Pejuang Lingkungan Itu Telah Tiada
SUASANA duka menyelimuti Kota Tasikmalaya Jabar, Senin (18/10). Pasalnya,
Tasikmalaya tadi malam kehilangan salah seorang putra terbaik yang
mengharumkan Tasikmalaya dengan prestasi berupa penghargaan Kalpataru tahun
1988. 

Setelah dirawat sekira enam hari di Rumah Sakit Jasakartini Kota
Tasikmalaya, Mak Eroh "Kalpataru" (68) warga Kampung Pasirkadu Desa Santana
Mekar Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya yang terkena serangan stroke
tidak mampu lagi bertahan. Tepatnya Senin (18/10) sekira pukul 21.10 WIB,
Mak Eroh akhirnya dipanggil Ilaahi Rabbi. 

Tidak lama setelah meninggal, jenazah Mak Eroh tadi malam sekira pukul 22.00
WIB langsung dibawa keluarganya ke kampung halamannya. Rencananya Mak Eroh
akan dimakamkan Selasa (19/10) ini di kampung halamannya.

Kondisi Mak Eroh sejak masuk dan dirawat di RS Jasakartini Tasikmalaya, Rabu
(13/10) kesehatannya tidak kunjung membaik, malah terus memburuk terbaring
lemah di ruang 304-A dengan ditunggui suaminya, Emuh (70) dan keluarga serta
kerabat dekatnya. 

Perkembangan kesehatan Mak Eroh yang mendapat penghargaan tingkat nasional
berkat dedikasinya dalam bidang lingkungan hidup ini, Jumat lalu sempat
membaik. Ketika itu tekanan (tensi) darahnya sempat menurun dari semula
200-an menjadi 160 s.d. 180. 

Akan tetapi, Minggu kemarin kesehatannya memburuk, tensi darahnya naik lagi
menjadi 230-an. Hingga akhirnya Senin malam kemarin tidak mampu bertahan dan
mengembuskan napas terakhirnya. Penduduk Kampung Pasir Kadu ini telah
mengukir prestasi besar. 

"PR" mencatat, Mak Eroh berhasil berjuang sendirian membuat sebuah saluran
air dengan memecah lereng tegak di tebing cadas, di wilayah lereng timur
laut Gunung Galunggung. Padahal wanita yang berpendidikan hanya sampai kelas
III SD ini, waktu itu hanya menggunakan cangkul dan balincong (sejenis
linggis pendek) untuk "mengebor" tebing cadas.

Namun, berkat tekadnya yang keras dan semangat pantang menyerah, akhirnya
berhasil membuat saluran untuk mengalirkan air dari Sungai Cilutung.
Kemudian Mak Eroh melanjutkan membuat saluran air lanjutan sepanjang 4,5
kilometer mengitari delapan bukit dengan kemiringan 60 - 90 derajat dan
pengerjaannya dibantu oleh warga desa yang mau membantunya. 

Pada saat itu ada sekira 19 keluarga warga desa yang bersedia membantu.
Dalam tempo sekitar 2,5 tahun, pekerjaan lanjutan itu akhirnya bisa selesai
dan hasilnya, lahan pertanian sawah Desa Santana Mekar bisa terairi
sepanjang tahun.

Berdukacita

Meninggalnya Mak Eroh yang sudah mengharumkan nama Tasikmalaya ini, bagi
masyarakat maupun pemerintah setempat merupakan dukacita tersendiri. Salah
satunya diungkapkan Sekda Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Akhmad Saleh.
Saat dihubungi semalam, Akhmad Saleh mengatakan, atas nama pemerintah dan
masyarakat Tasikmalaya mengungkapkan turun berduka dan belasungkawa.
Menurutnya, masyarakat maupun Pemkab Tasik merasa kehilangan dengan
meninggalnya Mak Eroh. Pasalnya, dia merupakan salah satu putra Tasikmalaya
yang telah mampu mengharumkan nama Tasik di tingkat nasional. 

"Kami semua merasa kehilangan. Saya secara pribadi maupun pemerintah turut
belasungkawa. Mudah-mudahan amal ibadahnya bisa diterima di sisi-Nya.
Rencananya besok kami akan menghadiri pemakaman beliau," katanya.(Yosoef
Aji/"PR")***

-----Original Message-----
From: kang.agus [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, October 19, 2004 4:10 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Urang Sunda] ma eroh ngantunkeun urang, baraya ...




http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/1004/19/0107.htm

inna lillahi wainna ilaihi rooji'uun
mugia ditampi sagala amal kasaeanana
mugia dihapunten sagala rupi dosa per dosana

-- 
live up our life !


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke