Cobi aos berita di handap ieu (ti Galamedia). Kaayaan kieu teh di lembur urang sarerea. Pikasediheun, pikaseurieun, keuheul, cangcaya....campur aduk. Tapi kuring reueus kana sumangetna barudak, terus diajar sanajan kudu make helm jeung jiwana terancam. Meureun engke mah aya barudak sakola, diajarna kudu make pelindung dada, sabuk pengaman, atawa pelampung?
Wass
ESS
| Khawatir Ruangan Kelas Ambruk Siswa SD Belajar Menggunakan Helm |
CIANJUR, (GM).-
Puluhan murid kelas III SDN Gunung Manik di Kp. Gunung Manik RT 04/RW 10 Desa Cibokor, Kec. Cibeber, Cianjur terpaksa harus belajar dengan mengenakan helm (pelindung kepala) akibat ruangan kelas yang digunakan proses belajar mengajar nyaris ambruk. Mereka merasa khawatir jika sewaktu-waktu bagian bangunan kelas itu jatuh dan menimpa kepala para murid.
Kondisi tersebut telah berlangsung sejak tiga minggu lalu. Ide menggunakan helm saat mengikuti kegiatan belajar mengajar tersebut datang dari para wali murid yang khawatir terhadap kondisi anaknya.
Kepala Sekolah SDN Gunung Manik, Ade Sadeli melalui seorang guru kelas, Joni Martin mengatakan, belajar di bawah bangunan kelas yang terancam roboh terpaksa dilakukan karena tidak ada alternatif lain. Ruangan kelas yang dimiliki SDN tersebut hanya tersisa dua ruangan yang masih cukup layak dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, masih ada satu ruangan kelas yang kondisinya masih 60%, sedangkan sisanya, yaitu 3 ruangan kelas dan satu ruangan untuk kantor nyaris roboh.
"Tiga ruangan kelas dan satu ruangan kantor saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Hampir seluruh tiang penyangga bangunan sudah lapuk dimakan usia. Tapi, tetap saja kami gunakan karena tidak ada ruangan lain. Kami sebenarnya merasa waswas jika suatu waktu ruangan kelas itu roboh," ungkapnya.
5 tahun
Menurutnya, rusaknya tiga bangunan kelas berikut kantor guru di lingkungan sekolahnya, telah terjadi kurang lebih 5 tahun. Ia mengaku telah beberapa kali mengajukan permohonan untuk rehabilitasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Cianjur, namun hingga kini belum ada respons positif.
"Kami sudah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan rehab ke Dinas Pendidikan, namun hingga saat ini belum ada realisasinya. Terpaksa meski kondisinya rusak berat, tetap kami pergunakan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. Tapi kalau lama kelamaan tidak ada upaya rehab, kami kawatir sekolah itu akan roboh," katanya.
Dikatakannya, sekolah yang memiliki 200 murid lebih itu dibangun pada1981. Tapi, sejak dibangun baru pertama kali mendapatkan rehab pada empat tahun yang lalu. "Dua ruangan yang saat ini kondisinya masih layak itu merupakan hasil rehab empat tahun yang lalu. Sedangkan ruangan lainnya belum pernah dapat rehab sampai saat ini," paparnya.
Kandang kambing
Hal yang sama diungkapkan Joni Martin. Kondisi tiga ruangan kelas dan satu ruangan kantor yang saat ini terpaksa digunakan tidak lebih baik dari kandang kambing. "Anda bisa lihat kondisinya, tidak lebih baik dari kandang kambing 'kan? Ini sangat memprihatinkan. Beberapa kali sekolah mengajukan permohonan rehab, tidak juga direalisasikan," papar Joni.
Kepala sekolah dan para guru serta orangtua murid berharap dengan bupati baru dan kepala Dinas Pendidikan yang baru ini ada perubahan yang lebih baik. "Kami hanya bisa berharap, sebab upaya telah dilakukan, mudah-mudahan segera dapat bantuan rehab," katanya.
Secara terpisah, Wakil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Cianjur, Djadjang Sofwan Haris mengaku belum menerima laporan tentang kondisi tersebut. Tapi, ia berupaya akan mengecek ke bagian sarana. "Mudah-mudahan bisa segera ditangani, kalaupun misalnya SDN tersebut tidak masuk dalam sekolah sekolah yang mendapatkan bantuan rehab tahun ini, bisa di-cover dari bantuan lain," kata Djadjang. (B.101)**
Ring'em or ping'em. Make PC-to-phone calls as low as 1ยข/min with Yahoo! Messenger with Voice. __._,_.___
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
SPONSORED LINKS
| Corporate culture | Business culture of china | Organizational culture |
| Organizational culture change | Jewish culture |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "urangsunda" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

