Ketua DPRD Sukoharjo & 4 Anggota FPDIP
Kena Razia Judi
Muchus Budi R. - detikcom
Solo - Hasil razia
judi Polresta Solo cukup mengejutkan. Dari 10 orang yang ditangkap,
lima di antaranya adalah anggota DPRD Sukoharjo dari PDIP. Bahkan,
salah satu dari lima anggota FPDIP itu menjabat Ketua DPRD Sukoharjo.
Entah apa yang perlu diteladani dari para wakil rakyat itu. Di saat
aparat sedang galak-galaknya menggelar operasi pemberantasan judi,
mereka bukannya mendukung, tapi malah tertangkap tangan melakukan
perjudian.
Kini orang-orang yang ditangkap itu berada di ruang tahanan Mapolres
Solo dan masih diperiksa secara intensif oleh aparat kepolisian. Mereka
ditangkap aparat di Hotel Indah Palace, Jalan Veteran, Solo, sekitar
pukul 02.15 WIB, Jumat (12/8/2005).
Kesepuluh orang yang ditangkap itu adalah:
1. Wardoyo (Ketua DPRD Sukoharjo/anggota FPDIP)
2. Parjino (anggota FPDIP DPRD Sukoharjo)
3. Nurjayanto (anggota FPDIP DPRD Sukoharjo)
4. Suranto SH (anggota FPDIP DPRD Sukoharjo)
5. Sukardi Budimartono (anggota FPDIP DPRD Sukoharjo)
6. Parwanto Mulyo (kader PDIP, kandidat sekretaris PAC PDIP Kartosuro)
7. Jack Sasongko (kader PDIP)
8. Suyatno (kader PDIP)
9. Anastoko Triwahyono (kader PDIP)
10. Ajub Brigadir Polisi Mulyadi (anggota Polri)
Menurut Kepala Urusan Pembinaan dan Operasi Satserse Polresta Solo Iptu
Edison Panjaitan, hingga saat ini, dari sepuluh orang yang ditangkap
itu, baru empat orang yang mengakui melakukan judi. Empat orang itu
adalah Wardoyo, Parjino, Parwanto Mulyo, dan Mulyadi. "Enam orang
lainnya masih dalam penyelidikan kami," kata Edison kepada wartawan di
Mapolresta Solo, Jumat (12/8/2005).
Edison juga mengungkapkan, kesepuluh orang itu ditangkap di kamar 210
Hotel Indah Palace saat melakukan perjudian. Polisi menyita uang judi
Rp 707.000. "Tapi mereka mengakui hanya Rp 507.000," kata Edison.
Hingga saat ini, kesepuluh orang tersebut masih dalam penyelidikan
lebih lanjut polisi. Mereka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang
perjudian.
Selain menyita uang, polisi juga menyita kartu remi sebagai barang
bukti. Dua mobil yang mereka gunakan ke hotel itu, yaitu Daihatsu Taft
warna hitam dan Chevrolet Tavera warna silver juga dibawa aparat ke
Mapolresta Solo. (asy)