Tah anu kitu jelema anu belegug teh...
Sing saha jalma anu geus teu percaya kana diri sorangan sarua jeung teu
percaya deui kana ka Agungan ALLOH SWT.
Teu percaya kana kamampuan diri sirangan anu geus di bere ku Gusti
Alloh.
Mudah mudahan urang sadayana teu kalebet jalma anu siga kitu. Amiin....

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Didi
Sent: 25 April 2005 8:36
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [gankleboy] Perdukunan Di Kalangan Eksekutif



Na kunaon nya eksmud oge percaya keneh kana dukun nya?

Have a nice day &
Best Regards
Kang Didi

Perdukunan Di Kalangan Eksekutif

Perdukunan di kalangan eksekutif dan profesional makin marak. Liku-liku
siasat gelap untuk mengejar karir dan kedudukan, sukses bisnis dan
kekayaan, menjerat wanita dan - maaf - nafsu syahwat. Fenomena rapuhnya
keimanan. Dan penyimpangan sosial. 

Era globalisasi yang tengah merambah dunia, nampaknya tidak menyurutkan
orang untuk kembali ke alam. Boleh percaya, boleh tidak, saat orang
ramai-ramai mengutakatik komputer, di Banten sana Santoso (nama asli ada
pada redaksi), seorang eksekutif berusia 34 tahun, tengah dimandikan
dengan air kembang di sebuah sungai oleh seorang dukun. 

Harap maklum, Santoso ini sudah meraih S-3 di Ohio University, AS.
Kariernya cukup sukses. Kini menjabat manajer pemasaran dari sebuah
perusahaan asuransi TM, dan sehari-hari mengendarai BMW tipe terbaru,
rumah yang bagus di Taman Legenda, Bekasi. Dan masih tetap sendirian.
Inilah yang rupanya jadi masalah. Dalam urusan jodoh, laki-laki asal
Jawa ini belum sukses. 

"Kayaknya, cewek segan bila didekati oleh saya. padahal saya tidak
jelek-jelek amat," ujar Santoso, yang setelah berkonsultasi dengan
seorang rekan sekantornya, disarankan untuk pergi ke Kyai Emon (bukan
nama sebenarnya) agar enteng jodoh. 

Tapi kenapa mesti ke dukun, padahal dengan gelar, kedudukan dan kekayaan
yang dimilikinya, rasanya tidak terlalu sulit bagi eksekutif itu untuk
mencari jodoh? "Itulah, saya juga heran. Menurut Pak Kyai, di badan saya
ada semacam "kabut", sehingga tidak menarik untuk dilihat. Insya Allah,
begitu kata Pak Kyai, setelah saya dimandikan air kembang ini, jodoh
saya akan segera datang," ungkap Santoso. 

Entah karena dukun atau sebab lain, menurut cerita Santoso pula, sebulan
setelah itu, dia berkenalan dengan Erna, 31 tahun, seorang karyawati
sebuah bank swasta di Kebayoran. Dari perkenalan itulah, akhirnya pada
awal tahun 1997 lalu, Santoso resmi menikahi Erna. "Jadi boleh percaya
boleh tidak, itulah yang saya alami," papar Santoso. 

Kalau Santoso bernasib baik, beda dengan Emillia (bukan nama
sebenarnya), 21 tahun. Setelah menyerahkan sejumlah uang, perhiasan pada
seorang dukun di bilangan Sukabum
- sebut saja Mul
(bukan nama sebenarnya) - keinginannya untuk menjadi laris dan dikontrak
banyak produser, ternyata hanya isapan jempol belaka. 

Tapi mau bilang apa, nasi sudah menjadi bubur. Mau saya bongkar
kelakukan dukun itu, nampaknya hanya akan membuka aib saja. Yah,
terpaksa saya diam dan menerima keadaan ini, ucap Emillia, yang mengaku
bukanlah artis laris.



#. Teu betah,ngawangkong di Warung, kintun Serelek)e-mail kosong ka:
[EMAIL PROTECTED]

#.palay reureuh nampi e-mail, kintun serelek kosong ka:
[EMAIL PROTECTED]

#.Ngaanormalkeun deui saparantos nomail, kintun serelek kosong ka:
[EMAIL PROTECTED]

*Urang Sunda, anu resep heureuy, ngawangkong, teu kasigeungan, jembar
manah tur jembar pangampurana mangga utamana resep ngaleboy, dihaturan
ngariung tur ngawangkong di Warung LEBOY* 
Yahoo! Groups Links



 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke