Hikmah Ramadan
Misteri Lailatul Qadar
Oleh Ir. H. BAMBANG PRANGGONO, M.B.A.

"Malam Qadar lebih baik dari seribu bulan." (Alquran surat Al Qadr ayat 3)


SYAHDAN para sahabat Nabi Muhammad saw. kagum mendengar kisah pemuda Bani
Israil yang taat. Dia beribadah di malam hari dan berjihad di siang hari
terus-menerus selama 80 tahun. Selanjutnya, turunlah surat ini yang
memberi peluang umat Islam memperoleh pahala 1.000 bulan dengan ibadah
cukup satu malam.

Malam itu dinamakan Lailatul Qadar. Para ulama sepakat bahwa mulianya
Lailatul Qadar karena Alquran turun di malam itu. Dalam kitab Mazahirul
Haq tertulis bahwa di malam itu malaikat diciptakan dan pohon-pohon surga
ditanam. Dalam kitab Ad-Durrul Mantsur tertulis bahwa di malam itu Nabi
Isa a.s. diangkat kelangit.

Sayyid Qutub dalam tafsir Fi Dzilalil Quran menyatakan, malam Lailatul
Qadar bermandikan cahaya Allah, cahaya malaikat, dan cahaya roh sampai
terbit cahaya fajar. Rasulullah saw. menyuruh kita menghidupkan malam
itu,"Barangsiapa bangun untuk ibadah di malam Lailatul Qadar, dengan iman
dan harapan, akan diampuni dosa-dosanya yang lampau."

Masalahnya adalah tanggal berapa Lailatul Qadar? Ada 50 pendapat yang
berbeda-beda tentang saat terjadinya Lailatul Qadar. Imam Syafii
menyatakan tanggal 21 Ramadan. Ibnu Abbas r.a. mengatakan tanggal 23. Ubay
bin Ka'aab r.a. tanggal 27.

Aisyah r.a. berkata bahwa Nabi menyuruh mencarinya di malam-malam ganjil
pada 10 malam terakhir bulan Ramadan. Yakni malam ke-21, 23, 25, 27, dan
29. Itu kalau bulan Ramadan lamanya 30 hari. Kalau hanya 29 hari, menurut
Ibnu Hazm, 10 hari terakhir dimulai tanggal 20, jadi Lailatul Qadar harus
dicari sejak malam ke-20, 22, 24, 26, dan 28. Artinya, bisa saja salah
satu malam dari tanggal 20 sampai akhir Ramadan, baik ganjil maupun genap.

Imam Malik mengatakan, Lailatul Qadar bergeser dari tahun ke tahun antara
10 malam terakhir itu. Yang aneh ialah pendapat Ibnu Araby bahwa Lailatul
Qadar bergeser sepanjang tahun, bukan hanya di bulan Ramadan. Beliau
pernah menemui Lailatul Qadar dua kali di bulan Sya'ban, dan dua kali di
bulan Ramadan.

Lantas menurut Syah Waliyullah Dehlawi, Lailatul Qadar datang dua kali
setahun. Yakni pada tanggal turunnya Alquran pertama kali di bulan
Ramadan, dan pada tanggal-tanggal lain sesuai ketika wahyu turun
berturut-turut sepanjang tahun.

Jadi, sepanjang tahun kita boleh mencari Lailatul Qadar. Yang paling
ekstrem adalah pendapat bahwa Lailatul Qadar hanya terjadi satu kali,
yakni waktu turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad saw. di gua Hira, dan
tidak terulang lagi, maka sia-sia kita menunggunya sekarang!

Alhasil probabilitas terjadinya Lailatul Qadar dalam setahun berkisar
antara nol sampai 365 malam. Akan tetapi, nanti dulu, karena bumi itu
bulat, ketika misalnya di Kota Mekah ditakdirkan berlangsung malam
Lailatul Qadar tanggal 27 Ramadan, Kota New York waktu itu sedang siang
hari. Apakah para malaikat turun beterbangan bergeser mengikuti kegelapan
ke arah Barat? Atau hanya pada jam-jam tertentu itu saja mereka berada di
bumi. Logisnya berkah kemuliaan detik-detik Lailatul Qadar mestinya bisa
diperoleh juga oleh mereka yang sedang beribadah di siang hari, di belahan
bumi lain.

Maka, Lailatul Qadar sebetulnya bisa terjadi setiap hari sepanjang tahun,
baik malam maupun siang. Daripada main tebak-tebakan tanggal untuk
beribadah di salah satu malam saja, mungkin lebih baik bila kita beribadah
saja terus setiap hari setiap malam sepanjang tahun, insya Allah ada
peluang memperoleh kemuliaan Lailatul Qadar. Wallahu a'lam bishshawab. 

Penulis, mubalig, salah seorang pendiri organisasi Badan Komunikasi Pemuda
Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Sumber:
http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2006/102006/12/0106.htm


=====
Lalampahan rewuan mil, cukup dimimitian ku salengkah.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke