Baraya,
Ceuk beja, cenah Gunung Puntang teh mangrupakeun
patilasan hiji karajaan, Nagara Puntang. Mangga ieu
artikelna, aya di handap.
(mh)
======
PR, Pariwisata, Minggu, 13 Juli 2003
Gunung Puntang, Objek Wisata Alam yang Bersejarah
POTENSI alam Kabupaten Bandung Jawa Barat tak bisa
dimungkiri memendam aset kepariwisataan yang sudah
tidak diragukan lagi keberadaannya. Gunung Puntang
adalah salah satunya. Wanawisata dan bumi perkemahan
ini terletak di Kecamatan Banjaran, 30 km dari Kota
Bandung ke arah selatan.
Selain keunikan dan keindahan alamnya, wanawisata
Gunung Puntang pun merupakan objek wisata sejarah yang
berada di kompleks Gunung Malabar, pada ketinggian
1.300 meter di atas permukaan laut degan suhu sekira
18-23 derajat C.
Berdasarkan cerita rakyat Pasundan yang berkembang di
masyarakat, di sini dulunya terdapat suatu kerajaan
yang disebut Negara Puntang. Sebagai bukti, di
beberapa area ditemukan onggokan batu besar yang
diduga ada kaitannya dengan peninggalan sejarah Gunung
Puntang di antaranya; Batu Korsi, Batu Kaca-kaca, dan
Batu Kompaan.
Pada zaman pemerintahan Hindia Belanda, di kawasan ini
pernah didirikan Stasiun Pemancar Radio Malabar yang
dibangun pada tahun 1917-1929. Sampai saat ini
puing-puing bekas peninggalannya masih dapat ditemui,
sebagai saksi sejarah.
Wisatawan yang gemar melakukan kegiatan di alam bebas
bisa menyalurkan inspirasi dan kegemarannya. Bentangan
di alam yang khas dan dipengaruhi sejarah dengan
panorama alam berupa hutan yang masih alami dapat
membangkitkan minat untuk berpetualang.
Daerah hutannya berbentuk hutan campuran, bervariasi
dengan anak sungai yang dialirkan dari Curug Siliwangi
yang mengairi enam desa dan dua kecamatan.
Selain puing-puing reruntuhan bekas Stasiun Pemancar
Radio Malabar, di kawasan ini juga terdapat dua gua
yang menarik perhatian. Kedua gua itu konon dibuat
oleh Belanda pada tahun 1940 dan diduga keduanya
saling berhubungan. Menurut keterangan dari para
petugas di sana, kedua gua tersebut dulunya dipakai
tempat untuk menyimpan komponen peralatan stasiun
radio dan telefon.
Untuk mencapai lokasi ini tidak begitu sulit, apalagi
bagi masyarakat Bandung. Selain dapat ditempuh dengan
menggunakan kendaraan pribadi, juga dapat ditempuh
dengan kendaraan umum. Dari Terminal Kebon Kalapa bisa
naik bus jurusan Pangalengan, turun di daerah Cimaung,
kemudian dilanjutkan dengan menggunakan ojek menuju
lokasi atau bisa juga dari Terminal Tegalega, naik
kendaraan umum jurusan Banjaran, kemudian dilanjutkan
dengan menggunakan kendaraan umum menuju lokasi. Di
samping itu, juga dapat ditempuh dari terminal
Soreang. Naik jurusan Banjaran atau menumpang bus
jurusan Pangalengan.
Jika Anda membawa kendaraan pribadi, tentu tak ada
masalah. Ikuti saja Jalan Raya Mochamad Toha melalui
Dayeuh Kolot melewati Terminal Banjaran. Dari kota
kecamatan ini, jaraknya kurang lebih sekira lima
kilometer sampai di persimpangan Cimaung. Namun yang
perlu diingat, jangan lepaskan pandangan Anda ke
sebelah kiri, agar mudah melihat papan petunjuk menuju
lokasi.
Kendati objek wisata ini sudah diketahui sejak puluhan
tahun lalu, namun baru pada tahun 1987, Gunung Puntang
berkembang menjadi kawasan wisata sejarah sekaligus
bumi perkemahan dan lintas alam yang sangat digemari
wisatawan. Bagi mereka yang tinggal di Kota Bandung,
Gunung Puntang adalah satu alternatif berlibur setelah
Wanawisata Situ Patenggang atau Rancaupas.
Jika memasuki kawasan hutan, para pengunjung akan bisa
menyaksikan menjulangnya pohon-pohon kayu keras dengan
lumut-lumut alami yang menempel pada kulit pohon itu.
Juga jenis paku-pakuan (pakis), menjadi ciri khas
hutan sepanjang jalan menuju kawasan Curug Siliwangi.
Suasana alam seperti ini juga bisa disebut sebagai
nilai lebih yang ada di objek wisata Gunung Puntang.
Lebih-lebih dari gerbang jalan menuju ke kawasan ini,
hampir di kanan-kirinya ini marak dibangun vila-vila
mewah, semakin menambah daya tarik para wisatawan
untuk mengunjnginya. Tak heran bila Minggu tiba,
masyarakat dari berbagai pelosok ââ¬â apalagi
mereka yang tempat tinggalnya tidak jauh dari sekitar
kawasan ini ââ¬â selalu datang berbondong-bondong
sekadar berolah raga lari pagi sembari menikmati
kesejukan dan keindahan alamnya.
Di lokasi objek wanawisata Gunung Puntang kini sudah
dibangun sejumlah fasilitas. Pengunjung tak bakal
direpotkan untuk memarkir kendaraan yang dibawanya
karena hanya berjarak sekira 100 meter ke kawasan
wisata, terbentang lahan parkir yang cukup luas.
Begitu pun bagi pengunjung yang khusus ingin berkemah,
selain tersedia sarana perkemahan seluas lima hektare,
juga tersedia sarana lain yang mendukung, seperti MCK,
musala, dan beberapa warung yang menyediakan makanan.
Letaknya ditata teratur di bawah pohon pinus dan
hijaunya rerumputan sehingga terasa sejuk dan nyaman.
Selain itu, di dalam kawasan Wanawisata Gunung Puntang
pun tersedia beberapa saung berupa pendopo untuk
istirahat atau menginap bagi pengunjung yang tidak
membawa perlengkapan berkemah. (Edi R. Panjunan)***
=====
Situs: http://www.urang-sunda.or.id/
[Pupuh17, Wawacan, Roesdi Misnem, Al-Quran, Koropak]
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "urangsunda" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

