Baraya,

Ieu aya laporan langsung ti Mahasiswi Indonesia di Aussie anu nuju kuliah S-2 di Flinders Univ. Hapunten teu disundakeun... nya..?

Ieu sambungan masalah Australi bangkawarah, nurustunjung, childist, jrrd.......

Cag...!

 

Abah Utun

 

-----Original Message-----
From: Dian Lestari  
Sent: Thursday, June 02, 2005 12:04 PM
Subject: Laporan kasus Corby dari Adelaide

 

Hi guys,

 

Berhubung ada beberapa orang nanya tentang Schapelle

Corby jadi aku kirim sekalian buat rame2 aja ya.

 

Udah sejak awal kasus Schapelle ini jadi sorotan

publik Australia. Tiap hari nggak ada berita TV tanpa

laporan perkembangan kasus Corby. Selalu dipantau.

Belum lagi radio, koran, majalah. Bener2 isu nasional

deh!

 

Dan yg jelas, publik Australia tuh haqul yaqin kalo

Corby innocent. Dia cuma korban dari jaringan drug

smugglers. Dan mereka sejak awal udah punya persepsi

bahwa Corby diadili di negara yg bahkan sistem

peradilannya pun nggak bebas dari korupsi, jadi mereka

udah punya pandangan negatif duluan terhadap hukum di

Ind. Mereka juga berpendapat kepabenan di Ind

bertanggung jawab terhadap keberadaan marijuana di tas

Corby (nggak masuk akal kan?).

 

Jadi waktu akhirnya dia diputus 20 thn penjara, orang2

Aussie, terutama yg di Perth (kota asal Corby) pada

bereaksi marah. Konjen RI di Perth waktu seminggu

sebelum putusan pengadilan dibacakan, udah dikirimi

surat kaleng berisi 2 butir peluru beserta ancaman

kalo sampe Corby dinyatakan bersalah kepala Konsul RI

akan ditembak. Setelah pembacaan putusan, di Canberra,

Kedubes Indonesia dilempari telur busuk dan tembok

pagarnya dikotori pake kotoran manusia. Pagi ini di TV

ada berita Kedubes RI dikirimi surat kaleng yg

disertai virus anthrax. Jadi orang2 di kedubes

dievakuasi & kantor kedubes ditutup selama 2 hari.

 

Ada kabar tgl 10 Juni besok akan demo besar2an di

seluruh Australia utk kebebasan Corby. Udah ada surat

edaran dari Kedubes, WNI di Australia agar tidak

keluar rumah kalo tidak perlu2 amat, terutama di malam

hari. Kalo di Adelaide sih so far nggak ada insiden

apa2. Di sini memang negara bagian yg relatif paling

tenang bereaksi terhadap isu2 spt itu. Kayak waktu

tragedi 911 atau pengeboman kedubes Australi di Jkt,

gejolak di Adelaide nggak terlalu heboh. Ya ada sih,

muslimah berkerudung yg diteriakin: "teroris!" atau

bahkan "bitch!" (sori). Tapi alhamdulillah nggak sampe

pake kekerasan fisik kayak di Brisbane atau Melbourne

(itu daerah di Australi yg paling rasis).

 

Tapi nggak tau ya kalo tgl 10 juni nanti jadi demo

nasional. Mahasiswa Ind di Flinders sih udah sepakat

nggak akan keluar rumah. Mau belanja banyak2 1 minggu

sebelumnya, jadi nggak perlu ke pasar atau dept store

lagi. Kalo pun keluar rumah, kalo ditanya orang,

darimana, kita sepakat akan jawab: "dari Malaysia,"

sampe situasi mereda. Tapi kita udah dibekali no telp

kantor konsulat kehormatan di Adelaide, just in case.

 

Aku sendiri ya sedikit khawatir. Lha wong tanpa kasus

Corby pun muslimah yg berkerudung udah sering jadi

korban tindakan rasis di Australi. Eh, sekarang

ditambah kasus Corby. Jadi posisiku nggak

menguntungkan dari 2 segi, udah Muslimah, WNI lagi!

 

Tapi doain ya semoga nggak ada apa2.

 

Dian.

 

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com



Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke