keur karareuheul teh, der aya deui ieu. Warga Asing Minta Anak Aceh Peragakan Cara Doa Aneh
http://www.kapanlagi.com/h/0000052738.html Kapanlagi.com - Dua wartawan asing, fotografer dan reporter sebuah tabloit, meminta seorang anak Aceh untuk memperagakan cara berdoa yang tidak biasa dilakukan umat Islam dengan membelakangi Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh. Kedua orang tersebut adalah Antonio dan Miguel masing-masing sebagai reporter dan fotograper dari majalah olahraga Record, Portugal, meminta anak Aceh itu berdoa membelakangi masjid dan dengan cara aneh pada hari Kamis (24/2). Martunis (11 tahun), korban selamat dari gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakkan sebagian wilayah Nanggroe Aceh Darussalam dan menelan korban 200 ribu jiwa tewas atau hilang, diminta oleh Antonio dan Miguel untuk duduk bersimpuh membelakangi masjid raya itu dan merapatkan kedua tangannya sambil menatap ke depan. Miguel mengambil beberapa gambar Martunis, yang memakai kaos bergambarkan bendera Portugal. Martunis bersimpuh dan merapatkan kedua telapak tangannya di depan dadanya layaknya seperti orang menyembah. Martunis melakukan beberapa kali peragaan lainnya antara lain seperti bersedekap. Tetapi sejumlah muslimin yang keluar dari masjid raya melihat kejadian itu, di antaranya beberapa orang dari dewan masjid di Jakarta dan menegur kedua orang asing asal Portugal itu agar tidak melanjutkan perbuatan mereka dengan menyuruh anak tersebut memperagakan cara berdoa di luar ajaran Islam. Kedua orang asing itu, yang didampingi seorang penerjemah, dengan cepat mengubah cara berdoa tadi, tetapi tetap dalam posisi membelakangi masjid raya atau menghadap menara masjid. Martunis kemudian mengubahnya seperti doa seorang Muslim tetapi membelakangi masjid ke arah matahari terbit. Beberapa orang menanyai asal negara kedua orang asing itu dan dijawab oleh salah seorang di antara keduanya, yang memotret Martunis bernama Miguel dan temannya Antonio. Miguel mengaku dia fotograper tabloid Record, sedang Antonio reporter tabloid itu. Orang-orang bertambah banyak dan akhirnya kedua orang asing itu keluar dari area masjid dengan tergopoh-gopoh. Martunis adalah salah seorang korban selamat dari gempa bumi dan tsunami dan dia diketemukan dalam berpakaian kaos bertuliskan tim nasional Portugal. Ia mengaku tidak makan selama 21 hari setelah diombang-ambingkan gelombang tsunami, dan diketemukan dalam keadaan lemah. Martunis, yang kini tinggal bersama ayah dan neneknya di Banda Aceh, memiliki nama yang tidak biasa dipakai oleh umumnya anak-anak Aceh yang nama mereka umumnya Islami. Ketua harian pelaksana Masjid Raya Baiturrahman H.Sanusi mengatakan sebelumnya bahwa ada upaya-upaya untuk memurtadkan anak-anak Aceh oleh orang-orang asing seperti terjadi di kawasan bandar udara Iskandar Muda, Pulau Nasi dekat Pulau Weh dan di lain-lain tempat. "Saya mendapatkan informasi tentang upaya pemurtadan di kawasan bandar udara Blang Bintang (Iskandar Muda) dan Pulau Nasi," katanya. Teungku (ulama) Prof. Dr. Muslim Ibrahim, ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU/MUI) NAD, menegaskan tidak boleh terjadi pemurtadan anak-anak Aceh. Sementara itu di desa Durung, Aceh Besar, anak-anak pengungsi menggambar rumah-rumah dengan simbol-simbol agama lain di samping atau di depannya. Mujirun, salah seorang relawan memperlihatkan gambar-gambar tersebut yang diambil dari kamp pengungsi di desa Durung di bawah perbukitan. Di beberapa tempat seperti di Mibo, sejumlah anak pengungsi juga sudah pintar menyanyikan lagu-lagu keagamaan di luar Islam. Penduduk di sana meminta kepada relawan muslim agar membimbing anak-anak Aceh untuk belajar agama Islam dengan sungguh-sungguh, kata Ilyas, salah seorang warga. Dengan belajar agama Islam, maka usaha-usaha pihak-pihak tertentu tidak bisa menggeserkan budaya Aceh yang serba Islami. Orang-orang asing non-muslim dinilai telah mendompleng misi kemanusiaan dari LSM tertentu untuk menjalankan misi keagamaan. "Semua orang Aceh asli beragama Islam. Jangan sampai ada pihak-pihak asing memurtadkan anak-anak Aceh," kata Muslim Ibrahim. (*/dar) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

