Baraya sadaya, ieu aya artiekl meunang 'ngopi' ti koran republika
online. Mangga, nyanggakeun;

//begin of file//

Daun Dewa
Pembersih Kutil

Laporan : wed

''Saya tahu soal manfaat daun dewa. Saya memakai umbinya untuk
mengobati istri saya yang kena kanker payudara. Saya bersyukur, istri
saya pun akhirnya sembuh,'' kata Soemarsono, penduduk Pondok Gede,
Bekasi mengenai pengobatan kanker dengan memanfaatkan khasiat tumbuhan
alam.

Ketika menyampaikan informasi ini beberapa waktu lalu, ia mengatakan
bahwa istrinya ini sudah pernah dioperasi namun tak juga kunjung
sembuh. Akhirnya setelah mendengar bahwa umbi daun dewa mampu
mengatasi kanker, ia pun mulai meracik sendiri ramuan dari umbi
tersebut untuk istrinya.

Daun dewa (Gynura divaricata, Gynura segetum (Lour) Merr, atau Gynura
pseudochina) cukup lama dikenal sebagai tanaman antikanker. Di
beberapa daerah daun dewa dikenal dengan nama beluntas cina, atau
samsit. Menurut penelitian dari Fakultas Farmasi UGM dan Badan Tenaga
Nuklir Nasional (BATAN), secara laboratoris ekstrak etanol daun dewa
mampu menghambat pertumbuhan tumor paru pada mencit (tikus putih
kecil). Ekstrak ini juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Pada beberapa tulisannya mengenai tumbuhan berkhasiat obat Indonesia
Prof HM Hembing Wijayakusuma menyampaikan bahwa daun dewa memiliki
banyak khasiat. Manfaat itu berasal dari daun dan umbinya. Daunnya
berkhasiat untuk mengobati luka terpukul, melancarkan sirkulasi darah,
menghentikan pendarahan, pembengkakan payudara, melancarkan haid, dan
lain-lain. Sementara umbinya berkhasiat untuk mengatasi bekuan darah
pembengkakan, pendarahan, tulang patah, dan lain-lain.

Daun dewa tergolong tumbuhan semak yang subur pada ketinggian 0-1.000
meter di atas permukaan laut. Tinggi tumbuhan ini bisa mencapai 50 cm.
Daunnya tunggal bertangkai pendek berbentuk bundar telur berujung
lancip. Kedua permukaan daunnya berambut dengan warna putih. Warna
permukaan daun di bagian atas hijau tua, sedangkan di bawahnya
berwarna hijau muda. Bunganya terletak di bagian ujung batang,
berwarna kuning berbentuk bonggol.

Efek farmakologis daun dewa adalah antikoagulan (koagulan=zat yang
mempermudah dan mempercepat pembekuan darah), mencairkan bekuan darah,
stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, dan
membersihkan racun. Daun dewa mengandung zat saponin, minyak atsiri,
flavonoid, dan tanin. Efek farmakologis didapatkan dari seluruh
tanaman.

Dalam buku Kebun Tanaman Obat Karyasari disebutkan bahwa daun dewa
juga bisa mengatasi kejang pada anak dan beberapa jenis pendarahan.
Untuk mengatasi luka terpukul, tak datang haid, pendarahan pada
wanita, pembengkakan payudara, batuk, dan muntah darah seluruh tanaman
daun dewa ditumbuk, atau direbus, lalu airnya diminum. Bila anak-anak
mengalami kejang beri minum air dari satu batang daun dewa.

Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor.
Untuk kutil haluskan daun dan ditempelkan pada bagian yang sakit dan
biarkan hingga keesokkan harinya. Untuk mengatasi tumor, silakan makan
daun dewa sebagai lalap. Untuk kanker buatlah ramuan dari 30 gram daun
dewa segar, 20 gram temu putih, 30 gram jombang yang direbus dengan
600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum.

Bagian umbi bisa dimanfaatkan untuk pengobatan luka terpukul, masuk
angin, digigit ular, dan menghilangkan bekuan darah, serta mengobati
stroke. Untuk luka luar, haluskan umbi, lalu tempelkan pada bagian
yang sakit. Sedangkan untuk pengobatan dalam, umbinya ditumbuk halus
dan ditambah air. Air perasannya diminum setiap sore hari.

//end of file//

NB:
Nuhunkeun koreksina bilih aya tulisan sim kuring anu lepat
(Please, correct me if i'm wrong)
-- 
Best Regard,
DURACHMAN (mailto:[EMAIL PROTECTED])
http://www.geocities.com/dur74/
http://sg.briefcase.yahoo.com/dur74



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke