ati2 tah ka urang jakarta...
biasana sok jadi kanyataan ari amerika nu ngaluarkeuanana mah...
 
Panzi
 
----- Original Message -----
logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 12 Maret 2005 NASIONAL
Line

AS Peringatkan Ancaman Bom di Mangga Dua

JAKARTA - Kedutaan Besar AS di Jakarta Jumat kemarin mengeluarkan peringatan tentang ''ancaman kemungkinan serangan bom'' di pusat perbelanjaan World Trade Center Mangga Dua, Jakarta, antara 11 sampai 14 Maret.

Dalam suatu pernyataan yang disiarkan melalui situs internetnya Kedubes AS mengatakan, ''Warga Amerika di Jakarta sebaiknya menghindari daerah itu.'' Segera saja, peringatan tersebut beredar di kalangan warga Amerika di Indonesia.

Peringatan yang hanya satu aliena itu tidak memberikan perincian lain mengenai apa yang mendorong Pemerintah AS mengeluarkan seruan tersebut dan siapa yang mungkin akan melakukan serangan bom.

Juru bicara Kedubes AS menolak memberikan penjelasan lebih lanjut. ''Kami tidak mau membahas masalah itu secara spesifik,'' kata dia.

Seorang perwira Polri, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada Reuters: ''Itu memang informasi baru dari AS. Kami akan mengeceknya.''

Beberapa serangan bom terjadi di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir. Pengeboman yang merenggut korban paling banyak terjadi di Bali pada 2002. Sebanyak 202 orang tewas dalam serangan bom tersebut. September tahun lalu, bom meledak di depan Kedubes Australia di Kuningan, Jakarta, dan menewaskan 10 orang.

Kedubes AS telah mengeluarkan sejumlah peringatan mengenai kemungkinan serangan bom dan ancaman lainnya di Indonesia, sejak serangan terhadap menara kembar World Trade Center (WTC) di New York pada 11 September 2001.

Pemerintah AS juga mengimbau warganya di Indonesia untuk menghindari tempat-tempat seperti hotel, kelab malam, pusat perbelanjaan yang sering dikunjungi turis Barat.

Siaga Penuh

Sebelumnya, Deplu AS Selasa lalu mengeluarkan pengumuman yang dikirim ke kedubes-kedubesnya di seluruh dunia. Dalam pengumuman itu, Deplu mengingatkan warga AS di luar negeri mengenai ancaman aksi terorisme dan kekerasan yang disulut sentimen anti-Amerika.

"Deplu sangat prihatin atas ancaman serangan teroris terhadap warga AS dan kepentingan-kepentingan Amerika di luar negeri, demikian pula demonstrasi-demonstrasi dan aksi kekerasan terhadap warga AS," demikian pengumuman tersebut. "Warga AS diingatkan bahwa demonstrasi dan kerusuhan dapat terjadi kapan saja."

Washington juga masih prihatin lantaran Al Qaedah dan kelompok-kelompok afiliasinya terus-menerus menyiapkan diri untuk menyerang kepentingan-kepentingan AS di luar negeri.

Menurut pengumuman Deplu AS itu, pada masa datang, serangan Al Qaedah mungkin akan menggunakan senjata-senjata non-konvensional, seperti zat kimia atau senjata kuman.

Dicemaskan pula, jaringan militan tersebut bakal memakai senjata-senjata teror, termasuk bahan peledak.

Fasilitas-fasilitas milik AS di luar negeri saat ini dalam keadaan siaga.(rtr-gn-52)




Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke