MRachmat Rawyani wrote: > > Punten sanes bade ngaganggu, namung hoyong urun rembug > sareng milarian "bebeneran". > Kang punten ieu aya kenging ti milis tatanggi, tapi duka nyambung duka henteu..sareung anu di taros ?
MAKNA 'AIDIL FITRI Assalamualaikum.Wr.Wb. Allahuakbar..Allahuakbar..Allahuakbar kabiirau..Walhamdulillahi kasiirau..Wasubhaanallahibukratau waasiilaa..Laailaahaillaallaahu..wa'dah..shadaqa wa'dah..wanasara 'abdah�wa'aazzajundahuu,wahaazamal ahzaaba wahda..Laailaahaillaallahuwallaahu akbar�walhamdulillaahi. Allahu akbar dzul malikilmuta'abbid, bilkhuluud wassulthaani,..Allahu akbar..'alaa,ta'aqubil a'yaad wal ayyaam�.. Nashadukallhu rabbanaa,..wakafaa bika syahiidaa.. Wahallallaahu 'alaa sayyidinaa ,Muhammad ,wa'alaaaalihii,washahbihi, wamantabi'ahuu, min 'ibaadillaahi, Uusiikum wanafsii bitaqwallaahi, fainnahu annajaa ghadan, walmunajaa abadan. Saudara-saudara Ummat Muslimin yang berbahagia: Gemuruh takbir pada hari Idil Fitri ini terdengar dimana2, sebagai rasa syukur atas Jihad kita dalam Jihad akbar, melawan perang nafsu selama Bulan Suci ramadhaan. Allaahu akbar..Kalimat yan g ringan ini telah tercatat dalam sejarah Islam, sebagai ucapan pengiring beberapa kemenangan besar, terutama yang diraih pada bulan2 puasa. Makna Idil Fitri : Idiil Fitri artinya " kembali kepada keadaan semula. Dalam kamus B.Arab". 'Aid " artinya " kembali", sementara Fitrah artinya,.." Sifat dasar manusia". Fitharallaahillatii fatarannaasa 'alaiihaa " (Q.S Ar Ruum,30 ). Kalau sarapan pagi , dlm B.Arab disebutkan dgn " Fithaar ", ini menandakan makan permulaan dalam keseharian manusia. Berarti beridul Fitri menandakan, manusia kembali kepada penciptaan semula. Kenapa..? Karena sebelumnya kita telah habis2an berjuang tenaga dan fikiran untuk melawan segala cobaan2 di dalam bulan puasa, selama sebulan lamanya, kemudian disaat hari Lebaran tsb,..kita saling maaf,memaafkan yang menandakan antara kekhilafan dan kesalahan yang selama ini kita lakukan baik disengaja, atau tidak disengaja pada sekalian manusia, hanya dgn ungkapan kata " MAAF", semoga habislah sudah apa2 rasa sakit hati, dendam kesumat, marah, benci, Ankara murka,.dlsbgnya , sesama makhluk Allah ini. Maka dgn mulainya hari baru tersebut, maka jadilah kita seperti anak yang baru lahir ke permukaan bumi ini, disinilah kita mulai berjuang kembali memulai hidup, mulai menyususu, melihat, meraba, merangkak, berjalan, sampai akhirnya kita dapat berlari dan bekerja, bermanfaat buat manusia lainnya. Begitulah gambaran manusia yg berlebaran di Idil Fitri. Mulai lagi ia seperti anak bayi. KANDUNGAN ALLAAHUAKBAR : Allahu akbar adalah lentera hati, senter kehidupan kita, karena tiada yang maha besar kecuali hanya Allah semata, segala puji hanya tertuju padaNya, sehingga dalam menghadapi problema hidup kita pun kita akan selalu sabar dan tabah, karena kita tahu Allah maha besar, betapapun sulit keadaan pribadi kita, kusut bagai tak selesai ,keruh bagai tak kunjung jernih, namun itu semua kecil, dapat terselesaikan, karena kita yakin betul akan kalimat yang kita ucapkan tersebut, " Allahu Akbar,..Walillaahilhamd.." (Allah Maha besar, segala puji hanya tertuju kepadaNya..). Dengan Allaahuakbar, kita sadar, kita diciptakan oleh Allah, seluruh hidup dan kehidupan kita hanya untukNya, dan kitapun nantik akan kembali kepadaNya. Karena hanya dengan Allahu akbar, pangkalan mulai kita bertolak, pelabuhan tempat kita