Sunda Deli, ngan omat ulah disingkat jadi goreng pasti "SUNDEL". Hal ieu jadi inget ka jaman baheula waktu masih keneh kuliah, si dosen killer keur ngadongengkeun waktu walanda ngajajah Indonesia terus nyaritakeun loba urang jawa anu digawekeun jadi buruh perkebunan di Deli. Pok kuring ngomong megat kalimah(spontan ma'lum tukang heureuy) "kalo gitu Bapa termasuk JADEL" maksud teh Jawa Deli (bari teg bae dina hate mah sanggeusna ngomong sieun teu dibere lulus). Pok dijawab ku manehna "daripada kamu SUNDEL" atuh geur kabeh mahasiswa sareuri. Kuring ukur bisa mesem, bari dijero hate mah bungah, si dosen jadi bisa diajak heureuy (ceuk beja salila manehna ngajar can pernah heureuy, jadi harita sakali-kalina manena heurey).
Jaka --- Nenny Nenden <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > baraya sadayan ieu aya berita di koran PR : > > BERITA UTAMA > Selasa, 10 Mei 2005 > �Sunda Deli� Utamakan Pembauran > > ADA yang bilang, orang Sunda akan lebih berhasil > dalam > hidupnya jika ia ada di rantau. Hal ini tak lain, > konon karena orang Sunda punya daya adaptasi tinggi > dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan > di > luar tanah kelahirannya. Karakter ini pula yang > kemudian menjadikan orang Sunda mudah diterima dan > jarang terdengar konflik-konflik yang melibatkan > orang > Sunda di rantau dengan warga setempat. > > Demikian pula dengan sekira 700 lebih orang Sunda > yang > hidup di tanah Deli Serdang, Sumatra Utara. Orang > mengenal masyarakat Deli Serdang sebagai penduduk > dengan karakter yang cenderung keras, meski batasan > keras itu pun sangatlah relatif. Di tengah-tengah > masyarakat yang bertipikal keras itulah, orang-orang > Sunda bisa eksis. Bukan saja mereka bisa diterima > secara terbuka dan sikap ramah, warga Sunda di Tanah > Deli juga memainkan peran yang cukup vital. > > Lazimnya perantau, ikatan emosional dan kekeluaraan > sesama suku biasanya terbuhul erat dan kuat. Pun > demikian dengan warga Sunda di Deli Serdang, melalui > wadah bernama Paguyuban Warga Sunda (PWS) Deli > Serdang, mereka sebulan sekali berkumpul, saling > tukar > informasi, dan mempererat tali silaturahmi. PWS yang > beralamat di Jln. Tengku Raja Muda Deli Serdang itu > bisa dikatakan sebagai "rumah" besar tempat > berkumpul > orang-orang Sunda yang merantau di daerah tersebut. > > Menurut penuturan Ketua PWS, Ato Juarsa Sasmita, > pertemuan resmi masyarakat asal Jawa Barat dilakukan > sebulan sekali. "Namun tidak menutup kemungkinan, > pertemuan dilakukan kapan saja jika ada persoalan > yang > mendesak," kata Ato. > > Ato yang sudah tinggal di Deli Serdang sejak tahun > 1947 mengungkapkan, pada pertemuan bulanan itu tidak > hanya dimanfaatkan sebagai ajang kangen-kangenan. > Lebih dari itu, dibicarakan pula masalah > pengembangan > seni budaya sampai ke usaha bersama. Ada banyak > manfaat yang didapat dari pertemuan di PWS. > > Meski demikian, PWS tidak lantas menjadikan warga > Jabar di Deli Serdang terjebak dalam kehidupan > eksklusif dan jaga jarak dengan penduduk setempat. > Justru, di samping ikatan kekeluargaan sesama suku, > pada saat bersamaan orang-orang Sunda di sana juga > hidup berbaur dan berinteraksi dengan penduduk > lokal. > > "Alhamdulillah, sekarang masyarakat asal Jawa Barat > di > Deli Serdang sudah memiliki koperasi dengan nama > Silih > Asih. Dalam hal seni budaya, kita menyosialisasikan > tari jaipong ke masyarakat setempat. Kita juga > memiliki perguruan pencak silat Cikalong yang sudah > dikenal di Deli Serdang. Dari perguruan ini sudah > lahir atlet-atlet yang bisa diandalkan Deli > Serdang," > tutur Ato Juarsa. > > Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, tutur Ato, > masyarakat Jawa Barat tidak bermasalah dengan > masyarakat lokal. Mereka tidak hanya "numpang", > tetapi > secara aktif juga "memberi" kepada warga setempat. > Usaha koperasi Silih Asih milik warga Sunda, tidak > hanya melayani para anggotanya yang berasal dari > Jawa > Barat. Koperasi juga memenuhi kebutuhan masyarakat > lokal Deli Serdang. > > Dalam kegiatan sosial, warga Sunda juga sering > terlibat aktif. Bahkan tidak jarang menjadi motor > penggerak. Ini membuktikan masyarakat Sunda tidak > menjaga jarak atau ingin eksklusif. "Kami