Puguh kuring oge reueus ku si Ofik teh Kang, kulantaran manehna teh 
juara Olimpiade nu mimiti ti urang Pribumi jeung Islam, da biasana 
mah nu sararipit wae. Punten ah sanes racist. 

Ngan aya teu pikaresepeunana teh, si Ujang teh temparemental pisan, 
gampang ambek!

Baktos,
WALUYA

--- In [EMAIL PROTECTED], mh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> baraya tah geuning aya us anu nyongcolang teh. si kang
> ofik urang panagelengan bisa jadi JAWARA LIMA KALI
> BERUNTUN dina turamen indonesia terbuka. 
> 
> salam,
> mh
> ======
> JP. Senin, 20 Des 2004,
> 
> Taufik Rebut Lima Gelar Beruntun
> 
> JAKARTA - Penampilan Taufik Hidayat benar-benar luar
> biasa. Lewat permainan gemilang, pebulu tangkis
> nasional itu akhirnya berhasil menyabet gelar juara
> tunggal pria dalam turnamen bintang lima, Indonesia
> Terbuka, di Stadion Tenis Indoor, Senayan, Jakarta,
> kemarin sore.
> 
> Ambisi peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu
> mengejar rekor seniornya, Ardy B. Wiranata, yang enam
> kali menjadi juara tunggal pria di Indonesia Terbuka,
> tinggal selangkah lagi.
> 
> Pacar artis Deswita Maharani itu kini telah merengkuh
> gelar kelima. Hebatnya lagi, gelar juara tersebut
> diraih secara beruntun sejak 1999 hingga tahun ini.
> 
> Dalam laga final turnamen berhadiah total USD 170 ribu
> (sekitar Rp 1,5 miliar) itu, atlet asal Pengalengan,
> Bandung, tersebut mengalahkan pebulu tangkis dari
> China, Chen Hong. Itu kemenangan ketiganya secara
> beruntun (hat-trick) atas lawan yang sama di partai
> final Indonesia Terbuka.
> 
> Sebagaimana dua final sebelumnya, kemarin Taufik juga
> memenangi partai pamungkas dengan dua set langsung.
> Dia menyudahi perlawanan Chen Hong 15-10, 15-11. Pada
> pertemuan final pertama dua tahun lalu di Surabaya,
> Taufik unggul 15-12, 15-12. Lalu, pada turnamen di
> Batam tahun lalu, dia mengandaskan Chen Hong
> 15-9-15-9.
> 
> Alhasil, selama enam kali pertemuan mereka, Taufik
> selalu unggul atas Chen Hong. Selain tiga kali bertemu
> di Indonesia Terbuka, mereka pernah berjumpa di Brunei
> Terbuka 1998, perempat final All England, dan Malaysia
> Terbuka 2000.
> 
> Apa kata Taufik atas kemenangannya itu? "Saya bangga
> bisa juara lima kali berturut-turut. Terima kasih
> kepada penonton dan keluarga yang terus mendukung
> sejak hari pertama," katanya saat didaulat
> menyampaikan sambutan seusai pengalungan medali dan
> cek hadiah senilai USD 13.600 (sekitar Rp 127 juta).
> 
> Terganggu Penonton
> Ketika diwawancarai, Chen menolak dikatakan dirinya
> sulit mengatasi permainan Taufik. Unggulan ketiga itu
> justru mengaku kesulitan mengembangkan permainan
> karena terganggu oleh riuhnya lima ribu penonton yang
> menyaksikan langsung laga final kemarin. "Saya kalah
> karena dukungan penonton yang luar biasa kepada dia
> (Taufik, Red)," kilahnya.
> 
> Taufik dan Chen Hong sempat saling kejar poin pada set
> pertama. Chen Hong mengawali pertandingan dengan baik
> saat unggul 3-1. Lalu, Taufik menyamakan 3-3 sebelum
> memimpin 8-5. Tetapi, Chen balik unggul 10-8. Tak lama
> kemudian, Taufik menyamakan kedudukan 10-10 melalui
> smash keras dan unggul 11-10 dengan cara sama. Setelah
> itu, Taufik tidak terbendung dengan sokongan penonton.
> 
> Pada set kedua, Taufik langsung unggul 4-0, 6-3, dan
> 9-6. Karena berada di atas angin, dia lantas beberapa
> kali lengah. Itu memberi kesempatan lawan
> mengembangkan permainan. Chen Hong pun menyamakan
> kedudukan saat smash Taufik keluar. Skor jadi 11-11.
> 
> Untungnya, Taufik yang menjadi unggulan keempat
> kembali tampil dengan pola permainan semula yang terus
> menekan. Puncaknya, smash Taufik tidak bisa
> dikembalikan Chen Hong dengan sempurna karena shuttle
> cock menyangkut di net. Pertandingan berakhir 15-11.
> 
> "Usai mengalahkan Lin Dan (di semifinal) dan bertemu
> Chen Hong lagi, saya sudah optimistis dapat meraih
> gelar. Sebab, sudah lima kali bertemu, saya selalu
> menang. Jadi, saya sudah tahu yang harus dilakukan,"
> aku Taufik. "Tapi, saya sempat lengah, sehingga bisa
> terkejar pada set kedua. Biasa-lah, karena ingin cepat
> selesai."
> 
> Sukses Ganda
> Selain di nomor tunggal pria, Indonesia merebut gelar
> juara ganda pria. Pasangan Alven Yulianto/Luluk
> Hadiyanto di final kemarin menjungkalkan unggulan
> kedua Fu Haifeng/Cai Yun dengan straight set 15-10,
> 15-11. Ini gelar pertama mereka di turnamen tersebut.
> 
> Sedangkan China memborong tiga gelar lainnya, yakni di
> tunggal wanita, ganda wanita, dan ganda campuran. Di
> tunggal wanita, Xi Xingfang menumbangkan pemain muda
> asal Jepang, Eriko Hireso, straight set 11-8, 11-0. Di
> nomor ganda wanita, unggulan pertama Yang Wei/Zhang
> Wein (China) mengalahkan unggulan ketiga, pasangan
> Zhang Dan/Zhang Yawen, 15-10, 15-5. (dio/roq)
> 
> 
> 
> =====
> bibit: http://free.angeltowns.com/studio579/
> hanca: http://www.geocities.com/hasangarut/
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke