Title: Kenging ti PR dinten ieu

Punten ka Baraya sadayana,
ieu kenging nyandak ti PR dinten ieu..

Baktos,



BANDUNG RAYA

Senin, 26 Desember 2005

 440_garis_atas.gif (100 bytes) <http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2005/img/440_garis_atas.gif>    
       
Fisik SDN Hanjuang Sari Rusak dan Nyaris Roboh
Usulan Perbaikan Selalu Ditolak

BANDUNG, (PR),-
Kendati SDN Hanjuang Sari di kec. Parongpong memiliki berbagai prestasi, misalnya telah berkali-kali menjadi juara lomba membaca, menulis, dan berhitung di tingkat kabupaten, namun fasilitas belajar mengajar di sekolah itu teramat minim. Bahkan, bangunan sekolah itu rusak parah.

Demikian diungkapkan Kepala Sekolah SDN Hanjuang Sari, Drs. Rosyidin Fakhruddin, M.A., di kantornya, Jln. Cihanjuang 144, Kecamatan Parongpong, Kab. Bandung, Sabtu (24/12). ”Dari 40 sekolah di Kecamatan Parongpong, sekolah ini yang paling jelek. Selain jelek, fasilitas pendidikan pun sangat kurang,” katanya.

SDN Hanjuang Sari dan SDN Cihanjuang 1 dibangun di atas lahan seluas 1.200 m2. Namun, dua sekolah itu hanya memiliki satu lapangan berukuran 5 x 7 m. Padahal, jumlah siswanya 520. ”Kalau upacara siswa berdesakan hingga memenuhi teras yang luasnya terbatas. Lahan habis digunakan untuk bangunan yang letaknya tidak beraturan,” ujar Rosyidin.

Kedua sekolah itu juga tidak memiliki ruang perpustakaan. Jumlah kelas pun tidak memadai. SDN Cihanjuang 1 hanya memiliki tiga kelas. Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM), SD itu memanfaatkan rumah dinas penjaga SDN Hanjuang Sari sebagai kelas. Ruang itu pun tidak memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik.

Di samping minimnya fasilitas, Rosyidin juga mengeluhkan kondisi sekolah yang rusak. ”Setiap hujan, pasti bocor. Kegiatan belajar mengajar pun terganggu,” katanya seraya menambahkan, ”Atap bangunan sekolah sudah melengkung. Beberapa balok kayu lapuk. Tiang-tiang penyangga pun rusak dimakan rayap. Tiga tiang di antaranya sudah tidak ada di tempatnya. Saya khawatir rubuh.”

Disebutkan, Senin (19/12), pukul 6.00 WIB, sebuah siku-siku di teras kelas yang bersebelahan dengan ruang kepala sekolah jatuh. ”Untung anak-anak belum datang. Kalau ada, pasti sudah jatuh korban, karena lokasi jatuhnya siku-siku dengan panjang sekira 1,5 m itu merupakan tempat bermain siswa,” kata Rosyidin.

Tidak aman

Kondisi kelas pun tidak layak untuk KBM. Beberapa jendela pecah. Eternit dan ubin pun banyak yang berlubang. ”Kondisi lantai seperti itu berbahaya bagi siswa. Siswa yang kurang hati-hati bisa terjatuh di tempat itu,” tuturnya.

Sejak didirikan pada 1982, SDN Hanjuang Sari baru sekali direnovasi. ”Tahun 1989 direnovasi. Itu pun hanya satu ruang, yang sekarang dijadikan ruang kepsek,” ujarnya. Karena itulah, kata Rosyidin, sejak dua tahun lalu, pihak sekolah telah merencanakan renovasi total kedua sekolah tersebut.

”Kami telah mengajukan proposal renovasi total bahkan hingga ke tingkat menteri. Proposal sudah disetujui berbagai pihak terkait, termasuk Pemkab Bandung. Namun, Dinas Pendidikan Kab. Bandung tidak bersedia mengalokasikan dana. Alasannya, sudah dialokasikan untuk pembangunan SMP, SMA, dan sarana lain,” katanya.

Tidak hanya di kabupaten, kata Rosyidin, Disdik Jabar pun menolak proposal dengan pengajuan dana Rp 3,68 miliar.

Ketika meninjau lokasi, Sabtu (24/12) sore, staf ahli anggota Komisi XI DPR RI, Hidayatullah, mengatakan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak sanggup mengalokasikan dana sebanyak itu untuk renovasi SDN Hanjuang Sari.

Namun, dia mengimbau Pemkab Bandung agar mengalokasikan dana yang bersumber dari Dana alokasi khusus non reboisasi, sebesar Rp 1,5 miliar untuk rehabilitasi total SD tersebut. ”Jika pemkab tidak bersedia mengalokasikan dana saya berjanji akan membuat surat tembusan kepada Mendiknas agar menegur pemkab,” kata Hidayatullah. (CW-2)***

       

Çéçép Wahyu

PT. Pepperl+Fuchs Bintan
Jl. Asoka Lot SD 56-57,53
Bintan Industrial Estate
Lobam -Bintan Island
Indonesia 29154
Telephone: (62) 0770-696678, ext: 213
Facsimile: (62) 0770-696677
[EMAIL PROTECTED]
www.pepperl-fuchs.com

Signals for the world of automation
--------



Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id




SPONSORED LINKS
Corporate culture Business culture of china Organizational culture
Organizational culture change Organizational culture assessment Jewish culture


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke