----- Original Message ----- From: "aries" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, August 10, 2005 5:17 PM Subject: [kritik-iklan] Hati-hati dengan Teh Celup BERBAHAYA!!
> Hati-hati dengan Teh Celup BERBAHAYA!! > > Buat yang pernah berkunjung ke pabrik kertas/pulp, mungkin tahu bahwa > chlorine ini adalah senyawa kimia yang sangat jahat dengan lingkungan > dan manusia, khususnya dapat menyerang syaraf dsb! Dari kejauhan pabrik > mudah dilihat jika ada asap berwarna kuning yang mengepul dari pabrik, > itu bukan asap biasa tapi chlorine gas. > > Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM lingkungan > karena hal di atas disamping juga masalah kehutanan. Kertas terbuat > dari bubur pulp yang berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna > putih, diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) > senyawa chlorine yang kekuatan sangat keras sekali! > > Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau anda mo uji > bener apa tidaknya, silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Studio > East, lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya saat kena sinar > ultraviolet dari lampu disco! Berarti masih mengandung chlorine tinggi. > > Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses > Neutralization dgn biaya cukup mahal agar terbebas dari chlorine dan > dapet label kesehatan. > > Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapet label > Depkesnya tidak bakalan mengeluarkan cahaya tsb saat kena UV. Kertas > rokok samimawon, bahkan ada calsium carbonat agar daya bakarnya sama > dengan tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar. Di Indonesia > tidak ada yang kontrol, jadi harap berhati-hati. > > > Pls protect your families! > > Minumlah Teh, Bukan Klorin... > > Saran: > Kembali minum teh tubruk ala kampung lagi..! Pake saputangan 'merah > jambu' lagi biar mesra! Merokok dengan daun atau cangklong lagi! Back > to 60's style....he...he...he Minumlah Teh, Bukan Klorin... Anda gemar > minum teh? Dan, sebagai manusia modern Anda tentu suka segala sesuatu > yang praktis, kan? Nah, Anda tentu sering minum teh menggunakan teh > celup. Selain karena > suka rasa teh, mungkin Anda minum teh karena yakin akan berbagai > khasiat teh. Misalnya, teh merah untuk relaksasi, teh hitam untuk > pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Namun, apa Anda > terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama? > > Mungkin, pikir Anda, semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air > panas, makin banyak khasiat teh tertinggal dalam minuman teh... > Padahal, yang terjadi justru sama sekali berbeda! Kandungan zat klorin > di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda mencelupkan > kantong teh lebih dari 3 - 5 menit. > > Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri > kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, hingga kertas bebas dari bakteri > pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak > lebih bersih. Karena disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu > berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian > mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan > kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker. > > Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih > dari 5 menit. Atau, kembali ke cara yang sedikit repot, gunakan daun > teh. > > > Cerita temanku : > > Aku tuh suka banget minum teh celup XXX, > sehari bisa tiga kali. Apa lagi dikantor, untuk meredam stress, > dan suasana bekerja lebih nyaman dan semangat. > > Hal itu sudah beberapa tahun, > sampai suatu hari bagian ginjal kiriku terasa nyeri sekali. > > Ternyata penyebabnya adalah teh itu. > Istri aku cerita temannya sampai masuk rumah sakit, > karena teh itu, untung ginjalnya tidak sampai harus diambil. > > Tanya pada beberapa teman ternyata banyak kasus seperti itu. > > Kenapa sih teh XXX bisa seperti itu? > Aku curiga ada semacam zat pewarna didalamnya. > > Bila kita mencelupkan teh celup kedalam air, akan ada semacam zat > pewarna yang keluar dari pocinya, > langsung mewarnai air menjadi coklat, menjadi seperti warna teh yang > diidamkan. > > Menurut temanku yang pecinta teh, > teh asli tidak seperti itu. Kita harus merendamnya beberapa saat, > sampai warna teh sesuai dengan yang kita inginkan. > > Coba biarkan bekas poci teh sariwangi kita taruh digelas, > dengan bahan melamin atau keramik, atau mug. > Akan ada suatu kerak berwarna coklat yang tertinggal. > Bahkan bila tempat itu terbiasa menjadi tempat teh, > kerak coklat itu tidak mungkin hilang walaupun sudah dicuci. > nah katanya, kerak inilah yang tertinggal didalam ginjal kita. > > Segitu aja dulu share ku tentang produk... > please teman yang lain share donk pengalamannya > tentang produk apa aja... > sebagai suara konsumen gitu, supaya para konglomerat itu, > tidak mengexploitasi produknya mengambil untung > sebanyak-banyaknya dan kita yang jadi korbannya. > > > > > Milis kritik-iklan, dimana kita berbicara tentang iklan-iklan yang kita lihat sehari-hari. > BUKAN MILIS PEMASANGAN IKLAN!!! > =========================================================== > Subscribe ke milis kritik-iklan, kirim email kosong ke > [EMAIL PROTECTED] > Untuk unsubscribe milis kritik-iklan, kirim email kosong ke > [EMAIL PROTECTED] > Yahoo! Groups Links > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h14etrs/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705013556:TM/Y=YAHOO/EXP=1123685100/A=2896110/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com ">Help save the life of a child. Support St. Jude Children¿s Research Hospital</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

