Karunya dulur urang, Muslim di Inggris, nu ngebom London acan
puguh saha sahana, geus kasieunan ti ayeuna. Geura ieu aos wartos
tina Media Indonesia Online :


Muslim London Khawatir Aksi Balasan Terhadap Mereka

 Penulis: Teguh Rachmanto
LONDON--MIOL: Bagi warga Muslim Inggris, serangan bom di London
Kamis (7/7) tak hanya membuat mereka takut dari sisi terornya,
tetapi juga khawatir dengan kemungkinan aksi balasan terhadap
kelompok minoritas Muslim.

Sebagian besar warga Muslim di Inggris kini mulai khawatir dengan
apa yang pernah terjadi pada warga Muslim di Amerika Serikat dan
sejumlah negara lain di mana warga Muslim adalah kelompok
minoritas.

Setelah tragedi 11 September, sebagian warga Muslim Amerika
mendapatkan perlakuan buruk dari kelompok lainnya dan bahkan tak
sedikit yang mendapatkan serangan secara fisik, selain pengawasan
ketat terhadap segala kegiatan mereka, termasuk kegiatan
beribadah.

Alasan mereka itu cukup beralasan karena setelah terjadinya
ledakan, jaringan al-Qaeda mengaku bertanggungjawab atas serangan
tersebut dan bahkan mereka juga mengancam akan melakukan hal
serupa terhadap Italia dan Denmark, di mana kedua negara itu
bersama Inggris dan sejumlah negara lain tergabung dalam pasukan
internasional yang menyerang Irak.

"Sangat sangat buruk. Baik serangan itu maupun apa yang bakal
terjadi pada kami," kata Zahid Rahman, kelahiran Bangladesh yang
bekerja di sebuah lembaga pendidikan yang telah puluhan tahun
bermukim di London.

Ia bersama rekan-rekannya sesama Muslim mengaku sangat khawatir
dengan keselamatan mereka pasca serangan di pusat kota London
yang menewaskan sekitar 50 orang dan melukai ratusan lainnya
Kamis.

"Saat ini adalah saat-saat yang menegangkan bagi kami sebagai
seorang Muslim," kata Kaimul Haque, pekerja di agen perjalanan.

Sebagian besar warga Muslim di Inggris mengutuk keras serangan
teroris tersebut dan mereka juga siap untuk bahu-membahu dengan
warga Inggris lainnya untuk membantu petugs keamanan menangkap
para pelaku serangan tersebut.

"Perbuatan para setan ini telah membuat kita semua sebagai
korban," demikian pernyataan tertulis dari Muslim Council of
Britain, Kamis (7/7).

"Manusia jahat yang merencanakan dan melakukan serangkaian
peledakan di London itu ingin meruntuhkan moral kami dan memecah
belah kami sebagai suatu komunitas," sebut pernyataan itu.

"Kita semua harus bersatu dan membantu polisi menangkap pelaku
peledakan itu," tulisnya.

Rahman setuju atas seruan yang dilontarkan dewan Muslim Ingris itu.

"Siapapun yang melakukan ini, tindakan itu sama sekali tidak
baik. Islam adalah agama damai, dan Islam tidak setuju dengan
perbuatan seperti itu. Saya berharap pemerintah Inggris dan
aparat kepolisian bekerja keras untuk menangkap para pelaku
peledakan," katanya.

Ledakan pertama dari empat bom yang meluluhlantakkan sejumlah
tempat umum itu, terjadi di terowongan kereta api bawah tanah
(London Underground) di dekat stasiun Aldgate. Ledakan lainnya
menghantam kereta api di Edgware Road.

(Tr/AFP/OL-03)






Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke