Muhun nu kieu mah tos lami....atuh.....tahun 1993 disalah sahiji provinsi "green gold" pasaran paratos 5 M. panginten ari nyalonkeun janten Gubernur di NTB sareng NTT mah moal dugi ka 50 M mah. tapi teu nanaon tong resah en gelisah...waragad kampanye...mah ti sponsor atuh..ti kapungkur oge ...sanes tina tabungan...engke mus tos janten...ulah hilap kedah caket sareng deudeuh ka sponsor tea...saha sponsor teh...ngan hiji...Pangusaha.....
--- riksanagara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Baraya, > > Mangga di tingal berita ti Kompas online dinten ieu > yen Modal janten > Gubernur peryogi dana 50 Miliar. > > Baktos > > RN > > Modal Jadi Gubernur Rp50 Miliar > > KOTA, WARTA KOTA--Anda tak usah bermimpi jadi > Gubernur DKI Jakarta > bila tak punya uang miliaran rupiah. Untuk dapat > dicalonkan oleh > sebuah partai politik (parpol) saja minimal harus > memiliki modal > awal Rp 2 miliar. "Mas kawin ke parpol itu > rinciannya untuk DPP Rp 1 > miliar dan DPW/DPD Rp 1 miliar. Ini angka minimal. > Bisa di atas > itu," ujar Direktur Eksekutif Jakarta For Indonesia > Foundation > Syarif, Jumat (14/7). > > Dalam hitungannya, dana lain yang dibutuhkan dalam > angka minimal > adalah Rp 2,4 miliar untuk honor 24.000 saksi yang > akan ditempatkan > di tempat pemungutan suara (TPS) atau setiap saksi > Rp 100.000. Biaya > pelatihan saksi Rp 2,4 miliar. Sehingga total Rp 4,8 > miliar. Dengan > demikian, dana awal yang dibutuhkan sekitar Rp 7 > miliar. Ini belum > termasuk biaya kampanye atau sosialisasi awal. Juga > untuk membuka > posko atau membangun jaringan serta pembentukan > opini publik. "Jadi, > total yang dibutuhkan untuk maju menjadi Gubernur > Jakarta minimal Rp > 50 miliar," ujar Syarif. > > Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk mengontrol > sumber keuangan > para calon, terutama yang berlatar belakang > pejabat/mantan pejabat > dan bukan seorang pengusaha. Dalam hitungannya, > seorang pegawai > negeri sipil yang bekerja 30 tahun bila tidak > korupsi maka maksimal > hanya mempunyai tabungan Rp 3 miliar atau Rp 100 > juta per tahun. > > Berdasarkan data yang Syarif ketahui, kekayaan > Sarwono Kusumaatmadja > saat dilaporkan ke KPU DKI sekitar Rp 3 miliar, Agum > Gumelar di > bawah Rp 16 miliar, dan Fauzi Bowo di bawah Rp 12 > miliar. "Mereka > harus mencari modal tambahan. Karena itu, kita harus > mengawasi siapa > yang memberi dana itu," ujar anggota KPU Jakarta > Pusat ini. > > Sebelumnya, Rabu (12/7), mantan Menteri Dalam Negeri > yang juga > mantan Gubernur DKI Jakarta Surjadi Soedirdja, > mengingatkan bahwa > pada era reformasi ini, yang terjadi justru bukan > demokratisasi > melainkan tampilnya gejala elitisme. "Elite tak > mengurusi rakyat. > Rakyat hanya dibutuhkan waktu kampanye. Sesudah itu > dilupakan," > katanya dalam sebuah diskusi membahas kriteria > Gubernur DKI. > > Surjadi mengingatkan bahwa ketika seseorang > memutuskan maju sebagai > calon gubernur atau wakil gubernur, maka harus siap > menghadapi > kompleksitas permasalahan di Jakarta. Untuk itu, dia > mengimbau > parpol agar bersikap transparan dalam pencalonan dan > benar-benar > meninggalkan politik uang. Akan tetapi, Surjadi > melihat belum banyak > parpol yang melakukan pendidikan demokrasi dengan > baik menjelang > pilkada. Bahkan, di suatu provinsi yang bertetangga > dengan DKI tidak > ada parpol yang mencalonkan seseorang. > > "Mereka menunggu dilamar. Saya dengar banyak lamaran > masuk. Tapi > katanya yang terjadi siapa punya uang paling banyak > yang berpeluang. > Ini berbahaya!" tegasnya. Dalam diksusi tersebut, > sempat mengemuka > bahwa kecenderungan politik uang masih akan > berlangsung. Bahkan > seorang calon yang tidak memilik uang dalam jumlah > puluhan miliar > tidak akan memiliki peluang. (Wip/Pro) > > > > Sumber: Warta Kota > > > > > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

