Innalillahi wa innailaihi roji'un. Teu sangki Tsunami di Aceh kajantenan oge di Tatar Sunda....sanajan memang teu saageung di Aceh. Deudeuh teuing baraya, Sing dikuatkeun aranjeun nampi cocobi ieu. Tong kendat-kendat Meredih pitulung ka Alloh SWT, Alloh mah da Maha Asih tur Maha Heman. Ka Para inohong Sunda sareng Pakempelan Sunda sa Kuliah Dunya, hayu urang sasarengan sabilulungan ngiring ngabantos ka para korban musibah ieu.
--- =4x4= <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Leaves19. PKPU Kirim Tim Rescue dan Evakuasi ke > Pangandaran > Posted by: "pramana cecep" [EMAIL PROTECTED] > Date: Mon Jul 17, 2006 7:50 pm (PDT) > > JAKARTA - Bantuan untuk mengevakuasi para korban > tsunami di Pantai Selatan Jawa, diantaranya > Pangandaran, Ciamis, Cipatuah, Tasikmalaya dan > Pantai > Ayah, telah berdatangan. > > Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU telah mengirimkan > <i>Emergency Team</i>. Tim telah berangkat sejak > Senin > (17/7/2006) malam pukul 19.30 WIB dan kini telah > sampai di Pangandaran," ujar Kepala Cabang PKPU Jawa > Barat, Rully Barlian, saat dihubungi, Selasa > (18/7/2006) pagi ini lewat komunikasi telepon. > > Tim ini terdiri dari 4 tim medis, serta 3 orang > relawan rescue. Tim yang dipimpin langsung Aan > Suherlan ini membawa logistik, obat-obatan, tenda > dan > peralatan dapur umum, serta tindakan. "PKPU Jawa > Barat > juga membawa dana awal sebesar Rp 5 juta untuk > keperluan logistik," imbuhnya. > > "Hingga berita ini diturunkan, Tim rescue PKPU di > pangandaran telah bergabung bersama Tim SAR dari > TNI, > Kepolisian, PMI serta P2B dalam mengevakuasi korban. > "Sebanyak 113 orang telah meninggal dunia," ujar Aan > yang dihubungi langsung lewat telepon genggam. > > Sementara itu, sebanyak 500 orang pengungsi menginap > di Masjid Agung Pangandaran, sedangkan sebanyak 6000 > jiwa mengungsi di Bukit Purbahayu, Desa Purbahayu, > Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Ciamis. > > Sedangkan di Pangandaran sendiri, hingga kini baru > datang tim rescue dan SAR dari PKPU, P2B, TNI, > Kepolisian dan PMI. Sedangkan tim rescue dari > lembaga > lainnya hingga pukul 08.00 WIB belum tiba. > > PKPU sendiri telah mendirikan 1 posko di Masjid > Agung > Pangandaran. Selain itu PKPU juga telah mendirikan 2 > tenda peleton, 2 tenda biasa serta 1 buah genset. > Rencananya, pokso PKPU ini akan digunakan sebagai > posko bersama dengan tim rescue dari P2B, TNI, > Kepolisian dan PMI. > > "Kami bekerjasama dan bergabung dengan teman-teman > SAR > dari TNI, Kepolisian, P2B dan PMI di sekitar lokasi > bencana," tandasnya. Untuk informasi terkini, anda > bisa kontak tim rescue PKPU langsung dari Posko > Pangandaran; Aan Suherlan (081322285471), Irvan > (081321735541), Dadang (081321103230). (Acep/pkpu) > > > Informasi terkait ada di: http://www.pkpu.or.id > > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam > protection around > http://mail.yahoo.com > > > > > > Messages in this topic (1) > ________________________________________________________________________ > ________________________________________________________________________ > > 20. Tsunami Pangandaran, 70 hilang > Posted by: "Bayu Gautama" [EMAIL PROTECTED] > bayugautama > Date: Mon Jul 17, 2006 7:55 pm (PDT) > > Gempa 6,8 SR dan Tsunami di Pangandaran > 2006-07-17 20:44:04 > > Ribuan warga Cipatujah, Tasikmalaya, Jawa Barat > mengungsi akibat gelombang tsunami