
saudara, tetangga.jangan sampai ada sedikitpun rasa
kebencian, iri, sak wasangka buruk,atau kemarahan,
apalagi dendam di hati kita , bila memang kita
benar-benar isi botol itu jernih kelaknya.

Sepanjang masih ada warna-warni bekas-bekas kotorang
di botol itu, sepanjang itu pula, ia akan tetap
kelihatan kotor alias tidak jernih. Maka jernihkan isi
botol itu dulu, cuci ia sebersih-bersihnya dari segala
macam penyakit hati.

Lantas setelah bersih, isilah botol dengan tenang,
bukan goyang, buka pintu hati kita.

Demikian dulu sekedar penyambutan dan hadiah saya buat
seluruh Ummat Muslimin dimanapun berada. Sebahagian
tulisan ini sudah pernah di postingkan, hanya ada
penambahan saja. 

Wassalam. Mesir  ( 121014. Abdurrahim. Rahima
sekeluarga.)



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke