Press Release : Majalah Biskom Gelar Seminar Tulis Menulis Bidang TI

BISKOM BAGI KIAT DAN STRATEGI BISNIS MENULIS TI

Jakarta
, 29 April 2006 : `Ikatlah ilmu dengan menuliskannya,` ungkap pepatah. Kiranya sudah banyak orang yang tahu tentang teknologi informasi (TI) tapi sayang kalau tidak didekomentasikan atau diikat ke dalam sebuah tulisan. Sementara di negeri kita banyak orang mulai tertarik dengan dunia TI yang diperkirakan bakal terus meningkat.
 
Di sisi lain, penetrasi masyarakat terhadap dunia TI, pun salah satunya melalui tulisan atau bacaan. Tapi sumber bacaan itu sepertinya masih terbatas. Kalau pun ada, mungkin hanya menterjemahkan dari hasil browsing di internet atau buku-buku TI yang berbahasa Inggris. Jika penetrasi masyarakat terhadap TI ini semakin dalam dan makin luas, bisa berdampak besar pula pada pertumbuhan pasar TI di Indonesia. Karenanya, semakin banyak yang menulis TI, makin kuat pula penetrasi masyarakat terhadapnya.

Nah, bila Anda ingin mulai menulisnya, sementara belum tahu bagaimana caranya atau hobi menulis tapi belum pernah mempublikasikannya, ikuti saja seminar Kiat Menulis dan Strategi Bisnis Penulis TI.
 
Seminar ini akan digelar Majalah Biskom pada 29 April 2006, mulai pukul 13.00 - 17.00 WIB, di Roxy Square Lantai 2, Ruang Diamond Hall, (sebelah RS Sumber Waras), Jakarta Barat. Dalam pelaksanaannya, Biskom bekerjasama dengan media TI online detikINET, Penerbit Andi Yogyakarta, Roxy Square Jakarta, serta para mitra atau sponsor terkait.

Tampil sebagai pembicara antara lain Onno W Purbo, Pakar Internet dan Penulis Buku TI, Donny BU (Akademisi dan Jurnalis TI), serta  Direktur Penerbit Andi, Joko I. Mumpuni. Ketiga pembicara akan mengungkapkan sejumlah kiat dan strategi menulis artikel TI, mengenal karakteristik tulisan dari media Internet dan media cetak, sampai mengolah naskah untuk dijadikan sebuah buku. Dengan demikian seminar ini pun menawarkan alternatif profesi bagi peserta untuk bisa `hidup` dari hasil menulis.

Onno W Purbo misalnya, akan berbagi pengalaman menulis buku, teknik membaca keinginan pembaca dan bekerjasama dengan vendor TI. Tak ketinggalan, materi tentang kiat dan pengalaman menulis laporan penelitian dan jurnal ilmiah. `Melalui seminar ini, saya ingin banyak orang Indonesia bisa jadi penulis, agar ilmu pengetahuan tidak ekslusif bagi orang kampus, tapi bisa lepas ke segala lapisan masyarakat ..` ungkapnya.

Selain itu, Onno juga tak pernah lepas dari cita-citanya agar bangsa Indonesia dapat hidup dari kekuatan otaknya bukan ototnya. Dan untuk mewujudkannya, penyebaran pengetahuan menjadi kunci. `Sayangnya, sebagian besar pengetahuan yang ada itu dalam bahasa Inggris. Seni mengkonversikan pengetahuan berbahasa Inggris menjadi buku-buku dan artikel dalam bahasa Indonesia secara swadaya masyarakat dengan cara mengajak anak-anak muda Indonesia menjadi penulis buku TI, bisa menjadi kunci dalam sharing atau access to knowledge,` papar Onno, yang baru kembali dari konferensi Access to Knowledge di  Yale University, AS.

Seperti diketahui, Onno kini  sangat aktif menulis tentang TI di berbagai media. Baik media cetak seperti majalah dan buku, serta media online. Bahkan ia sendiri mengaku lebih senang dan lebih membanggakan kalau dirinya disebut sebagai `Freelance IT Writer`.  Apakah dengan menjadi penulis kebutuhan hidup sehari-hari bisa terpenuhi? Onno menjawab, soal rejeki sudah diatur dan dia sendiri merasa tiada pernah kekurangan.

Sementara Direktur Penerbit Buku Andi, Joko I Mumpuni mengatakan, profesi sebagai penulis buku merupakan profesi yang menarik, baik dari sisi penghasilan maupun karir. Lebih lanjut Joko menjembarkan, setidaknya ada empat keuntungan bagi penulis.

Pertama, keuntungan finansial dari royalty. Kedua, bisa mempermudah peningkatkan karir bagi dosen dan guru, karena bisa mendapatkan KUM. Ketiga dari segi reputasi, karena buku merupakan karya yang terpublikasi, dan keempat mendapat kepuasan batin, karena buku merupakan karya monumental.

Dalam seminar ini Joko akan memberi bocoran tentang kriteria naskah yang bisa diterbitkan Penerbit Andi untuk menjadi sebuah buku. Menurutnya, dalam dunia penerbitan, penulis pada umumnya berfikir idealis, sedangkan penerbitan merupakan sebuah industri.

`Nah, bagaimana mempertemukan pola pikir yang idealis dan pola pikir industrialis akan dijelaskan dalam seminar ini,` ujar Joko. Karenanya agar bisa sukses dalam menerbitkan buku, penulis harus benar-benar sinergis dengan penerbit.

Lebih dari itu, dari hasil seminar ini diharapkan para peserta nantinya sudah bisa mulai menulis ataupun meningkatkan kualitas tulisannya. Peserta juga akan dapat gambaran yang lebih jelas tentang berbagai media untuk menampung tulisannya itu. Misalnya dalam bentuk buku, media cetak, media Internet, majalah dinding, jurnal, dan sebagainya. Dengan demikian, proses diseminasi pengetahuan dan penterasi TI dari-oleh-untuk masyarakat Indonesia akan bisa makin ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.

Seminar menulis TI ini sangat bermanfaat bagi para akademisi, para aktifis jurnalis di sekolah maupun kampus, para profesional dan eksekutif di bidang TI seperti pengelola konten situs internet, pengelola majalah dinding offline/online, sampai para pemilik atau pengelola vendor dan distributor TI.

Majalah Biskom sebelumnya juga sukses menggelar seminar Network Security dan Rekayasa Foto. Untuk mengulang kesuksesan penyelenggaraan seminar, Biskom tetap didukung oleh asosiasi-asosiasi mall komputer di Jakarta. Antara lain HMCC - Harco ManggaDua Computer Center, Ambasador Computer Center (ACC), Asosiasi Pedagang Plaza Pinangsia (AP3), Computer City (Glodok Plaza), e_Mall (Ratu Plaza), dan IT-Center (Roxy Square).

MENGENAI MAJALAH BISKOM
Biskom adalah Majalah Mitra Komunitas Telematika Indonesia yang saat ini memasuki tahun keenam. Biskom tampil konsisten dengan cover majalah yang menampilkan para tokoh teknologi komunikasi dan informasi Tanah Air.

Para tokoh bidang TI yang pernah tampil antara lain; Budi Wahyu Jati (CM Intel Corp Indonesia), Tony Chen (Presdir Microsoft Indonesia), Merry Harun (Direktur Canon-PT Datascrip), Syamsul Mu'arif (Mantan Menkominfo), Hatta Radjasa (Menhub), Djamhari Sirat (Mantan Dirjen Postel), Abdul Bari Azed (Dirjen HKI & HAM RI), Lee Kang Hyun (Direktur Samsung Electronics Indonesia), Kusmayanto Kadiman (Menristek), Onno W. Purbo (Pakar Internet), Sofyan Djalil (Menkominfo), Cahyana Ahmadjayadi (Dirjen Aplikasi Telematika), Betty Alisjahbana (Presdir IBM Indonesia), Adi J. Rusli (Managing Director Oracle Indonesia), KRMT. Roy Suryo (Pakar Multimedia), Heru Nugroho (Praktisi&Pakar TI), Jason Lim (Presdir Acer Indonesia), dan untuk edisi Mei 2006 ini menampilkan Presdir Lion Air Rusdi Kirana.

Salam,
Redaksi Majalah Biskom
Jl. KH. Zainul Arifin
Kompleks Ketapang Indah Blok B2 No. 20, Jakarta Pusat
Tel. (021) 6314611, Fax. (021) 6314634
email: [EMAIL PROTECTED]


New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC and save big.

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke