AR RUHUL JADID FI JASADIL UMAH
AR RUHUL JADID FI JASADIL UMAH
HAI MUJAHID LULUHLANTAHKAN JIWA PENDOSA
KAMI SEMANGAT BARU SIAP MAJU HANCUR SEMUA MUSUH
KAMI TENTARA ALLOH SIAP KORBANKAN HARTA BAHKAN JIWA

-- In [email protected], DELUN I <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Amit-amit jabangbayi..! mugi-mugi di tanah Pasundan mah sing 
detebih keun nu namina konflik-konflik atas nami agama jeung 
sajabina sanés budaya urang sunda nu kitu mah.
>   Sing emut yen di tatar sunda téh gaduh semboyan "Gemah Ripah 
Répéh Rapih".
>    
>   wasalam,
>    
>   Dela
> 
> abah kasep <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   Kumaha mun di Tatar Pasundan urang Islamna saeutiknya??????
>   (muga2 teu janten kieuuu!)
>    
>   Rabu, 15 Maret 2006
> 
> Muslim Poso akan Melawan Secara Fisik Detasemen 88 
> 
> 
>   JAKARTA -- Kaum Muslim di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, 
mendesak pemerintah segera menarik Detasemen Khusus Antiteror 
(Densus) 88 dari wilayah Poso karena telah melakukan teror terhadap 
umat Islam. Bila tak segera ditarik, anggota Densus 88 akan 
menghadapi perlawanan fisik dari kaum Muslim Poso.
>   "Mujahidin di seluruh dunia akan tahu di Poso telah terjadi 
kezaliman terhadap kaum Muslimin," kata Ketua Umum Forum Silaturahim 
Perjuangan Umat Islam Poso, M Adnan Arsal, di Jakarta, Selasa 
(14/3). Menurut Adnan, Detasemen 88 telah melakukan berbagai 
penangkapan tanpa bukti serta penyiksaan terhadap warga Muslim. 
Kehadiran pasukan antiteror milik kepolisian tidak diperlukan karena 
antara warga Muslim dan Kristen sudah berdamai sejak lama.
>   Adnan mengatakan, kesabaran masyarakat Muslim Poso yang terus 
ditekan itu ada batasnya. Bila Detasemen 88 tak segera ditarik, kata 
dia, dengan mudah umat Islam akan mengobarkan perlawanan fisik. 
Anggota Detasemen 88 yang mencoba melakukan penangkapan terhadap 
warga Muslim tanpa dasar akan ditangkap warga dan senjatanya 
dirampas.
>   Dia juga menambahkan, walau kini jumlah Muslim Poso tinggal 20 
persen, mereka tidak takut terhadap senjata dan aparat karena sudah 
terbiasa dengan konflik. "Kita tinggal perintahkan pukul tiang 
listrik, maka perlawanan dimulai," tegas Adnan. Dia juga meminta 
pemerintah untuk memahami alasan umat Islam melakukan perlawanan 
semata-mata karena dizalimi.
>   Dia mengungkapkan, bunyi tiang listrik di Poso lebih ditakuti 
daripada ledakan bom atau rentetan senjata api. Saat konflik, bunyi 
itu pertanda serangan oleh warga dimulai. Namun kali ini Adnan 
memastikan sasaran kemarahan Muslim Poso hanya anggota Detasemen 88.
>   Kemarahan umat Islam Poso dipicu penangkapan terhadap Andi Ipong 
dan M Yusuf pada November 2005 lalu. Kedua anak muda itu dituduh 
terlibat tindakan terorisme dan sempat mengalami siksaan fisik dalam 
tahanan polisi. Tuduhan itu ternyata tidak terbukti. Saat ini kedua 
orang itu dibawa ke Jakarta untuk diadili dengan kasus pembunuhan. 
Adnan mengaku punya bukti saksi kasus Ipong dan Yusuf telah 
direkayasa.
>   Adnan mengatakan ribuan umat Islam telah berkali-kali melakukan 
demonstrasi di DPRD, Kejaksaan Negeri Poso, dan kantor wali kota 
Poso. Namun mereka tak pernah didengar. Tuntutan mereka sederhana, 
kembalikan Ipong dan Yusuf ke Poso karena mereka bukan teroris.
>   Saat ini umat Islam Poso berpandangan bahwa berbagai pengeboman 
hanya rekayasa untuk menjadikan Poso tidak aman. Karena ternyata 
aparat keamanan, terutama polisi, yang paling menikmati keuntungan 
dengan adanya limpahan dana operasi keamanan yang besar dari pusat.
> (rto ) 
>             
> ---------------------------------
> Brings words and photos together (easily) with
> PhotoMail  - it's free and works with Yahoo! Mail.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
> 
> 
> 
> 
>   SPONSORED LINKS 
>         Corporate culture   Business culture of china   
Organizational culture     Organizational culture change   
Organizational culture assessment   Jewish culture 
>     
> ---------------------------------
>   YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
>     
>     Visit your group "urangsunda" on the web.
>     
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>     
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
>     
> ---------------------------------
>   
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Yahoo! Travel
>  Find  great deals to the top 10 hottest destinations!
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>






Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke