Ti milis tatangga...sugan aya faedahna...
Rgl ----- Original Message ----- From: "anti war" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, December 03, 2004 1:17 PM Subject: [Sabili] EROPA MENUJU ISLAM > > EROPA MENUJU ISLAM > > Dr. H Terry Sriwana Msc tak menyangka bakal jadi 'mubaligh' di Negeri Kincir > Angin. Semua berawal dari kejengkelannya pada pandangan miring para > tetangganya mengenai Islam. "Bagi mereka, Islam adalah agama yang kejam, > mengajarkan kekerasan, dan tidak menghargai wanita," ujarnya dalam diskusi > dan pemutaran film Eropa Menuju Islam di Bandung, Ahad (26/11). > > Maka, mantan ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) cabang > Belanda ini pun menekuni jalan dakwah. Ia mempunyai jurus sakti sebagai > 'mubaligh', yaitu penalaran logika. Masyarakat Belanda tidak mengenal sifat > kekeluargaan seperti yang ada di Indonesia. Demikian juga dengan akhlak dan > moral. Di sana tidak ada pendidikan moral dan akhlak seperti yang diatur > dalam Islam. > > "Di sana tidak perlu berdakwah menggunakan ayat-ayat suci Alquran. Saya > menggunakan logika, karena yang diserang mereka adalah logika," tuturnya. > Hingga akhirnya beberapa orang tertarik untuk mempelajari Islam. Dia > berusaha meluruskan persepsi salah mereka tentang Islam. > > "Saat saya tinggal untuk kembali ke Indonesia tahun 1998, ada 40 keluarga > Muslim yang ada di bawah bimbingan saya, sekarang berdasarkan informasi > sudah ada 80 keluarga," tambahnya lagi. > > Ada beberapa hal lagi yang menggembirakannya. Di Eropa, kini ada sekitar 40 > gereja yang fungsinya kini berubah menjadi masjid. Hal ini juga dapat > dilihat dari semakin banyaknya pusat-pusat kegiatan Islam (Islamic Center) > yang terang-terangan melakukan kegiatan keislaman. Indikator lainnya adalah > semakin banyak buku-buku Islam yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, > termasuk Alquran. > > Yang mengejutkan adalah perkembangan Islam yang meningkat drastis. > Berdasarkan berbagai data yang diperolehnya, rata-rata pertumbuhan mualaf di > sana sebanyak 10 persen per tahun. Saat ini, dalam dua bulan rata-rata ada > satu orang yang disyahadatkan. > > Pendapatnya didukung Sekjen Arimatea, Drs Diki Candra. Dalam kesempatan > yang sama, ia menyatakan mayoritas dari mereka memeluk Islam lewat > perkawinan dan 60 persen dari mereka menjadi Muslim yang taat. "Ini berarti > ada enam orang mualaf dalam satu masjid," ujarnya. > > Sejak Tragedi 11 September, Islam di Eropa tumbuh dengan subur. Serangan > dan opini buruk yang ditebarkan Amerika Serikat terhadap Islam justru > menarik minat warga Eropa untuk mempelajarinya. > > Sementara di Amerika Serikat, menurut Guru Besar Institut Agama Islam Negeri > (IAIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Dr H Juhaya S Pradja MA, > perkembangannya tidak sama dengan Eropa. "Di sana perkembangan Islam masih > menjadi hal baru," tuturnya. > > Meski begitu, peningkatan jumlah mualaf di AS juga tidak bisa diremehkan. > Setiap tahun, jumlah Muslim baru di Negeri Paman Sam ini meningkat sebanyak > 2,5 persen. Sebuah penelitian bahkan memprediksikan jumlah Muslim di AS > tahun 2005 akan melebihi jumlah umat Yahudi di sana. "Kini jumlah mereka > sebanyak 8 juta orang," ujar Juhaya. > > Sementara itu, dirinya juga menyebutkan angka fantastis yang diperoleh dalam > kemajuan Islam di Amerika Serikat. Setelah perang Teluk di Irak, terdapat > 4.000 hingga 5.000 tentara Amerika yang masuk Islam. Ia meyakini hidayah > Allah masuk lewat pintu mana saja. > > Lantas, bagaimana dengan kondisi umat Islam di Indonesia sekarang ini? > Terry melihat, secara aktualitas, kecenderungan kesadaran terhadap > menjalankan kewajiban umat, terutama di kalangan generasi muda sebagai > prospek yang bagus karena mereka bukan hanya ditunjang pengetahuan tapi juga > praktik. "Implementasi terhadap ajaran Islam lebih baik daripada 20 tahun > yang lalu," ujar pria yang selama delapan tahun bermukim di Belanda ini. > > Hal ini berdampak pada lebih konsekuen dan konsistennya mereka terhadap > nilai-nilai Islam. Di samping pengupasan masalah Islam tidak dilakukan dari > satu sisi melainkan dari banyak sisi. "Islam ditampilkan sebagai agama yang > familiar, sejuk, dan jauh dari sifat-sifat radikalisme," ujar peneliti tamu > i Universita Utrecht Belanda ini. > > Ia menghargai acara yang digagas umat Muslim Bandung ini. "Dengan begini, > kita dapat melakukan alih transportasi informasi dan pengembangan informasi > sehingga kita dapat mengetahui keadaan yang sebenarnya. Yang kita tahu, > dominasi informasi sering tidak objektif di tingkat-tingkat internasional, > bahkan nasional," ujarnya. > > Dengan demikian, dirinya berharap perkembangan Islam di berbagai belahan > dunia dapat diinformasikan secara seimbang. "Di sini pemeluk Islam semakin > mantap dan di belahan dunia lain semakin berkembang. Saya yakin Islam akan > semakin bercahaya," imbuhnya. nie > Republika, Dialog Jumat (3 Desember 2004) > > _________________________________________________________________ > FREE pop-up blocking with the new MSN Toolbar - get it now! > http://toolbar.msn.click-url.com/go/onm00200415ave/direct/01/ > > > > > Kunjungilah www.swaramuslim.net untuk mengetahui berita-berita serta artikel-artikel terbaru tentang Islam > > Untuk subscribe ke milis sabili kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] > Untuk unsubscribe dari milis sabili kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/0EHolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

