Gampil atuh eta mah, kieu geura...
Allahumaghfirlanaa waliwaalidiina warhamhuma kamaa rabbayana shighara...

 
On 1/26/06, dini harmita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


--- Begin forwarded message:

From: mia rahmawati < [EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 24 Jan 2006 23:41:57 +0700 (ICT)
To:   Jamaluddin  Aja  <[EMAIL PROTECTED] >,  Imad  Doeddin
<[EMAIL PROTECTED]>,  Arry  fajar < [EMAIL PROTECTED]>, dini
harmita        <[EMAIL PROTECTED]>,        avicena       iqbal
<[EMAIL PROTECTED]>,                   " [EMAIL PROTECTED]"
<[EMAIL PROTECTED]>,  siti ramadia < [EMAIL PROTECTED]>, Pasih
Sawito <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Terusan: Fwd: Fw: no subject

Perhatikan: pesan yang diteruskan sudah dilampirkan.

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik
terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com


_____________________________________________________________
--------------------------------
Get Your Free Exclusive E-mail !
Go to http://www.myquran.com
Indonesian Muslim Portal
--------------------------------------


Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id




SPONSORED LINKS
Corporate culture Business culture of china Organizational culture
Organizational culture change Jewish culture


YAHOO! GROUPS LINKS





---------- Forwarded message ----------
From: desita ekaputri <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] , mia rahmawati <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sun, 22 Jan 2006 20:12:59 -0800 (PST)
Subject: Fwd: Fw: no subject


Yuan Astika <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: "Yuan Astika" < [EMAIL PROTECTED]>
To: "desita ekaputri" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Fw: no subject
Date: Sat, 21 Jan 2006 20:04:46 +0700

 
----- Original Message -----
From: Yotik
Sent: Saturday, January 21, 2006 4:31 PM
Subject: no subject

 
 

 
Ketika aku sudah tua, bukan lagi
aku yang semula.
Mengertilah,
bersabarlah
sedikit terhadap aku.
 
Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku
lupa
bagaimana mengikat
sepatu,
ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.
 
Ketika aku berulang-ulang berkata-kata
tentang
sesuatu yang telah bos an
kau
dengar,
bersabarlah mendengarkan, jangan
memutus
pembicaraanku.
Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang
cerita yang telah
beribu-ribu
kali kuceritakan agar kau tidur.
 
Ketika aku memerlukanmu untuk
memandikanku,
jangan
marah padaku.
Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai
segala
cara untuk membujukmu
mandi?
 
Ketika aku tak paham sedikitpun tentang
tehnologi
dan hal-hal baru,
jangan
mengejekku.
Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar
menjawab setiap "mengapa"
darimu.
 
Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan
tanganmu
yang masih kuat untuk
memapahku.
Seperti aku memapahmu saat kau belajar
berjalan
waktu masih kecil.
 
Ketika aku seketika me lupakan pembicaraan
kita,
berilah aku waktu untuk
mengingat.
Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan
tidaklah
penting, asalkan kau
disamping mendengarkan, aku sudah sangat
puas.
 
Ketika kau memandang aku yang mulai
menua,
janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku
menghadapimu ketika kamu mulai
belajar menjalani kehidupan.
Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana
menjalani
kehidupan ini,
sekarang
temani aku menjalankan sisa hidupku.
Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan
memberikan senyum penuh rasa
syukur,
dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak
terhingga untukmu.
 
From dad & mom

 


Yahoo! Autos. Looking for a sweet ride? Get pricing, reviews, & more on new and used cars.





Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke