Aduuh kade atuh para relawan !

LSSP
--- tia kecil <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Mangga, aya masukan ti milis sabeulah.....
> 
> Note: forwarded message attached.
> 
>               
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
>  Yahoo! Mail - You care about security. So do we.

> ATTACHMENT part 2 message/rfc822 
> To: [EMAIL PROTECTED]
> From: Santi R <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Tue, 4 Jan 2005 02:50:27 -0800 (PST)
> Subject: [SahabatMuseum] Fwd:Himbauan Untuk Waspada Kepada Para Relawan ke
> Aceh
> 
> Himbauan Untuk Waspada Kepada Para Relawan ke Aceh
> 
> Info yang reliable & sangat logis persiapan utk para relawan.
> 
> Informasi dari seorang relawan (berprofesi sbg dokter di Denpasar/RS
> Sanglah) dan team-nya untuk diperhatikan bagi mereka yang terjun sbg
> relawan di Aceh/Sumut:
> Date:        Fri, 31 Dec 2004 07:33:21 -0800 (PST)
> 
> Dear Sahabats,
> 
> Ternyata apa yang ditengarai tentang penyebaran penyakit menular sudah
> terjadi di Aceh.
> Tim relawan dari Bali yang gue pantau semalam suntuk, melaporkan adanya
> kasus pembusukan jari tangan 2 orang relawan warga aceh, dengan pembentukan
> gas pada luka tersebut. Hal ini terjadi akibat kontaminasi dari mayat saat
> melakukan evakuasi jenazah kemarin 30/12-04 malam di Sigli.
> Sejawat di bagian bedah terpaksa melakukan amputasi sampai pergelangan
> tangan pada Muh Chaerudin (24) dan Usman Yacobi (21), karena kedua relawan
> asal Langsa (?) tersebut, sudah demam hebat menggigil (>39 drjt C) bahkan
> Usman sempat kejang2. Penduduk sekitar tidak mengenal kedua orang tersebut
> dan tadi siang keduanya raib entah kemana.
> Isunya simpang siur, ada yang mengatakan mereka anggota GSA, tapi mrk
> membawa KTP merah putih yang sayangnya nggak sempat diperiksa (boro2 mau
> meriksa KTP, untuk makan aja tentaranya bingung; lagipula kasihan mereka
> tetap saudara kita yang telah berkorban untuk membantu sesama)
> Kemungkinan mereka terkena infeksi bakteri Clostridium perfringens (BUKAN
> HERPES; Virus herpes tidak menempati jaringan yang membusuk dan sangat
> jarang fatal). Menurut penduduk setempat sejak 2 hari kedua orang itu
> mengangkat mayat2 dari halaman sekitar RS Kab; mayat2 tersebut telah
> meleleh).
> 
> Untuk itu mohon disebarkan pada instansi2 yang terkait yang
> menerima/merekrut para relawan, yang membuka posko dan untuk para calon
> relawan itu sendiri, khususnya yang mengangkut mayat; beberapa saran dari
> tim kami yaitu :
> 1.           Siapkan Spiritual, fisik dan mental. Yakinkan anda benar2 mau
> melakukan ini demi menolong dan beramal kepada sesama manusia. Sudah ada 32
> relawan "swasta" asal Sumbar dan Sulsel yang pulang kembali karena muntah2
> dan kesurupan. Katanya karena diganggu roh2 korban bencana.
> 
> 2.           Perlengkapan utama selain keperluan untuk survival (senter,
> pisau,
> korek gas, jas hujan) ialah MASKER, dan seperti kasus SARS usahakan masker
> standar minimal W.H.O (tipe N-95), Bukan masker kamar operasi (apalagi
> saputangan yang dilipat seperti yang ada sekarang, bukan juga masker
> penggergajian kayu yang ada filternya tapi tidak efektif untuk menyaring
> kuman di udara).
> Selain itu bila akan mengevakuasi mayat, pakailah corpses gloves seperti
> standar petugas kamar mayat. Bukan menggunakan handschoen karet tipis
> (gammex) yang mudah robek, yang mestinya dipakai untuk menangani pasien
> hidup di RS.
> 
> 3.           Pakailah topi untuk mencegah cipratan cairan tubuh dari tubuh
> mayat, yang lengket dan dapat melekat pada rambut anda dan kemudian meleleh
> ke makanan saat anda makan. Beberapa relawan telah kena diare yang
> ditengarai disebabkan kuman2 Clostridia melalui jalan tersebut diatas.
> 
> 4.Cucilah tangan anda sebelum dan sesudah mengangkat 1 mayat. Boros? Memang
> tapi kita tak ingin ada lagi para relawan yang jadi korban diare atau
> pnyakit fatal. Gunakan sabun antiseptik seperti Lifebuoy, Nuovo atau apapun
> namanya. Cucitangan selama 5 menit. Lebih baik lagi jika ada sikat pencuci
> tangan seperti dikamar operasi (HIBISCRUB BRUSH) untuk menyikat bagian2
> lipatan kulit, daerah yang sulit terjangkau dan kuku. Usahakan sabun
> antiseptik cair.
> 
> 5.Betadine kecil, alkohol 70 %, plester/bandaid, kasa gulung, Daryanttulle,
> gunting kecil, mata pisau bedah / scalpel - bisa dibeli di Apotik2- dan
> tali hendaknya selalu tersedia disamping air bersih pada veldples, sedikit
> gula dan garam, dan air mineral atau supplement elektrolit (Pocari Sweat)
> karena uap garam dari laut yang bercampur bau mayat merupakan racun yang
> membuat kita banyak kencing dan kehilangan cairan dan elektrolit. Jangan
> pernah meminum energy drink supplement yang dapat membuat anda tidak cukup
> tidur dan pada akhirnya menurunkan daya tahan dan energi anda. Segeralah
> tidur pada waktunya. Bersikaplah dewasa dan bertanggung jawab dalam
> mengemban
> amanah rakyat Indonesia yang ada pada pundak anda.
> 
> 6. Pakai celana katun bukan jeans (berat jika kena air dan lumpur) maupun
> bahan parasut (membuat sirkulasi panas tubuh dan aliran keringat tidak
> baik) saat anda mengangkut mayat. Pakailah sepatu dan kaus kaki. Jangan
> enggan karena takut becek jika masuk ke lumpur, rawa dan kubangan air.
> Beberapa penduduk di Meulaboh telah terkena gigitan ular akibat masuk ke
> rawa-rawa untuk mengambil mayat tetapi tanpa alas kaki. Gigitan
> pacet/lintah jarang di daerah pantai (tapi harus waspada toooohhhhh). Cuci
> kaki dan jemur sepatu dan pakaian anda setiap hari. Membawa lebih dari 2
> pasang sepatu adalah
> hal yang baik. Tidak harus sepatu boot (kalau ada sih mantaaap), yang
> penting
> tertutup.
> 
> 7, Jika anda luka segera dicuci dengan air mineral dan sabun antiseptik,
> disikat dan segera lapor pada pimpinan rombongan dan dokter anda. Jika luka
> itu sampai mengeluarkan darah (bukan lecet), lebih baik anda menunda kerja
> sampai luka itu kering.
> 
> 8. Jangan gunakan tissue anti nyamuk (mosquito repelllent) yang dapat
> menyebabkan abrasi kulit. Kalau terpaksa sekali gunakan obat nyamuk
> semprot/bakar, tentu dengan tetap menjaga agar asapnya tidak mengganggu
> saluran nafas. Di Kab Pidie sudah dilaporkan adanya kasus Malaria.
> 
> 9.           Minum obat pencegahan Malaria yaitu Chloroquine (Nama Dagang =
> Nivaquine/ Malarex/ Resochin) 2 tablet / minggu atau jika tidak alergi
> sulfa minum Fansidar (= Sulfadoxin-Pirimetamine)    1 tablet perminggu.
> Obat2 itu diminum sejak sebelum keberangkatan, kalau bisa 1 minggu
> sebelumnya, diminum selama didaerah itu dan sampai 1 bulan sejak pulang.
> Jika diduga terkena serangan malaria, gejala TRIAS yang beturut-turut =
> Menggigil ==>Demam==>Banyak berkeringat, segera konsultasi pada dokter
> anda.
> Jika belum sempat bertemu dokter minum 4 tablet Chloroquine pada hari I, 2
> tab pada hari ke II dan 2 tab pada hari ke III. Kurang lebih 1/2 jam
> sebelumnya minumlah paracetamol/Panadol dan Metoclopramide/Primperan 1
> tablet.
> 
> 10.   Bawalah Obat2an pribadi seperti Amoksisilin, tetrasiklin, oralit,
> bactrim,bisolvon,benadryl, obat semprot asma dsb, agar anda tidak
> merepotkan
> anggota tim lainnya. Toh obat itu bisa dipakai oleh saudara2 kita korban
> bencana disana.
> 
> Demikian yang bisa saya sampaikan. Mohon Maaf jika ada kekurangan. Mohon
> agar teman2 / Bapak Budi Aditya, Yoyok, Said, Tammy, yang punya akses ke
> Institusi/lembaga perekrutan tenaga relawan, misalnya MEDIA INDONESIA
> GROUP, atau media elektronik (RCTI,TransTV atau SCTV) atau mempunyai
> website pribadi atau apa saja termasuk memforward email ini untuk
> menyebarkan informasi ini, karena saya tidak punya akses untuk itu.
> Disini saya lampirkan juga petikan dari Jurnal Textbook kedokteran
> Harrison's Principles of Internal Medicine tentang infeksi Clostridium
> Perfringens yang hobbinya berkubang di Mayat/Jaringan/Makanan busuk.
> Perjuangan masih panjang, apalagi mengingat baru 4000-an mayat yg telah
> terkubur dari krglbh 85.000 yg meninggal.
> Ini sekaligus masukan kepada para Dermawan untuk membantu pembelian
> obat2an
> khususnya antibiotika injeksi seperti ampicilline, Cefotaxime, cairan
> infus,
> alkohol, betadine dan kassa (Gaas), disamping makanan siapsantap.
> 
> 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com 



                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Yahoo! Mail - 250MB free storage. Do more. Manage less. 
http://info.mail.yahoo.com/mail_250


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke