|
Informasi sanesna ngeunaan dajjal. Nyanggakeun; From: Ruskendar Effendi[SMTP:[EMAIL PROTECTED]] Reply To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, June 10, 1999 7:48 PM To: Forum Komunikasi - STMN Pembangunan Bandung Subject: FW: Menanti Datangnya Dajjal Semoga bermanfaat dan menjadi bahan untuk bertafakur buat kita semua. -------------------------------------------------------------------------- Judul : MENANTI DATANGNYA DAJJAL Pembicara : Ust. Ikhsan Tanjung " Hai manusia, bertaqwalah kepada Tuhanmu, sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat dasyat. Pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusukannya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi adzab Allah itu sangat dasyatnya". (QS : Al Hajj : 1-2) Kita semua mengetahui kedatangan hari kiamat adalah sesuatu yang pasti, ayat diatas merupakan salah satu dari sekian indikasi yang Allah berikan tentang bagaimana hari kiamat itu akan datang. Allah hanya memberikan gambaran umum mengenai hari kegoncangan tersebut, tanpa pernah mengabarkan kapan tepatnya hari yang ditunggu-tunggu tersebut akan datang, ditambah lagi gambaran-gambaran yang Rasulullah berikan mengenai tanda-tanda datangnya hari tersebut, salah satunya adalah akan datangnya Dajjal. Rasulullah saw. pernah berkata dalam sabdanya : " Tidak akan muncul Dajjal sebelum manusia melupakannya dan tak akan datang Dajjal sebelum para ulama lupa untuk membicarakannya di atas mimbar". " Dajjal akan memiliki syurga dan nerakanya sendiri, barang siapa yang patuh dan ta'at kepada Dajjal, maka ia akan mendapatkan syurganya dan barang siapa yang ingkar kepada Dajjal, maka ia akan mendapat nerakanya." Di dalam buku terbitan Semesta, Agustus 1998 berjudul "Sistem Dajjal", pengarang Achmad Thomson mengemukakan bahwa ada tiga sisi yang dilakoni oleh Dajjal pada saat ini, yaitu : * Dajjal sebagai pelaku/oknum * Dajjal sebagai gejala sosial (budaya global) * Dajjal sebagai kekuatan ghaib Bila dipandang sebagai gejala sosial (budaya global) dan sebagai suatu kekuatan ghaib yang bisa mempengeruhi kehidupan masyarakat saat ini, dapat dipastikan bahwa Dajjal memang sudah benar-benar datang kepada kita, dan tanpa disadari kita sudah menyatu didalamnya, yang tertinggal hanyalah kita masih menunggu siapa pelaku Dajjal tersebut. Ditambah lagi bila kita kaji lebih lanjut indikasi dari kedua hadist Rasulullah diatas, semakin yakinlah kita bahwa kedatangan Dajjal semakin dekat dan kita tidak bisa menghindar dari kenyataan bahwa hari kiamat seakan enggan menjauhi kita. Ketika khalifah Ali bin Abu Thalib, radhiyallah anhu, sedang memberikan ta'lim (majlis ilmu) kepada para tabi'in (shahabat), salah seorang shahabat bernama Sha'sha'ah ibnu Sofhan (Insya Allah) menanyakan kapan datangnya Dajjal, khalifah Ali ra. menjawab bahwa Rasulullah telah memberikan gambaran mengenai tanda-tanda akan datangnya Dajjal dimana tanda-tanda tersebut akan datang silih berganti dengan jarak waktu yang sangat cepat, tanda-tanda tersebut adalah : 1. shalat yang dilakukan manusia mati, maksudnya adalah manusia banyak melakukan sholat tapi tidak terefleksi dalam kehidupannya sehari-hari, shalatnya hanyalah sebagai ibadah ritual untuk menggugurkan kewajibannya, dan lagi banyak sekali manusia yang meninggalkan mesjid untuk mencari kepentingan dunia. 2. mempermaikan amanah, segala amanah yang dipercayakan oleh manusia, banyak dijadikan alat untuk kepentingannya sendiri 3. bohong sudah menjadi budaya yang dianggap wajar 4. riba sudah merajalela di setiap sisi kehidupan 5. suap menyuap dan sogok menyogok adalah hal yang biasa 6. banyaknya didirikannya bangunan-bangunan yang menjulang tinggi sebagai simbol dari kesombongan dan keangkuhan manusia 7. manusia banyak yang mengikuti hawa nafsunya 8. menjual agama dengan harga yang murah, agama dijadikan alasan atau dasar untuk membuat keputusan untuk kepentingan duniawi 9. pertumpahan darah menjadi begitu mudah dan remeh 10. Sifat lemah lembut dipandang sebagai suatu kelemahan ataupun kehinaan. 11. kekerasan dijadikan suatu hal yang membanggakan 12. para pemimpin adalah orang-orang yang banyak dosanya 13. para menteri dan staf diangkat dari orang-orang yang khianat 14. orang-orang yang mempunyai ilmu banyak yang fasiq, , mereka tidak memakai ilmunya dalam mencari fatwa, melainkan berdasarkan hawa nafsunya 15. Banyak terjadi penindasan 16. perceraian banyak terjadi dimana-mana 17. manusia banyak yang mengalami kematian secara mendadak 18. mushaf Al Qur'an dibuat indah bentuknya, tapi tidak dipergunakan sebagai petunjuk hidupnya. 19. mesjid-mesjid didirikan dengan indah dan megah tetapi tidak dipergunakan seperti fungsi aslinya 20. mimbar-mimbar didirikan dengan indah dan megah 21. hati manusia menjadi keras yang sulit menerima petunjuk Illahi 22. manusia dengan mudahnya berkhianat atas janji yang dibuatnya sendiri 23. intrument lagu banyak diperdengarkan dimana-mana sehingga manusia terlena dibuatnya 24. minuman keras mudah di dapat 25. perzinahan menjadi fenomena logis yang dianggap wajar 26. banyak orang khianat yang diberikan amanah 27. orang-orang yang amanah(terpercaya) banyak yang dikhianati ataupun difitnah 28. para wanita ikut berpartisipasi bersama suami mereka mencari harta bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup tapi semata-mata mencari kepuasan dunia 29. wanita dijadikan pemimpin suatu kaum yang didalamnya masih ada laki-laki yang sebenarnya berkompeten untuk menjadi pemimpin 30. Salam (ucapan Assalamu'alaikum) hanya diucapkan bagi orang-orang yang kita kenal saja 31. manusia banyak yang memakai pakaian bagus untuk menutupi kebusukan hatinya 32. hati manusia sangat buruk dan pahit sekali 33. hati manusia kosong sehingga cahaya atau hidayah tidak bisa menembusnya. Demikian tanda-tanda akan datangnya Dajjal yang digambarkan oleh Rasulullah melalui Shahabat Ali bin Abi Thalib ra. Lalu apakah indikasi tersebut sudah terjadi saat ini. Kalau kita mau jujur pasti kita akan mengatakannya "ya", lalu apa yang harus kita perbuat ??? Ali bin Abu Tholib juga menerangkan pesan Rasulullah dalam menanti saat datangnya Dajjal bermata satu dengan cara : * mencari keselamatan hidup (dengan jalan Islam) * berhati-hati dalam menjalani kehidupan duniawi * bersungguh-sungguh dalam beramal sholeh. Dikisahkan pula bahwa kedatangan Dajjal akan membawa kebobrokan di dunia ini dan kelak Allah akan mengutus pembaharu dunia, seorang Imam Mahdi dan akan menurunkan Nabi Isa yang akan menyelamatkan dunia ini dari kezholiman. Tetapi masa ini tidak akan terjadi sebelum manusia melupakannya dan beranggapan bahwa kisah ini adalah hanya sebagai dongeng biasa. (lihat hadist pada part 1). Kemudian kelak akan terjadi pergolakan dasyat antara Dajjal dan Nabi Isa (Imam Mahdi) dan pasti Allah akan memenangkan orang yang berjuang dijalanNya sehingga janji Allah bahwa Islam akan tegak berdiri akan terealisasi. Nabi Isa akan menegakan nilai-nilai Islami dan membenarkan syari'at yang di bawa Rasulullah, menentang ajaran-ajaran kristiani dan menghancurkan salib-salib, menikah dan berkeluarga. Hingga tercapailah Islam sebagai rahmatan-lil'alamin di muka bumi ini. Sampai akhirnya Allah mengirimkan angin pembawa penyakit yang menyerang hanya bagi orang-orang yang di sanubarinya masih ada iman walaupun sebesar atom yang mengakibatkan meninggalnya orang-orang tersebut akibat penyakit tersebut. Tinggallah orang-orang kafir yang menghuni dunia ini. Disinilah Allah akan menunjukan janjiNya atas manusia tentang dasyatnya hari pembalasan sehingga hanya orang-orang yang tidak mempunyai iman saja yang bisa merasakan bagaimana dasyat dan pedihnya hari yang dijanjikan tersebut. Hari Kiamat..... Semoga kita diberikan kemudahan oleh Allah untuk selalu berhati-hati dalam menjalani kehidupan ini. Amin ya Robbal'alamin....(Wallahu'alam bishowwab). ----- is archive was generated by hypermail 2.0b3 on Sun Aug 01 1999 - 12:20:49 CDT Gunawan Yusuf wrote:
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id YAHOO! GROUPS LINKS
|