yang menerjang > kampung mereka, Senin sore (17/7). Tsunami diawali > dengan guncangan gempa berkekuatan 6,8 pada skala > richter. Gempa yang terjadi diawali sekitar pukul > 15.15 selama tiga kali hingga pukul 16.15 WIB. Gempa > yang sama juga dirasakan oleh masyarakat di Jakarta > dan Surabaya. > > Hingga pukul 20.45 WIB, korban meninggal akibat > gempa dan tsunami di Pantai Pangandaran sebanyak 9 > orang, sementara lebih dari 70 orang dinyatakan > hilang. Sementara itu ungsian penduduk juga terjadi > di Cilacap dan Kebumen akibat gelombang pasang yang > terjadi pada waktu yang sama dengan kejadian di > Tasikmalaya. > > ACT-Aksi Cepat Tanggap langsung mengirimkan tim > emergency rescue ke lokasi bencana Pangandaran. Tim > juga dipersiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan > terjadinya gempa susulan dan tsunami. Sebab Badan > Meteorologi dan Geofisika menyatakan masih mungkin > terjadi gempa susulan. > > Ya Rabb, haruskah kami menangis lagi? Belum > cukupkah taubat kami? Ampunilah kami ya Allah. (gaw) > > www.aksicepattanggap.com > > > --------------------------------- > Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small > Business. > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > > > > > > Messages in this topic (1) > ________________________________________________________________________ > ________________________________________________________________________ > > 21. Korban Tewas Menjadi 172 Orang > Posted by: "Agus Hamonangan" > [EMAIL PROTECTED] agushamonangan > Date: Mon Jul 17, 2006 8:05 pm (PDT) > > Laporan Wartawan Kompas Mohammad Hilmi Faiq > http://www.kompas.co.id/ver1/Nasional/0607/18/094755.htm > ================================== > > CIAMIS, KOMPAS - Hingga pukul 08.55 WIB, Selasa > (18/7), korban gempa > dan tsunami di Kabupaten Ciamis mencapai 172 orang. > Sebagian besar > jenazah yang dievakuasi di Balai Desa Pangandaran, > Kecamatan > Pangandaran, sudah dikafani, sebagian lainnya masih > menunggu untuk > diidentifikasi. > > Sebagian besar korban tewas berasal dari Kecamatan > Pangandaran, yakni > 35. Sisanya dari lima kecamamatan lain yang juga > terkena tsunami, > yakni Cimerak, Cijulang, Parigi, Sidamulih, dan > Kalipucang. Jumlah > ini kemungkinan terus bertambah mengingat saat ini > aparat dan relawan > tengah menyisir daerah bencana dan mengevakuasi > jenazah susulan. > > Adapun korban luka-luka 72 orang dan warga yang > kehilangan anggota > keluarga mencapai 86 orang. "Anak saya empat belum > ada kabar. Tolong > bantu kami. Kalau ketemu suruh ke sini," papar > Rukmana (40) yang tak > mampu berjalan akibat luka di kaki. Rukmana hanya > menangis di tempat > evakuasi Masjid Agung Al-Istiqomah, membayangkan > nasib anak-anaknya. > > Sementara itu penanganan bencana yang dikoordinasi > oleh Pemerintah > Kabupaten Ciamis masih belum maksimal. Hingga pukul > 09.00 ratusan > warga yang dievakuasi ke Masjid Al-Istiqomah belum > mendapat makan > pagi. Mereka hanya minum air mineral. Sebagian makan > biskuit dan roti > sisa semalam. > > "Memang koordinasi belum maksimal. Kami masih terus > memperbaiki. Soal > logistik, sebentar lagi akan dibuat dapur umum," > kata Pangdam III > Siliwangi Sriyanto. > Kepala Polri Jendral Sutanto dan Gubernur Jawa Barat > Danny Setiawan > dikabarkan datang Selasa pagi. > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/0EHolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

