Naudzubillah

~ipup~

--- In [email protected], "Suharja" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> salam hormat ka sadayana..
> mangga ieu aya lenyepaneun kenging ti tatangga.
> hapunten da teu diSundakeun sareng manawi kantos maca.
> 
> \\\\\\\\\\\\\\\\|||||||||||||||||||||\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\
> 
> "Pesankan Saya, Tempat di Neraka!!" 
> 
> Sebuah kisah dimusim panas yang menyengat. Seorang kolumnis 
majalah Al 
> Manar mengisahkannya...Musim panas merupakan ujian yang cukup 
berat. 
> Terutama bagi muslimah, untuk tetap mempertahankan pakaian 
> kesopanannnya. Gerah dan panas tak lantas menjadikannya 
> menggadaikan akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan menutup 
> telinga dan 
> leher kehangatan badan bisa dijaga. Jilbab bisa sebagai multi 
fungsi. 
>  
> Dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang, Cairo-Alexandria; di 
> sebuah mikrobus. Ada seorang perempuan muda berpakaian kurang 
layak 
> untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat. Karena menantang 
> kesopanan. Ia duduk diujung kursi dekat pintu keluar. 
> Tentu saja dengan cara pakaian seperti itu mengundang 'perhatian' 
> kalau bisa dibahasakan sebagai keprihatinan sosial.Seorang bapak 
> setengah baya yang kebetulan duduk disampingnya mengingatkan. 
Bahwa 
> pakaian seperti itu bisa mengakibatkan sesuatu yang tak baik bagi 
> dirinya. Disamping pakaian seperti itu juga melanggar aturan agama 
> dan norma kesopanan. 
>  
> Tahukah Anda apa respon perempuan muda tersebut? Dengan 
> ketersinggungan yang sangat ia mengekspresikan kemarahannya. 
Karena 
> merasa privasinya terusik. Hak berpakaian menurutnya adalah hak 
> prerogatif seseorang. 
>  
> "Jika memang bapak mau, ini ponsel saya. Tolong pesankan saya, 
> tempat di neraka Tuhan Anda!!"  Sebuah respon yang sangat frontal. 
> Dan sang bapak pun hanya beristighfar. Ia terus menggumamkan 
> kalimat-kalimat Allah. 
>  
> Detik-detik berikutnya suasanapun hening. Beberapa orang terlihat 
> kelelahan dan terlelap dalam mimpinya. Tak terkecuali perempuan 
> muda itu. Hingga sampailah perjalanan dipenghujung tujuan. Di 
terminal 
> akhir mikrobus Alexandria. Kini semua penumpang bersiap-siap untuk 
> turun. Tapi mereka terhalangi oleh perempuan muda tersebut yang 
> masih terlihat tertidur. Ia berada didekat pintu 
keluar. "Bangunkan 
> saja!" begitu kira-kira permintaan para penumpang. 
>  
> Tahukah apa yang terjadi. Perempuan muda tersebut benar-benar tak 
> bangun lagi. Ia menemui ajalnya. Dan seisi mikrobus tersebut terus 
> beristighfar, menggumamkan kalimat Allah sebagaimana yang 
dilakukan 
> bapak tua yang duduk disampingnya. 
>  
> Sebuah akhir yang menakutkan. Mati dalam keadaan menantang Tuhan. 
> 
> Seandainya tiap orang mengetahui akhir hidupnya.... 
> Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa berakhir setiap 
saat... 
> Seandainya tiap orang takut bertemu dengan Tuhannya dalam keadaan 
yang 
> buruk...  
>  
> Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan Allah... 
> Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih terus dibimbing-
Nya. 
> Allah akan semakin mendekatkan orang-orang yang dekat 
> denganNYA semakin dekat.   
>  
> Dan mereka yang terlena seharusnya segera sadar... 
> mumpung kesempatan itu masih ada. 
>  
> Sumber: Cerita dari Mesir  "Pesankan Saya, Tempat di Neraka!!"  
> 
> (-------------------------------------------)
> 
> Sender : "Budhi Setiawan" <[EMAIL PROTECTED]>
> Recipient : 
> Date : 2005/06/01 11:02:17
> Subject : [Urang Sunda] when god is not there





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/MCfFmA/SOnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke