Ceuk cenah, kamari teh "hari pendidikan" di Indonesia. Dina raraga 
mieling eta "hari pendidikan",forward di handap ieu kasanggakeun 
seratan anu kungsi dipostingkeun ka milist wanita-muslimah. Hapunten 
heunteu disundakeun.

baktos,
manAR

--- In [EMAIL PROTECTED], oman abdurahman 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Katanya, hari ini, 2 Mei 2005 adalah Hari Pendidikan di Indonesia. 
Tidak 
mengapa, walau pun sumbernya berdasarkan sejarah yang ditulis masih 
dalam 
pola lama (abis pola yang baru masih belum ketemu). Sedikit ikut 
memeriahkan 
hari pendidikan Indonesia dengan mencutat falsafah pendidikan saat 
dilounching sebuah SMA alternatif di Indonesia:
  
"DASAR FALSAFI PENDIDIKAN ALTERNATIF

 Pendidikan adalah proses menuju kesempurnaan. Proses ini tidak ada 
batasnya. Dalam proses takamul, manusia mempunyai potensi yang tidak 
terbatas. Kita semua sedang bergerak menuju Allah. Pendidikan yang 
dididik 
adalah mitra dalam kafilah ruhani yang sedang menempuh perjalanan di 
sahara 
yang tidak berujung. Pendidikan adalah upaya untuk merealisasikan 
asma allah 
dalam diri manusia. Setiap kali kita menyerap satu nama Allah, kita 
berubah 
menjadi wujud yang berbeda. Yang bergerak bukan hanya "Ardl, tetapi 
juga 
jauhar kita".

..........

Pertama, potensi manusia tidak terbatas. Kita memanfaatkan sebagian 
kecil 
saja dari potensi kita. We live only part of the life we are given. 
Pendidikan harus mampu memaksimalkan potensi manusia. 

Kedua, pendidik dan yang dididik adalah mitra. Guru bukan subyek dan 
murid 
bukan obyek. Hubungan antara keduanya bukan hubangan manipulatif, 
yakni guru 
membentuk murid sekehendak hatinya. Keduanya terlibat dalam hubungan 
cinta 
yang transpormatif. Dalam proses itu keduanya berubah makin lama 
makin baik. 


Ketiga, pendidik dan dididik adalah upaya merealisasikan asma allah 
dalam 
diri manusia. Dalam Islam, hidup adalah perjalanan panjang 
dari "tanah" 
menuju "ruh-Nya", dari kegelapan menuju cahaya, dari mahkluk menuju 
Khaliq. 
Dalam safar ruhani ini, kita harus menyerap nama-nama Allah. Asma 
Allah 
mencerminkan sifat-sifat-Nya : Pengasih, Penyayang, yang Mengetahui 
yang 
gaib dan syahadah (Kasat mata) dan seterusnya. 

Keempat, pendidikan adalah perubahan manusia seutuhnya perubahan 
eksistensial. Pendidikan harus melibatkan tubuh dan jiwa sekaligus. 
Hal-hal 
yang bersifat fisikal berpengaruh besar pada konsep psikologis 
seperti 
persepsi, kognisi, volisi, konsep diri dan sebagainya. Pada saat 
yang sama, 
pikiran- yang mewakili "jiwa" manusia � mempengaruhi proses 
psikologis dan 
fisiologis".

 Salam,

manAR


[Non-text portions of this message have been removed]
--- End forwarded message ---






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Dying to be thin?
Anorexia. Narrated by Julianne Moore .
http://us.click.yahoo.com/FLQ_sC/gsnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke