Aduh, naon untungna sih pengurus NU, Ketua Umum Kadin, mantan menteri, dkk jalan-jalan ka Israel? http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=256736&kat_id=3
PBNU tak Tahu Keberangkatan Anggotanya ke Israel
JAKARTA-- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak tahu-menahu perihal keberangkatan dua pengurusnya dalam rombongan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ke Israel. Karena itu, dalam pernyataan tertulis yang diterima Republika, Sabtu (15/7), PBNU menyatakan menyatakan tidak bertanggung jawab terhadap proses, hasil, dan konsekuensi apa pun yang terkait.
PBNU menyatakan saat ini sedang melacak pihak-pihak yang memakai dan mengatasnamakan NU sebagai organisasi Islam terbesar di dunia untuk melakukan hubungan dengan Israel. ''Kalau indikasi ini
terbukti, PBNU akan meminta pertanggungjawaban sebagaimana mestinya menurut aturan organisasi NU dan hukum yang berlaku,'' bunyi pernyataan yang ditandatangani Rais 'Aam PBNU, Dr KH MA Sahal Mahfudh dan Ketua Umum PBNU, HA Hasyim Muzadi itu. Berita keberangkatan sejumlah pengurus Kadin, termasuk ketuanya MS Hidayat, dan mantan Menteri Perdagangan Luhut Panjaitan disertai dua pengurus NU ke Israel mencuat pekan lalu. Mereka diberitakan berangkat untuk urusan bisnis.
Pemerintah sendiri melalui Menlu Hassan Wirajuda telah menegaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah Indonesia belum memiliki niat untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel, setidak-tidaknya hingga Palestina dapat hidup merdeka di wilayahnya sendiri. Sementara Wapres Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah tak ikut campur dalam urusan itu.
Pada bagian lain dari pernyataan resminya, PBNU menegaskan bahwa penggunaan nama NU untuk melakukan hubungan
dengan Israel tidak diperbolehkan sama sekali. ''Karena sampai saat ini komitmen NU tetap berpihak pada perjuangan rakyat Palestina untuk memperoleh hak-haknya kembali secara adil yang hingga kini masih dirampas oleh Israel dengan kekuatan dan kekejaman.
Disebutkan juga, dalam keputusan sidang International Conference of Islamic Scholars (ICIS) II, Juli 2006, para ulama dan cendekiawan Islam terkemuka dari 54 negara telah mengamanatkan ICIS beserta PBNU memperjuangkan kepentingan rakyat Palestina secara adil. ''PBNU tidak mungkin mengkhianati amanat besar ini hanya demi kepentingan sesaat yang belum jelas manfaatnya serta justru melukaiperasaan rakyat Palestina dan rasa keadilan universal,'' bunyi pernyataan yang ditandatangani pada 14 Juli 2006 itu.
KH Sahal Mahfudh dan KH Hasyim Muzadi juga menegaskan dukungan NU pada pemerintah Indonesia agar tetap memegang teguh Pembukaan UUD 1945 yang menjadi landasan
politik bebas aktif.
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2ยข/min or less. __._,_.___
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "urangsunda" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

