joko tingkir <[EMAIL PROTECTED]> wrote: "hoyong tepang ka neng yeti", mungkin langkung tepat "hoyong tepang sareng neng Yeti" atanapi "hoyong nepangan (ka) neng Yeti"
Jaka --- Toto Hermanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > yeti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > assalamu'alaikum........... > > punten.....abdi hoyong ngiringan.......nami abdi > yeti asal ti garut...ayuena > di damel di daerah cibitung............ > > > hatur nuhun sa teu acan na.... > Assalammualaikum > Neng....yeti....kumaha damang....abdi hoyong > tepang...saurna damel dicibitung...wilujeng > patepang....diantos waleurannana....... > abdi > Toto > > ----- Original Message ----- > From: "Ganjar Kurnia" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Saturday, February 18, 2006 1:43 PM > Subject: Re: [Urang Sunda] Kriteria Milari Pasangan > Hirup versi heureuy > > > Aya opat kriteria milarian pipamajikaneun : > > 1. geulis > 2. anak tunggal > 3. beunghar > 4. ramana kagungan panyawat jantung > > namina ge versi heureuy tong dianggap serius > teuing, tapi ari bade > dijadikeun acuan mah teu nanaon; ngan kedah > ditambihan kriteria kalima > "kersaeun" henteu? > > > > sara raka <[EMAIL PROTECTED]> a écrit : > poin nu penting: ketepatan itu identik dg > ketenangan= ngengingkeun anu > ideal gumantung kana kadewasaan atawa teu > gurung-gusuh...ulah hilap > ihtiar...hehehe.. > > tapi poma ulah balangah enjoy dina lelengohan > besi..........duka ah. > > ketenanangan teh percaya ka Alloh, yen jodo urang > moal ku batur...naon > hartina buru2. padahal calonna tos ditangtoskeun ku > Alloh. > > emang rijki, pati jeung jodo taya nu uninga kajaba > Gusti nu Maha Suci. > > ... > > [EMAIL PROTECTED] wrote: > Aya artikel sae ti milis tatanggi, kanggo anu nuju > milari 'pasangan > hidup'. Nanging punten tacan dibasa-sundakeun.... > > > Kriteria Calon Pasangan Hidup > > Nabi Muhammad saw. dalam sabdanya menyebutkan untuk > mengutamakan agamanya > dibanding faktor-faktor lain dalam memilih jodoh ( > cantik, kaya, keturunan > ). > > Meskipun demikian beliau sangat menekankan > kecocokan. Ketika seorang > sahabat dari kaum Muhajirin ingin menikah dengan > wanita Anshar, maka > Rasulullah saw. menganjurkan untuk terlebih dahulu > melihatnya. Ini berarti > Rasul juga ingin adanya kecocokan - dalam segala > hal, termasuk fisik - > bagi yang akan menikah. Ada juga kan kasus seorang > akhwat shahabiyah yang > menyesal ketika sudah terlanjur menikah, tetapi > tampang suaminya tidak > disukainya, akhirnya mereka bercerai. > > Hal memilih pasangan dengan melihat fisik > sebagaimana memilih pasangan > karena keturunan yang baik dan kemapanannya ( baca : > kaya ) menurut saya > bukan hal yang tabu. Tetapi tetap saja yang harus > kita utamakan : AGAMA. > Tidak saja ia beragama Islam, tetapi pemahaman dan > pengamalannya > benar-benar Islami. > > Saya setuju dengan sebuah artikel yg menyebutkan > bahwa kriteria din itu > bernilai 1. Yang lainnya 0 ( nol ). Jadi, kalau kita > memilih karena si > akhwat cantik, atau si ikhwan kaya, atau si dia > keturunan kiyai. Itu semua > bernilai 0, kalau din-nya tidak dipenuhi. Kalau > din-nya dipenuhi dan sang > calon ganteng atau cantik, maka nilainya bisa 10. > Ditambah keturunannya > baik = 100. Ditambah hartanya melimpah =1000. > Idealnya begitu, tetapi > tidak ada manusia yang sempurna. > > Bagi yang ingin akhwat cantik atau ikhwan ganteng > harus siap bila suatu > saat sang pasangan menjadi keriput karena tua atau > tergores wajahnya, atau > mengalami luka bakar, atau resiko2 lainnya yang > tidak menyenangkan. Segala > sesuatunya sementara. > > Bagi akhwat yg menginginkan ikhwan yang bergaji > tinggi, mapan. Ketahuilah, > segala sesuatu bisa terjadi. Setelah menikah, bisa > jadi PHK menyerang. > Suami yang tidak punya iman dan tidak kreatif bisa > panik dan tidak > menyelesaikan masalah. Yg jelas harta itu sementara. > > Bagi yg menginginkan keturunan baik, itu bagus. > Karena kita tidak hanya > melibatkan sang calon isteri atau suami dalam > mengarungi biduk rumah > tangga. Karena orangtua masing2 dan sanak saudara > bisa jadi ingin > nimbrung. Akan tetapi si calonlah yang nantinya > lebih banyak hidup dengan > kita dan lagi tidak ada yang sempurna. > > Bagi yang memasang kriteria agama (atau din), itu > bagus dan memang > seharusnya. Tetapi pada perjalanannya, suami dan > isteri sudah sepatutnya > saling melindungi, memelihara, dan menjaga agar > din-nya tumbuh dengan > sempurna sehingga dapat mengantarkan keluarga > berkumpul di surga. > > Memang yang ideal, ketika "bentuk" bertemu dengan > "makna", ketika "rupa" > bertemu dengan "jiwa". Tetapi itu tidak mudah, > walaupun bisa karunia itu > diberikan kepada seseorang. > > Ujian bisa menimpa kapan saja. Termasuk ketika > memilih pasangan. Sekali > lagi, tidak ada yang sempurna. Kekurangan pasangan > kita - kata Bang Rico - > bisa menjadi ladang 'amal bagi kita. Hidup hanya > sekali ( kata mba Yati > dan banyak orang ), jangan salah pilih dan menyesal > ! > > Maka ketika ujian datang, kita sudah siap dengan > ilmu yang diperlukan. > Agar kita tidak bengong ketika harus mencari > "jawaban" atas "soal-soal". > > Berdoalah untuk saudara-saudara kita agar tepat > sasaran dalam membidik. > Agar tepat langkah. Dan ketepatan itu identik dengan > ketenangan, kata Aa > Gym. Jadi bukan ketergesa2an dan kepanikan. Semoga > ALLAH selalu membimbing > kita untuk membentuk keluarga sakinah dengan bingkai > cinta kepada-Nya ( > niat lurus ) dan cara yang benar sesuai syariat. > Aamiin. > > Wallaahu a'lam. > > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > > > Komunitas Urang Sunda --> > http://www.Urang-Sunda.or.id > > > > > SPONSORED LINKS > Corporate culture Business culture of > china Organizational > culture Organizational culture change > Organizational culture > assessment Jewish culture > > --------------------------------- > === message truncated === __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Hatur nuhun kana koreksina...rumaos pribados.....kirang dina tatabasa.....hapunten bilih....nyinggung kana manah.... ari hirup...tong seur teuing neko-neko....anu penting mah..."DUIT" sok geura ku duit mah geunah hirup teh...... wassalam Toto SPONSORED LINKS Corporate culture Business culture of china Organizational culture Organizational culture change Jewish culture --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "urangsunda" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- --------------------------------- Relax. Yahoo! Mail virus scanning helps detect nasty viruses! [Non-text portions of this message have been removed] Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