sudah > diterima dan menjadi bagian tak terpisahkan dari > kehidupan masyarakat Deli Serdang," aku Ato bangga. > > Masyarakat asal Jabar di Deli Serdang tersebar di > sejumlah titik seperti Babarakan, Kampung Banten, > Batu > Dalapan, Dolok Masikul, Sunggal, dan Tanjung Morawa. > Meski yang tergabung dalam PWS resminya berjumlah > 700 > orang, bisa saja di lapangan jumlah warga Sunda > lebih > dari itu. Apalagi sudah banyak masyarakat asal Jawa > Barat yang melakukan perkawinan dengan masyarakat > setempat. PWS sendiri terbuka untuk menerima > keanggotaan bagi masyarakat yang telah melakukan > perkawinan silang itu. > > "Kami tidak membuat aturan yang mengekang, seperti > melarang masyarakat asal Jawa Barat menikah dengan > warga setempat. PWS justru mendukung perkawinan > silang > itu dengan harapan mempercepat program pembauran. > Walau begitu, kami mengharapkan mereka jangan > melupakan tanah leluhurnya sebagai warga Jawa > Barat," > kata Ato Juarsa yang asli Cikajang Garut. > > Ato Juarsa menjelaskan, sebagian besar warga asal > Jabar yang tinggal di Deli Serdang, awalnya > menjalani > profesi sebagai petani. Mereka hanya mengolah kebun > di > pekarangan sekitar rumahnya. Dalam perkembangannya, > anak dan cucu mereka menjalani profesi lain. Ada > yang > jadi pedagang. Tak sedikit pula yang bekerja > kantoran, > baik sebagai pegawai negeri maupun swasta. > > Motivasi masyarakat asal Jabar untuk bisa bertahan > hidup di tanah Deli Serdang cukup tinggi. Mereka > terpacu oleh kehidupan masyarakat setempat, yang mau > bekerja keras. Warga setempat mengajarkan bagaimana > bisa survive dalam kehidupan dengan fasilitas serba > terbatas. "Karakter masyarakat Deli yang keras, itu > terbentuk karena lingkungan memaksa begitu. Namun, > hubungan antarpersonalnya cukup baik dan tetap > mencirikan masyarakat di pedesaan yang teguh > memegang > prinsip gotong royong," jelas Ato Juarsa. > > Menurut Ato Juarsa, selain menjalin hubungan baik > dengan masyarakat setempat, warga asal Jabar walau > sudah lama tinggal di Deli Serdang tidak memutuskan > komunikasi dan terus memantau perkembangan yang > terjadi di Jabar sendiri. Jika mendengar ada bencana > di Jabar, melalui wadah PWS mereka berusaha > mengumpulkan bantuan. Demikian juga jika ada warga > Jabar yang akan melakukan kegiatan di Deli Serdang, > PWS akan memfasilitasi segala kebutuhan. > > Seperti yang terjadi Rabu (4/5), saat tim Persib > Bandung melakukan pertandingan tandang melawan PSDS > di > Deli Serdang, anggota PWS tidak hanya memberikan > penyambutan, tapi juga hadir beramai-ramai ke > Lapangan > Baharoeddin Siregar sebagai bobotoh Maung Bandung. > > "Kami sudah biasa memberikan dukungan kepada Persib, > sejak zaman Robby Darwis. Kami harapkan dukungan ini > bisa memotivasi semangat bertanding pemain Persib," > ujar Juarsa. > > Sayangnya, warga asal Jabar yang tergabung dalam PWS > akhirnya harus sedikit kecewa karena tim Persib yang > didukungnya gagal meraih kemenangan. (Anef/ "PR")*** > > ******************************************************* > geuningan Persib teh eleh maen na teh, beu' tapi da > abdimah angger we bobotoh satia persib!! > > baktos > nenny, kalong batam > > "Nineung Ka Lembur Kuring" > http://nenden.multiply.com > > > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! Small Business - Try our new resources site! > http://smallbusiness.yahoo.com/resources/ > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor > --------------------~--> > In low income neighborhoods, 84% do not own > computers. > At Network for Good, help bridge the Digital Divide! > http://us.click.yahoo.com/HO7EnA/3MnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM > --------------------------------------------------------------------~-> > > > Komunitas Urang Sunda --> > http://www.Urang-Sunda.or.id > > === message truncated === __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Small Business - Try our new resources site! http://smallbusiness.yahoo.com/resources/ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Does he tell you he loves you when he's hitting you? Abuse. Narrated by Halle Berry. http://us.click.yahoo.com/aFQ_rC/isnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