bersauh, inilah ia sebagian dari makna Takbir dan Tahmid yang selalu kita kumandangkan. " 'ID AKAN TETAP BERMAKNA SELAMAT KALIMAT TAKBIR BERGEMA DALAM DADA ". ALLAAHUAKBAR DALAM KEMENANGAN: Telah tercatat dlm sejarah, bhw kata-kata " Allahu Akbar" ini, adalah kata-kata yang selalu mengiringi kemenangan Ummat Islam, terutama di dlm bulan suci Ramadhan ini, mari kita lihat beberapa contohnya : a) Pada hari Jum'at 17 Ramadhan, thn 2 H,(Februari 624 Masehi), Allahu Akbar telah membawa kemenangan gemilang pada generasi pertama ummat atas musuhnya, dalam pertempuran yang sangat tidak seimbang di " Perang Badr ". b ) Enam tahun setelah itu, 17 ramadhan thn 8 H,dengan iringan " Allahuakbar", rombongan Nabi Muhammad SAW , beserta sahabat-sahabatnya dapat menaklukkan kota suci mekkah. c ) Tidak sampai satu abad kemudian, yaitu pada tanggal 10 Ramadhan 92 H, dgn mengumandangkan Allahuakbar pula, untuk pertama kalinya kaum Muslimin, menginjakkan kakinya didaratan Eropah, dan menguasai Andalusia. d ) Kemudian 15 Ramadhan 654 H, gelombang Allahuakbar membuat tentara Mongolia, kalang kabut menghadapi pasukan sulthan Quits's di ' Ain Jalut. e ) Pada Abad ke 20 ini, tepatnya pada tgl 10 Ramadhan 1393 H,dengan iringan Allahu akbar, pasukan Mesir, mampu memporak porandakan benteng kebathilan sebuah pangkalan militer yang menurut pengamat waktu itu, tidak dapat di hancurkan kecuali dengan Bom Atom. ALLAAHUAKBAR..ALLAAHUAKBAR WALILLAAHILHAMD. Saudara Saudari Rahimakumullah: Salah satu makna " Idil Fitri " adalah,kembali kepada Fitrah, " Setiap jiwa lahir membawa fitrah tsb,maka ibu bapanyalah yg menjadikannya, Yahudi, dan Nasrani, Kullu mauluudin yuuladul 'alal Fitrah�." Fitrah beragama,merasakan adanya sang Illahi, rasa ingin mengadu kehadiratNya, merupakan sifat dasar dr dalam jiwa insan. Bapak Quraish Shihab,dlm khutbah Idil Fitrinya, beberapa thn yg lampau, pernah mengatakan, bhw " Sejumlah Ilmuwan melaporkan,dalam diri manusia ada yang dinamai " God Spot ",berupa noktah otak yang merespon ajaran moral keagamaan, perenungan ttg Tuhan, dan hal2 yang berkaitan denganNya. Menurut mereka, ada pancaran gelombang yang kuat, dari satu titik, di " Temporal Lobes " , bagian otak yang berada persis di belakang tulang jidat. Ini ditemukan oleh Prof. Vilayanur Ramachandran, ahli ilmu syaraf berdarah India, bersama timnya dari Universitas California di Santigo Amerika Serikat, sekitar 3 thn yang lalu, setelah melakukan penelitian terhadap sekelompok orang-orang yang sehat dan khusyuk, bahkan di temukan juga pada sekelompok orang sakit epelispsi, atau penyakit ayan. Saudara-saudari sekalian, cobalah kita fikirkan, bila kita termenung seorang diri, menjernihkan hati dan jiwa,..jauh dari hiruk pikuk keramaian suasana yang riuh dan mengganggu. Kita coba diam seorang diri, pasti disana akan timbul perasaan ketenangan disaat kita ingat Allah, sang maha kasih. Disana kita mendengar suatu bisikan yang mengajak kita untuk melepas diri dari keterikatan material. Setiap manusia memiliki potensi baik dan buruk dalam jiwanya. Dorongan positif dan dorongan negative, bahkan masing2 kita mempunyai bakat dan naluri yang hendak disalurkan kealam luar. Pengembangan bakat secara baik, itu adalah awal dari tangga menuju kesuksesan diri. Allah SWT, telah menganugerahkan manusia potensi utk meraih ilmu. Memberikan manusia " Akal ", yang dapat membedakan mana baik, mana buruk. Dengan kemampuan akal