nuhun teh Roro. namina katukeur, nu sasab di Sevilla mah Kris, sanes Nara (lengkepna Narayana Cakrabuwana, nami Narayana asalna ti India, Narayanan, tapi janten nami salah salima araton pakuan pajajaran cenah- sri bima punta madura narayana surawisesa (?)- tapi wios ketang, da duanana oge fiktif. caritana mah Kris urang Subang, Nara urang Pangalengan. hehe.
"Naha maneh ngabebaskeun urang?" kalimah dina basa sunda nu ngahaja diselapkeun. ieu aya deui, kenging copy paste ti http://tup-tup.blogspot.com/ Tup Tup teh urang Sumedang, baraya KUSnet ngan pasif, damel di BII Jakarta. asana aya urang KUSnet heubeul di BII/asalna ti citibank, he love deui. tukang ngekeak. ------- Novel tentang politik dan cinta, novel tentang fakta dan fiksi. Cerita tentang dua manusia dengan latar belakang kejadian demontrasi mahasiswa di Bandung saat kedatangan seorang menteri yang Jenderal di kampus mereka tahun 1989. Diculik sama aparat. Dibebaskan. Kabur ke luar negeri, yang satu ke Amerika yang satu ke Jerman. Kuliah dan menetap disana. yang satu mantap dalam cinta dan mantap untuk kembali ke negeri asalnya, yang satu gamang dalam kehidupan cintanya dan gamang untuk kembali ke negeri asalnya. Ceritanya gak begitu rumit gak perlu berpikir panjang untuk mengikuti alur ceritanya semuanya mengalir tanpa ada hal yang disembunyikan. Iya karena memang ini bukan Novel thriller yang biasa kubaca, ini novel berlatar belakang politik dengan bumbu romantik atau novel romantik dengan bumbu politik. Apapun itu novel ini memang menghibur bukan hanya dari tema ceritanya tapi dari cara bercerita pengarang yang banyak menyisipkan humor-humor segar didalamnya. Andai novel ini dirilis tahun 90an mungkin akan kubilang berani benar ini pengarang karena memang banyak hal-hal yang nyerempet penguasa saat itu. Tapi sekarang semuanya sudah terbuka, jangankan cuma nyerempet yang nabrak aja katanya demokratis. Pemilihan nama atau tokoh-tokoh dalam novel ini cukup unik, saya gak tahu apakah sudah kesulitan cari nama atau mau cari gampang saja. Nama Universitas yang dipakai adalah Universitas Tralala Trilili(andai ada..:)). Belum nama tokoh-tokohnya ada Adun Suradun(meni sunda pisan nya), Kristunov (orang Indonesia bukan Rusia), Profesor Alig yang punya gelar Dewa Gila sama mahasiswanya(Kalau dewa gelo pasti nama profesornya Oleg), Jack Daniels(Bir Bintang gak bisa dipakai nama orang kayaknya), bahkan nama pengarangnya Jamal ikut jadi figuran(Itu Kameo bukan? :)), ada lagi PimPim(Jadi inget sama cewek di kereta Parahyangan Bandung Gambir kenalan namanya PimPim kerja di PT Gramedia punya adik namanya TomTom drummer di Grup Band T-Five, ketemu sama TupTup, heuheuheu lomba mengulang). Novel yang cukup provokatif pada jamannya. Tema hebat dituturkan dengan gaya yang sangat menghibur. mj mj http://geocities.com/mangjamal > Baru ngeh, kenapa MJ memilih cover Epigram bergambar pengeboran minyak. Setelah Nara selesai kuliah dan berjalan-jalan merayakan kelulusannya serta kehabisan bekal, ia bekerja sebagai pelayan café Modesta & satpam Expo di Savila Spanyol, ia diterima di pengeboran gas dan minyak Troll West milik Norsk Hydro di Laut Norwegia. Merasa betah karena ia menemukan > dunianya, ia bekerja keras untuk menghilangkan kenangan masa lalunya. Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

