Bandung-RoL -- Setelah heboh dengan beredarnya VCD porno lokal 'VCD porno mahasiswa sebuah PTS' disusul Bandung Bergoyang, 'Bandung Heboh' dan VCD belum ada judul, kini dihebohkan lagi dengan beredarnya vcd porno berartis/ aktor lokal dengan sebutan 'Gadis Dago' yang sudah dijajakan oleh para penjual VCD gelap di Kota Kembang itu.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Antara, peredaran VCD porno yang berdurasi sekitar 50 menit dan diambil di sebuah hotel di Jl Ir H Juanda Kota Bandung itu disinyalir sudah beredar beberapa waktu lalu. Namun kemudian merebak lagi setelah penjualannya semakin berani yakni dijajakan oleh penjual yang berjalan kaki di perempatan atau di beberapa tempat pusat perbelanjaan di Kota Bandung.
Bahkan diam-diam kaset tersebut banyak digandakan oleh oknum-oknum masyarakat dari semua kalangan dengan cara meng-copy dengan menggunakan CD-RW di komputer pribadi maupun di rental-rental komputer secara sembunyi-sembunyi. Namun sejauh ini petugas kepolisian Polwiltabes Bandung maupun Polresta Bandung Tengah masih melakukan penyelidikan untuk bisa menciduk pengedarnya sekaligus mengusur pelaku dalam VCD tersebut yang disebut-sebut adalah warga Bandung.
"Kami akan berusaha untuk mengusut peredaran dan pembuat VCD tersebut, maraknya VCD porno yang dilakukan oleh orang asli daerah itu jelas sangat meresahkan dan harus ada penindakkan hukum sehingga kasus ini seperti ini tidak muncul lagi," kata Kasat Reskrim Polwiltabes Bandung, AKBP Drs Iwan Ibrahim SH di Bandung, Kamis. Ia berjanji untuk melakukan penyelidikan kasus VCD porno tersebut yang akan dilakukan oleh unit tindak pidana tertentu atau Tipiter.
Menurut Iwan bukan hanya VCD produk lokal yang dihentikan namun juga pengedar-pengedar vcd bajakan juga terus ditertibkan dalam serangkaian operasi. "Jangankan VCD porno seperti dalam kasus ini, VCD bajakan juga terus dilakukan penyitaan karena sudah merupakan pelanggaran HAKI," kata Iwan
Ibrahim.Sementara penyidikannya akan dilakukan secara khusus oleh Unit Tipiter dengan mengidentifikasi dari hasil pengamatan dari tayangan VCD tersebut mulai dari wajah pria dan wanita pelakunya, interior kamar hotel serta beberapa bahan-bahan lainnya yang bisa dijadikan acuan penyelidikan.
Polwiltabes Bandung sendiri mempunyai reputasi tersendiri dalam pengusutan kasus VCD porno tersebut yang terjadi dalam kasus-kasus sebelumnya dimana berhasil melacak dan menemukan pelakunya seperti dalam kasus VCD mahasiswa PTS, casting iklan sabun serta beberapa kasus lainnya. Selain itu penyidik juga menunggu reaksi dari pelakunya setelah kasus vcd pornonya beredar di jalanan.
Namun hingga Kamis petang, belum ada fihak yang merasa dirugikan terutama dari pelakunya yang melapor kepada aparat kepolisian. "Kita belum bisa mengambil kesimpulan apakah peredaran VCD itu disengaja atau tidak sepengetahuan keduanya seperti pada kasus-kasus VCD sebelumnya. Kita masih mencari tahu motifnya," kata Kasat Reskrim Polwiltabes Bandung itu.
Selain di Kota Bandung, VCD serupa juga sempat muncul di Kabupaten Sumedang dan di Kabupaten Kuningan yang melibatkan pelajar SMU di sana. Namun dari kasus-kasus VCD porno lokal yang muncul, hampir semuanya bisa terungkap oleh aparat kepolisian. Disamping aktor dan artis pelakunya yang dijaring polisi, juga melibatkan operator komputer di studio atau rental komputer tempat mentransfer gambar juga terkait dan harus berhubungan dengan penyidik kepolisian.
ant/pur
--
Wassalam Mualaikum Wr Wb
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
---- LSpots keywords ?> ---- HM ADS ?>
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "urangsunda" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