inilah manusia berbeda dari makhluk lainnya. Dengan kemampuan ilmu dan akal yang di miliki manusia inilah, mengundang para Malaikat sujud kepada leluhur kita Adam As.,inilah ia penghormatan atas aktualisasi manusia itu. Tapi jangan salah dan bangga, akan akal dan ilmu yang diberikan Allah pada kita itu. Kita harus ingat bahwa disamping kekuatan ilmu, ada yang harus di miliki oleh manusia ,yaitu " kekuatan Iman ". Karena Ilmu tanpa Iman adalah " Pincang " Agama sangat di butuhkan dalam hidup, karena tanpa agama, manusia akan binasa. Tanpa Ilmu, manusia akan buta, Tanpa Iman manusia akan sengsara, tanpa Ukhuwah manusia akan tersiksa." Iman di dada ,itulah kekuatan penerang hidup kita, tak obahnya lampu senter yg menerangi kita dikegelapan malam, di tengah hutan belantara yang diam tak bergeming, sepi, yang terdengar hanya suara jengkrik, dan daungan binatang buas. Tanpa Iman, bagaikan si buta yang berjalan meraba2 kesana kemari , tanpa Ilmupun tak obahnya si pincang yang berjalan memakai tongkat. Ia berjalan tanpa kekuatan yang berasal dari dalam kesempurnaan tubuhnya, ini semua disebabkan oleh kepincangannya, karen tak memiliki tubuh yang sempurna. Begitupun Insan, bila dirinya tak sempurna, tidak memiliki kedua kekuatan " ILMU DAN IMAN ", maka jadilah ia goyang kesana kemari, bak nyiur di tepi pantai, di goncang kearah barat,..ia turut, di goncang kearah timur, ia pun ikut. ILMU DAN IMAN , adalah hiasan kalbu, yang dapat menselaraskan manusia, antara kehidupan dunia dan akhiratnya, keduanya sangat di butuhkan untuk menggapai nilai-nilai yang terkandung dalam makna " Idil Fitri " ini. Kita beridil Fitri, maknanya, kita kembali kepada kesucian. Suci adalah gabungan dari INDAH, BENAR, DAN BAIK , mencari yang benar, menciptakan ilmu, berbuat yang baik, membuahkan etika, dan mengekspresikan yang indah melahirkan seni. Merasakan kehadiran Yang Maha Suci, dan upaya berhubungan denganNya, dan meneladaniNya, adalah puncak keberagamawaan. Dengan demikian, maka beridul fitri, membuat kita kembali menjadi makhluk yang Ilmuwan, Budiman, sekaligus Seniman, tetapi juga menuntut kita utk menghadirkan Allah dalam setiap gerak langkah aktifitas yang kita jalani dalam hidup dan kehidupan yang penuh cobaan, tantangan, godaan, keluh kesah, ketenangan, dan segala macam asa yang terasa.. Apabila Fitrah (kesucian ), telah menghiasi jiwa seseorang, maka ia akan merasa berani, walau sendirian, ramai , walau tanpa kawan, dan kaya, walau hampa tangan. Ia akan menjadi seorang yang Arif, bijaksana, bebas dari ikatan raganya. Dalam dirinya terdapat sesuatu yang tersembunyi, dari dirinya lahir karya yang nyata. Ia selalu gembira dan banyak senyum .Ia tidak mengintip2 kelemahan orang lain, apalagi mencari-cari kesalahannya. Ia tidak gampang marah, ataupun tersinggung, karena dalam dirinya diliputi oleh rahmat dan kasih sayang, yang selalu membaluti jiwanya, membungkus dirinya yang telanjang, dengan pakaian ketaqwaan. Karena Iman itu telanjang, dan pakaiannya adalah "KETAQWAAN ". Ia tidak cepat marah, meski melihat kemungkaran sekalipun, apalagi bila kemungkaran itu berasal dari Muslimin yang gamang dan tak tahu, mana yang benar-mana yang salah. Ia akan mencoba menasehati berkali-kali. Rasulullah bersabda : � Barang siapa melihat kemungkaran hendaklah dirubahnya dengan tangannya, bila tak bisa dengan lidahnya, bila tak juga bisa dengan hatinya, dengan hati itulah selemah-lemah iman .