|
hi Join Multiply to reply to this journal entry or see other stuff I've posted. You might be wondering what Multiply is -- it's a great new way to keep in touch. Check it out when you get a chance. If you don't want to receive these messages, just let me know.
Mungkin memang benar seseorang akan mempunyai kekayaan atau jabatan sesuai dengan apa yang diinginkannya. Tapi bila tidak mempunyai kepercayaan dari manusia dan orang-orang di sekitarnya, dia hanyalah hidup di dalam dunianya sendiri. Kita lihat, para birokrat dan anggota DPR/DPRD yang kaya dan cukup dari segi materi. Tetapi karena mereka tidak mempunyai kepercayaan, hidup mereka pastilah tidak sebahagia orang yang miskin tetapi mempunyai kepercayaan. Masih terbayang dalam ingatan, ketika ke di negeri seberang. Rame-rame saya disambut oleh para mahasiswa di Jerman dan mereka mempersilakan untuk menginap di rumah mereka. Padahal mereka belum pernah berjumpa dengan mereka. Mereka hanya mengenal saya dari berita tentang keberangkatan saya ke jerman yang sebelumnya menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan. Eko, seorang profesor yang juga Doktor yang masih berusia 37 tahun dengan senyum lebar, menjemput saya di stasiun Hamburgh. Dengan ramah dia menyalami dan menyambut dengan penuh persaudaraan. Tidak hanya sampai di situ, saya diajak berkeliling dan mengunjungi Konjen RI di Hamburg dan diperkenalkan dengan para mahasiswa dan dosen asal indonesia yang bekerja di sana! Saya baru menyadari, betapa banyak orang Indonesia yang pintar dan kaya yang bekerja dan menjalani kehidupannya di Jerman. Seperti Eko tadi, dia adalah seorang Dosen di Akademi militer perihal persenjataan. Dia tidak mau kembali ke Indonesia dan lebih baik bekerja di sana. Bukan karena materi atau uang. Ternyata dia tidak mempunyai kepercayaan kepada negeri ini. Terlalu banyak korupsi! katanya! Alasan keduanya, karena di Indonesia dia tidak diberi kepercayaan dan diberi gaji seperti yang semestinya! Masih banyak eko-eko yang lain, di Perancis, Italia, Belgia, Belanda dll. Mereka tidak kembali ke Indonesia karena tidak mempunyai kepercayaan dan tidak diberi kepercayaan di Indonesia. Bulan Juli lalu, ketika harus ke Jogja, kembali dipertemukan dengan seseorang yang juga sangat percaya kepada saya. Eka, dia adalah wartawan fotografer di sebuah majalah nasional. Dengan tulus dan senyuman, menyambutku di Stasiun Tugu Jogja. Padahal aku baru mengenal dia hanya lewat SMS.....(BERSAMBUNG)
|
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "urangsunda" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

