Teknologi di Endonesia mah kudu dibeuli mahal, kudu nguntungkeun sagede-gedena.
Telepon imah (fix line) contona, lamun urang hayang make "feature" (feature...?) anu lain contona : "Call Forwarding", Follow me", "Confrence", "Mail box" eta teh kudu mayar deui....!
Ari di kantor mah pan, sagala ka canggihan PABX (telepon) teh dibikeun kabeh kanu make.
Ku ayana Voip, pasti bakal rada ngurangan panghasilan parusahaan telepon (fix line) jeung HP (telepon keuweuk)
Misalna di hiji komplek geus aya jaringan RT/RW net, tinggal make "CO Line" atawa "Trunk Line" Telepon "fix line" 5 siki weh keur kaluar komplek.
Pan lieur tah parusahan telepon, nu tadina ratusan "line" ngen jadi 5 "line"
emod
iwa cyber <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
iwa cyber <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Hidup Kang Onno! Calon Menkominfo!!
iwa
KudjangPutraAnom
Selasa , 18/04/2006 09:59 WIB
> Gara-gara Sebarkan VoIP Onno Diminta Menghadap ke Postel
> Donny BU - detikInet
>
> Jakarta, Gara-gara terlalu "banyak omong" tentang teknologi Voice over
> Internet Protocol (VoIP), pakar Internet Onno W Purbo, terpaksa harus
> berurusan dengan pemerintah. Dalam waktu dekat, Onno dijadwalkan harus
> menghadap Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Dirjen Postel).
>
> "Gue dipanggil untuk ketemu dengan Dirjen Postel (Basuki Yusuf
> Iskandar - red.) dalam waktu dekat ini," ujar Onno kepada detikINET,
> Selasa (18/4/2006). Kemungkinan, menurut Onno, pemerintah mulai
> "perhatian" dengan kembali maraknya gerakan pemberdayaan
> telekomunikasi swadaya masyarakat berbasis teknologi VoIP tersebut.
>
> "Rencananya sih gue mau langsung mendemokan tuh teknologi VoIP di di
> depan Pak Basuki dan jajarannya," tambah Onno. Teknologi yang akan
> dipaparkan oleh Onno tersebut adalah teknologi yang sama ketika Onno
> memberikan tutorial VoIP di markas detikINET beberapa waktu lalu.
>
> Menurut Onno, ternyata berangkat dari acara demo VoIP tersebut, kini
> mulai bangkit kembali gerakan-gerakan di masyarakat untuk bisa secara
> mandiri dan swadaya dalam hal pengadaan infrastruktur telekomunikasi.
> "Kini permintaan dari daerah mulai berdatangan, untuk mendapatkan
> informasi tentang membangun dan menggunakan teknologi VoIP," ujar Onno.
>
> Antusiasme para pembaca detikINET pun tak terelakkan. Salah satunya
> tercermin ketika memberikan komentar pada berita yang menginformasikan
> acara demo VoIP ketika itu. "Coba Pak Onno diangkat jadi menteri
> telekomunikasi," ujar Hanafi, salah seorang pembaca yang mengisi
komentar.
>
> Tentu saja harapan dari pembaca tersebut rasanya masih jauh panggang
> dari api. Bahkan Onno sempat 'ditegur' oleh Postel. "Kemarin Postel
> komplen ke gue. Katanya, gue kok malah bangga pakai nomor VoIP dari
> Washington DC, bukannya bangga pakai 62 (kode nomor telepon negara
> Indonesia - red.)," tandas Onno sembari tersenyum nakal. (dbu)
~~+wildan thoyib+~~ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Aya hiji pangalaman
How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low PC-to-Phone call rates.
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "urangsunda" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
- Balasan: [Urang Sunda] Gara-gara Sebarkan VoIP Onno Diminta... Emod Morales
- Re: Balasan: [Urang Sunda] Gara-gara Sebarkan VoIP Onn... Pangeran Gogon
Kirim email ke