� Allah berfirman : � Kamu adalah sebaik-baik Ummat yang dikeluarkan untuk sekalian manusia ( dengan syarat ), kamu menyuruh yang ma�ruf mencegah kemungkaran � Namun ia akan bersikap tegas terhadap orang kafir dan Munafik yang merusak Islam dari dalam. Ia islam, tapi perusak agama islam itu dari dalam, itulah ia ciri-ciri khas orang Munafik, musuh dalam selimut, tempat munafik ini sesuai dengan firman Allah ditempatkan dineraka yang paling dalam. Allah berfirman : Wahai nabi berjihadlah terhadap orang kafir dan Munafik, dan bersikap tegas lah pada mereka �. Ia akan selalu berusaha dgn lidahnya mencoba menasehati ,dan merobah kemungkaran itu, ataupun dengan hatinya yang penuh kelembutan itu. Karena ia tahu " Muhammad Rasulullah,orang-orang yang bersamanya,keras terhadap orang kafir, kasih sayang sesama mereka( kaum muslimin)�.sifat-sifat mereka bagaikan tanaman yang mengeluarkan tunasnya , maka dengan tunas tersebut, menjadikan tanaman itu kuat dan kokoh, maka besarlah ia dengan tegak lurus, diatas pokoknya,tanaman itu menyenangkan hati penanam2nya�( Q.S Al Fath 29 ). Bila mengajak kepada kebaikan, maka ia menyerunya dengan lemah lembut, penuh kasih sayang dan cinta. Karena ia tahu , " maka hanya dengan rahmat Allahlah, kamu bersikap lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras, lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dan lari dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohon ampunkanlah bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang2 yang bertawakkal ". (Q.S Al Imraan 159), juga FirmanNya, maka "bermujaadalahlah ( bertukar pendapatlah ) pada mereka dengan Mujadalah yang baik." Ibnu Sina dalam bukunya " Al 'Isyaaraat wattanbiihaat",mengatakan,: Bila ia mengajak kebaikan maka ia mengajaknya dengan penuh kelembutan ,tanpa kekerasan, tidak pula dgn kecaman dan ejekan yang dapat melukai hati. Ia akan menjadi pemberani,betapa tidak�kematian baginya adalah menjadi pertemuan dgn Allah, kekasihnya. Ia akan menjadi Dermawan,..betapa tidak..,cintanya kepada Allah telah mengikis habis cintanya kepada benda. Ia tidak akan mendendam,..betapa tidak..karena tidak ada lagi tempat bagi ingatannya kecuali kepada Allah, ia akan menjadi pemaaf..sebab dadanya semakin lapang, sehingga mampu menampung semua kesalahan orang2 yang telah melukai hatinya,. bagaikan kristal itu. Fitrah juga berarti : " kembali keasal kejadian ", kita tahu, bahwa manusia di ciptakan dari tanah, setetes air mani. Dengan mengingat asal kejadian kita yang berasal dari tanah, dan air mani itu, maka sadarlah kita, bahwa kita adalah makhluk yang tidak ada arti apa-apanya sama sekali, bila di bandingkan dengan segala Ciptaan Allah yang ada di permukaan bumi ini. Demikianlah dulu tulisan sederhana, semoga berarti bagi diri saya pribadi , sahabat , keluarga, dan kaum muslimin muslimat sekalian. Perbanyak maaf,..kalau ada kata2 yang benar ,jelas datangnya dari Allah, bila salah, pasti datangnya dari saya pribadi. Jangan sedih bila di malam hari rembulan menghilangkan dirinya, karena kita yakin esok akan ada sinar mentari yg menerangi jagad raya ini.Jangan sedih dan gundah, akan kehilangan sesuatu, karena kita yakin esok akan ada gantinya lebih baik lagi, yang akan diberikan oleh Allah SWT. (Rahima-Kairo)****** punten panjang...... salam hendra ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/0EHolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

